Jaguar melakukan langkah strategis yang cukup mengejutkan dengan membatalkan tiga model mobil baru yang sedang dalam tahap pengembangan. Keputusan ini diambil untuk memberi ruang bagi satu mobil listrik (EV) yang menjadi fokus utama perubahan arah perusahaan. Perubahan ini mencerminkan komitmen Jaguar dalam menggeser lini produknya ke era elektrifikasi meskipun menimbulkan kontroversi di kalangan penggemar otomotif.
Sebelumnya, Jaguar tengah mengerjakan model XJ terbaru yang rencananya akan hadir dalam versi listrik dan fleksibel untuk mendukung mesin enam silinder jika pasar menghendaki. Namun, proyek XJ ini dihentikan hanya beberapa bulan sebelum siap diluncurkan. Selain itu, eks direktur desain Jaguar, Ian Callum, mengungkap bahwa model sedan XF dan SUV F-Pace generasi baru juga dikorbankan demi mendukung peralihan ke kendaraan listrik, khususnya untuk membuka jalan bagi model EV flagship mereka yang dikenal sebagai Type 00.
Pembatalan Proyek Mobil Jaguar
-
Jaguar XJ Baru
Model ini dirancang untuk menjadi sedan mewah elektrik dengan kemungkinan dukungan mesin bensin enam silinder. Proyek ini dihentikan meskipun sudah hampir selesai, menandakan perubahan arah besar dalam strategi produk. -
Jaguar XF Sedan Generasi Baru
XF sedan adalah model yang cukup populer di segmen sedan mewah. Versi baru yang sedang dikembangkan dibatalkan untuk menyesuaikan portofolio produk yang akan lebih fokus pada kendaraan listrik. - Jaguar F-Pace SUV Generasi Baru
SUV ini juga dibatalkan pengembangannya. F-Pace merupakan salah satu model utama Jaguar di segmen SUV yang kini diprioritaskan untuk dialihkan konseptualitas produknya ke sisi elektrifikasi.
Selain ketiga model tersebut, hal yang paling mengejutkan adalah pembatalan penerus Jaguar F-Type. Ian Callum menyebut mobil sport F-Type sebagai salah satu Jaguar terbaik yang pernah ada dan berpendapat bahwa kendati pasar mobil sport dua pintu semakin menyusut, kehilangan F-Type adalah keputusan yang berat. Progres pengembangan penerus F-Type sempat berlangsung sebelum Callum meninggalkan perusahaan.
Type 00, Perubahan Radikal Jaguar
Type 00 menjadi simbol ambisi Jaguar memasuki era listrik dengan gaya desain radikal yang membedakannya dari model-model sebelumnya. Callum menilai mobil ini memiliki keberanian desain yang tinggi tetapi juga menganggapnya terlalu retro dan belum mencapai standar keindahan khas Jaguar. Mobil ini dirancang dengan tiga motor listrik—satu di depan menghasilkan 350 hp dan dua di belakang dengan total output gabungan mencapai 950 hp. Jaguar menjanjikan tenaga minimal 1.000 hp beserta torsi lebih dari 1.000 lb-ft.
Top Gear melaporkan bahwa Type 00 mampu berakselerasi dari 0 ke 100 km/jam dalam waktu sekitar 3,3 detik dan memiliki kecepatan maksimal 250 km/jam. Jarak tempuh baterainya mencapai sekitar 692 kilometer dalam sekali pengisian daya penuh, menjadikannya salah satu EV dengan performa dan jarak tempuh tinggi di kelasnya.
Target Pasar dan Posisi Kompetitif
Jaguar tidak lagi mengejar volume penjualan massal dengan Type 00. Mobil ini diarahkan untuk bersaing langsung dengan merek mewah seperti Bentley dan Rolls-Royce. Strategi ini juga menandai pergeseran Jaguar bagi segmen pelanggan premium yang menginginkan kemewahan sekaligus performa kendaraan listrik canggih.
Model produksi Type 00 akan mempertahankan banyak elemen desain konsep, termasuk penambahan dua pintu dan jarak sumbu roda yang lebih panjang. Fokus Jaguar adalah menciptakan EV yang bukan hanya berteknologi tinggi, tetapi juga memiliki karakter dan posisi yang jelas di pasar mobil mewah listrik global.
Dengan pembatalan tiga proyek penting dan konsentrasi penuh pada Type 00, Jaguar mengambil risiko besar yang berpotensi mengubah citra merek lama mereka. Meski kontroversial, langkah ini bisa membuka peluang baru di era mobil listrik, sekaligus memberikan tantangan bagi loyalis yang merindukan model-model legendaris seperti F-Type. Namun, hanya waktu yang akan membuktikan apakah strategi ini berhasil mengokohkan Jaguar sebagai pucuk tombak inovasi EV di segmen mewah.
Source: www.carscoops.com