Honda Click 125 dan Yamaha Mio Gravis merupakan dua skuter matik 125cc yang populer, terutama di pasar Filipina. Kedua motor ini banyak digunakan untuk kebutuhan harian berkat desain yang kompak dan efisiensi bahan bakar yang tinggi. Meskipun sama-sama masuk segmen skutik praktis, keduanya menawarkan karakteristik dan keunggulan yang berbeda.
Honda Click 125 mengusung mesin 125cc SOHC 2-klep dengan teknologi pendingin cairan dan sistem injeksi PGM-FI yang modern. Mesin ini mampu menghasilkan tenaga hingga 11,56 hp pada 8.500 rpm serta torsi puncak 11 Nm pada 5.000 rpm. Teknologi enhanced Smart Power (eSP) membuat performa mesin halus dan efisien, dengan konsumsi bahan bakar sekitar 49,3 km/liter.
Dari sisi dimensi, Honda Click 125 memiliki panjang 1.919 mm dan wheelbase 1.280 mm dengan bobot berkisar 111-112 kg. Suspensi depan teleskopik dan belakang unit swing dipasangkan dengan roda 14 inci yang memadukan ban 90/80-14 depan dan 100/80-14 belakang. Sistem pengereman memakai cakram depan dan tromol belakang dengan Combi Brake System (CBS) untuk kontrol rem lebih optimal.
Fitur yang disematkan pada Click 125 cukup lengkap, termasuk lampu full LED, panel instrumen LCD digital, port USB untuk pengisian daya, serta bagasi luas sekitar 18 liter di bawah jok. Kapasitas tangki bahan bakar 5,5 liter memungkinkan penggunaan harian yang fleksibel untuk aktivitas perkotaan. Harga motor ini berkisar antara 82.500 hingga 86.900 Peso Filipina.
Sementara itu, Yamaha Mio Gravis hadir dengan mesin 125cc SOHC 2-klep berpendingin udara dan sistem injeksi bahan bakar. Motor ini memiliki tenaga lebih kecil yakni 9,38 hp pada 8.000 rpm dengan torsi maksimum 9,5 Nm pada 5.500 rpm. Mesinnya cukup efisien dengan rata-rata konsumsi bahan bakar sekitar 50 km/liter, sedikit lebih irit dibandingkan Click 125.
Dimensi Yamaha Mio Gravis lebih ringkas dan bobotnya hanya 102 kg, membuatnya terasa lincah di kondisi jalan perkotaan yang padat. Suspensi juga menggunakan teleskopik depan dan unit swing belakang dengan dual shock, serta ban 14 inci berukuran 80/80-14 depan dan 100/70-14 belakang. Sistem rem terdiri dari cakram depan dan tromol belakang.
Untuk fitur, Mio Gravis dilengkapi lampu LED depan, panel instrumen LCD digital, sistem kunci Answer-Back, dan soket listrik untuk pengisian gadget. Desain dek kaki yang lapang memudahkan pengendara membawa barang. Kapasitas bagasi cukup lega yakni 25 liter, sementara tangki bahan bakar berkapasitas 4,2 liter. Di pasar Filipina, Mio Gravis dibanderol sekitar 84.900 Peso.
Perbandingan Honda Click 125 dengan Yamaha Mio Gravis secara singkat dapat dirangkum seperti berikut:
1. Mesin: Click 125 menggunakan pendingin cairan, Mio Gravis pendingin udara.
2. Tenaga: Click 125 lebih bertenaga dengan 11,56 hp, Mio Gravis 9,38 hp.
3. Konsumsi bahan bakar: Mio Gravis sedikit lebih irit dengan 50 km/l.
4. Bobot: Mio Gravis lebih ringan 102 kg, Click 125 sekitar 111–112 kg.
5. Fitur: Click 125 memiliki USB charging port; Mio Gravis ada fitur Answer-Back key system.
6. Kapasitas bagasi: Mio Gravis lebih besar 25 liter, Click 125 18 liter.
7. Kapasitas tangki: Click 125 lebih besar 5,5 liter, Mio Gravis 4,2 liter.
8. Harga: Kisaran harga keduanya hampir sama, Click 125 sekitar 82.500 – 86.900 Peso, Mio Gravis 84.900 Peso.
Dengan melihat data tersebut, Honda Click 125 lebih cocok untuk pengendara yang mengedepankan performa mesin, teknologi modern, dan kapasitas bahan bakar lebih besar. Sedangkan Yamaha Mio Gravis lebih cocok untuk yang mencari skuter ringan, praktis, serta kapasitas bagasi luas dengan harga kompetitif.
Kedua motor ini menawarkan kelebihan yang dapat disesuaikan dengan kebutuhan pengendara harian di lingkungan kota. Pemilihan antara keduanya sebaiknya mempertimbangkan prioritas kenyamanan berkendara, fitur yang diinginkan, dan kondisi penggunaan sehari-hari. Pasar skutik 125cc di Filipina memang sangat kompetitif, dimana Honda Click 125 dan Yamaha Mio Gravis menjadi pilihan utama untuk mobilitas yang efisien serta praktis.
Source: ridertua.com