MG 4X Datang Membawa Baterai Semi-Solid State, Sekali Isi Tembus 510 Km

MG 4X resmi diperkenalkan sebagai model listrik terbaru dari Morris Garage dengan sorotan utama pada baterai semi-solid-state. Mobil ini diklaim mampu menempuh jarak hingga 510 kilometer dalam sekali pengisian daya berdasarkan pengujian CLTC.

Informasi tersebut penting karena MG 4X tidak hanya hadir sebagai mobil listrik baru, tetapi juga membawa teknologi baterai yang masih jarang dipakai pada model produksi massal. Langkah ini menandai upaya MG untuk mendorong efisiensi, keamanan, dan daya jelajah dalam satu paket crossover listrik.

Baterai Semi-Solid State Jadi Nilai Jual Utama

Mengutip ArenaEV yang juga disitat Liputan6, MG 4X memakai baterai semi-solid-state berbasis mangan. Baterai ini disebut hanya mengandung sekitar 5 persen elektrolit cair.

Karakter itu membedakannya dari baterai kendaraan listrik konvensional yang masih mengandalkan cairan elektrolit dalam porsi lebih besar. Secara teknis, pendekatan semi-solid-state dinilai bisa meningkatkan stabilitas termal dan membantu performa baterai pada suhu rendah.

Dalam konteks industri kendaraan listrik, teknologi semi-solid-state sering dipandang sebagai tahap transisi menuju baterai solid-state penuh. Produsen memilih jalur ini karena menawarkan potensi peningkatan keamanan tanpa harus menunggu teknologi solid-state matang sepenuhnya untuk produksi skala besar.

Berdasarkan spesifikasi resmi yang dikutip dalam artikel referensi, MG 4X mampu menempuh jarak sekitar 510 kilometer. Angka itu memakai standar pengujian CLTC yang lazim digunakan di China.

Perlu dicatat, hasil CLTC umumnya cenderung lebih optimistis dibanding standar WLTP atau EPA. Karena itu, jarak tempuh riil di jalan bisa berbeda tergantung gaya berkendara, suhu, beban kendaraan, dan kondisi lalu lintas.

Desain Masih Keluarga MG4, Tapi Lebih Crossover

Dari sisi desain, MG 4X tetap mempertahankan bahasa desain keluarga MG4 EV. Namun, tampilannya dibuat lebih tegap dan lebih dekat ke karakter crossover.

Bagian depan menampilkan lampu horizontal yang membentang dan logo MG yang dapat menyala. Bumper depan juga dibuat lebih sporty sehingga memberi kesan kokoh dan modern.

Ground clearance yang lebih tinggi menjadi pembeda penting dari hatchback listrik biasa. Elemen ini memberi citra SUV ringan yang lebih sesuai untuk beragam kondisi jalan.

Pada bagian samping, garis bodi tegas menjaga proporsi mobil tetap dinamis. Pendekatan ini penting karena kendaraan dengan postur lebih tinggi sering berisiko terlihat berat jika desain samping tidak ditata dengan baik.

Di belakang, MG diperkirakan menghadirkan lampu memanjang seperti karakter MG4. Desain semacam ini biasanya dipakai untuk memberi kesan lebih lebar dan lebih stabil saat mobil dilihat dari buritan.

Kabin Menonjolkan Integrasi Ponsel dan Mobil

Masuk ke interior, fokus MG 4X tidak hanya pada layar besar atau tampilan modern. Pabrikan ini juga menekankan pengalaman digital yang terhubung dengan smartphone.

MG bekerja sama dengan Oppo untuk menghadirkan sistem kokpit pintar. Sistem yang disebut “Hand-Car Interconnection” itu diklaim memungkinkan aplikasi ponsel berjalan di layar mobil dengan mulus dan minim jeda.

Kerja sama antara produsen otomotif dan perusahaan teknologi kini semakin umum di pasar China. Strategi itu dipakai untuk menjadikan mobil sebagai perangkat digital bergerak, bukan sekadar alat transportasi.

Bagi pengguna, integrasi semacam ini bisa mempermudah navigasi, komunikasi, dan akses aplikasi harian. Nilainya menjadi lebih besar ketika ekosistem ponsel dan kendaraan bisa saling tersambung tanpa proses rumit.

Fitur Bantuan Mengemudi Ikut Diperkuat

MG 4X juga dibekali teknologi bantuan mengemudi dari Horizon Robotics. Kehadiran sistem ini menunjukkan bahwa MG tidak hanya mengejar jarak tempuh, tetapi juga kenyamanan dan aspek keselamatan aktif.

Fitur yang disebut dalam referensi mencakup Navigate on Pilot atau NOA. Sistem ini membantu kendaraan tetap berada di jalur saat melaju di jalan raya.

MG juga menyematkan fitur parkir otomatis. Teknologi ini memungkinkan kendaraan melakukan manuver parkir dengan intervensi pengemudi yang sangat minim.

Secara umum, fitur bantuan mengemudi seperti NOA bukanlah pengganti kendali penuh dari pengemudi. Sistem ini tetap berfungsi sebagai asisten, sehingga perhatian pengemudi tetap menjadi faktor utama saat mobil digunakan.

Poin Penting MG 4X

Berikut ringkasan spesifikasi utama yang terungkap dari artikel referensi:

  1. Model: MG 4X
  2. Jenis kendaraan: crossover listrik
  3. Teknologi baterai: semi-solid-state berbasis mangan
  4. Kandungan elektrolit cair: sekitar 5 persen
  5. Jarak tempuh: hingga 510 kilometer
  6. Standar pengujian: CLTC
  7. Mitra teknologi kabin: Oppo
  8. Fitur bantuan mengemudi: NOA dan parkir otomatis
  9. Mitra sistem ADAS: Horizon Robotics

Kehadiran MG 4X menunjukkan arah baru persaingan mobil listrik yang kini tidak lagi bertumpu pada kapasitas baterai semata. Produsen mulai berlomba menghadirkan kombinasi antara teknologi sel baterai yang lebih maju, integrasi digital yang lebih dalam, dan fitur bantuan berkendara yang semakin lengkap.

Baca selengkapnya mengenai topik ini di: www.liputan6.com

Terkait