Lonjakan lalu lintas di Jalan Layang Sheikh Mohammed Bin Zayed atau MBZ terjadi saat Hari Raya Idul Fitri. PT Jasamarga Jalanlayang Cikampek mencatat kendaraan yang keluar dari Jakarta melalui ruas ini mencapai 53.366 unit dalam satu hari.
Jumlah itu naik 76,43 persen dibandingkan volume normal yang berada di level 30.247 kendaraan. Data ini menunjukkan arus perjalanan masyarakat masih sangat tinggi, terutama pada jalur yang mengarah ke luar Jakarta.
Lonjakan Paling Tinggi Terjadi Pada Malam Hari
Peningkatan volume kendaraan di ruas MBZ tercatat berlangsung sepanjang hari. Namun, laju kenaikannya tidak merata pada setiap periode waktu.
Rincian data dari PT Jasamarga Jalanlayang Cikampek menunjukkan lonjakan terbesar terjadi pada malam hari. Pada periode ini, volume kendaraan melesat hingga 195,81 persen dibandingkan kondisi normal.
Pada pagi hari, kenaikan tercatat 35,69 persen. Sementara pada siang hari, volume kendaraan meningkat lebih tajam hingga 88,21 persen.
Pergerakan lalu lintas ini memperlihatkan pola perjalanan yang padat sejak awal hari dan memuncak pada malam. Kondisi tersebut menandakan pemudik dan pelaku perjalanan masih memanfaatkan malam hari untuk keluar dari Jakarta melalui jalur tol utama.
Arah Ke Jakarta Relatif Stabil
Berbeda dengan arus keluar Jakarta, volume kendaraan yang bergerak menuju Jakarta cenderung stabil. Jumlah kendaraan ke arah Jakarta tercatat 26.985 unit.
Angka itu sedikit lebih rendah 0,65 persen dibandingkan lalu lintas normal yang mencapai 27.161 kendaraan. Dengan kata lain, tekanan utama lalu lintas pada periode tersebut masih terkonsentrasi pada kendaraan yang meninggalkan ibu kota.
Secara total, kendaraan yang melintas di ruas MBZ pada dua arah mencapai 80.351 unit. Total ini mencerminkan peran strategis Jalan Layang MBZ sebagai salah satu koridor penting distribusi lalu lintas di Tol Jakarta-Cikampek.
Jasa Marga: Mobilitas Masyarakat Masih Tinggi
VP Corporate Secretary and Legal JTT, Ria Marlinda Paallo, mengatakan tingginya volume kendaraan di MBZ memperlihatkan mobilitas masyarakat masih besar pada periode Idul Fitri. Pernyataan itu disampaikan dalam keterangan resmi yang dikutip dari laporan perusahaan.
“Kondisi ini menunjukkan masih tingginya mobilitas masyarakat pada periode Hari Raya Idul Fitri, khususnya pada arah meninggalkan Jakarta,” ujar Ria Marlinda Paallo.
Pernyataan tersebut sejalan dengan data lalu lintas yang menunjukkan selisih besar antara arus keluar dan arus masuk Jakarta. Ruas MBZ kembali menjadi indikator penting untuk membaca intensitas perjalanan di masa libur besar.
Mengapa MBZ Jadi Sorotan Saat Libur Lebaran
Jalan Layang MBZ merupakan ruas layang yang melayani perjalanan jarak jauh di koridor Jakarta menuju Cikampek dan sebaliknya. Saat arus mudik atau balik, ruas ini kerap menjadi salah satu jalur yang paling dipantau karena menampung volume kendaraan cukup besar.
Kenaikan trafik hingga lebih dari 76 persen di jalur keluar Jakarta menunjukkan beban perjalanan sangat terfokus pada koridor timur. Jalur ini terhubung dengan berbagai daerah tujuan di Jawa, sehingga pergerakan kendaraan di MBZ sering menjadi gambaran awal kepadatan tol antarkota.
Bagi pengguna jalan, lonjakan yang sangat tinggi pada malam hari juga menjadi sinyal penting. Kepadatan pada jam tersebut dapat meningkatkan risiko antrean, penurunan kecepatan, dan potensi gangguan perjalanan bila tidak diantisipasi sejak awal.
Imbauan Keselamatan Untuk Pengguna Jalan
PT Jasamarga Jalanlayang Cikampek mengimbau pengguna jalan untuk tetap mengutamakan keselamatan. Pengemudi diminta memastikan kondisi tubuh tetap bugar sebelum memulai perjalanan.
Kondisi kendaraan juga harus dipastikan prima agar risiko gangguan teknis di jalan dapat ditekan. Selain itu, pengguna jalan diminta menjaga kecukupan daya listrik untuk kendaraan listrik maupun ketersediaan bahan bakar minyak bagi kendaraan konvensional.
Operator tol juga mengingatkan potensi perubahan cuaca seperti hujan. Faktor ini dapat memengaruhi jarak pandang dan kondisi permukaan jalan, terutama pada perjalanan malam yang volumenya justru tercatat paling tinggi.
Informasi Penting Bagi Pengendara di MBZ
Berikut beberapa kanal informasi resmi yang bisa digunakan pengguna jalan tol:
- One Call Center Jasa Marga Group 24 jam di nomor 133.
- Akun media sosial X atau Twitter @PTJASAMARGA.
- Aplikasi Travoy versi 4.5 di iOS dan Android.
Akses informasi real time menjadi penting saat volume kendaraan meningkat tajam. Dengan memantau kondisi lalu lintas dari kanal resmi, pengguna jalan dapat menyesuaikan waktu berangkat, memilih titik istirahat, dan mengurangi risiko terjebak kepadatan panjang di ruas MBZ.
Baca selengkapnya mengenai topik ini di: otomotif.kompas.com