
Alpha Entry Next Gen resmi diperkenalkan di ajang IMS 2026 dengan fokus utama pada pembaruan baterai dan efisiensi pemakaian. Model ini menarik perhatian karena menawarkan peningkatan performa, fitur pengisian daya yang lebih praktis, serta banderol yang disebut lebih terjangkau.
Motor listrik ini tetap mempertahankan desain yang akrab bagi pengguna generasi sebelumnya. Namun, perubahan di sektor teknis membuat Alpha Entry Next Gen diposisikan sebagai penyegaran penting untuk kebutuhan mobilitas harian yang lebih efisien dan ekonomis.
Sorotan utama di sektor baterai
Perubahan terbesar ada pada sistem penyimpanan dayanya. Jika model sebelumnya memakai dua baterai terpisah, Alpha Entry Next Gen kini menggunakan satu baterai terintegrasi.
Baterai tersebut berkapasitas 72 volt 45 Ah dengan output tenaga sekitar 3,3 kWh. Konfigurasi ini membuat sistem lebih ringkas dan disebut mendukung efisiensi performa motor secara keseluruhan.
Pembaruan itu juga berdampak langsung pada pengalaman berkendara. Pada model lama, mode sport hanya bisa aktif saat kapasitas baterai masih di atas 75 persen.
Kini, mode sport tetap dapat digunakan hingga kapasitas baterai menyentuh 20 persen. Artinya, pengguna masih bisa mengakses performa lebih tinggi dalam rentang pemakaian baterai yang lebih panjang.
Pengisian daya lebih fleksibel
Alpha juga membawa teknologi pengisian yang lebih cepat dan adaptif. Dalam informasi peluncurannya di IMS 2026, tersedia bonus perangkat fast charging untuk 20 pembeli pertama.
Bonus tersebut cukup signifikan karena perangkat fast charging biasanya dijual terpisah dengan harga sekitar Rp2,9 juta. Strategi ini memberi nilai tambah bagi konsumen awal yang ingin merasakan pengisian daya lebih praktis.
Untuk pengisian normal, baterai diklaim dapat terisi penuh dari 0 sampai 100 persen dalam waktu sekitar 4 jam. Sementara dengan fitur boost charge, pengisian dari 10 persen ke 50 persen disebut bisa dilakukan dalam waktu kurang dari 25 menit.
Detail penting yang dicari calon pembeli
Sejumlah poin utama dari Alpha Entry Next Gen dapat dirangkum sebagai berikut:
- Meluncur resmi di IMS 2026.
- Mengusung satu baterai terintegrasi, bukan dua baterai terpisah.
- Kapasitas baterai 72 volt 45 Ah.
- Output tenaga sekitar 3,3 kWh.
- Mode sport tetap bisa digunakan hingga baterai 20 persen.
- Waktu pengisian normal sekitar 4 jam dari kosong hingga penuh.
- Boost charge 10 persen ke 50 persen kurang dari 25 menit.
- Bonus fast charging untuk 20 pembeli pertama.
- Harga perangkat fast charging terpisah sekitar Rp2,9 juta.
Posisi di pasar motor listrik
Dari sisi produk, Alpha Entry Next Gen tampak menyasar konsumen yang menginginkan motor listrik praktis tanpa harus beradaptasi dengan desain yang benar-benar baru. Pendekatan ini umum dipakai pabrikan saat ingin menjaga kenyamanan pengguna lama sambil meningkatkan nilai fungsional.
Kombinasi baterai terintegrasi, akses mode sport yang lebih lama, dan opsi pengisian cepat menjadi nilai jual utama model ini. Dengan pembaruan tersebut, Alpha Entry Next Gen hadir sebagai salah satu motor listrik yang patut diperhitungkan di pameran IMS 2026, terutama bagi konsumen yang mencari efisiensi penggunaan, kemudahan pengisian, dan biaya kepemilikan yang lebih bersahabat.









