
Omoda C9 PHEV resmi meluncur di Malaysia dengan harga kisaran Rp900 jutaan (on the road tanpa asuransi). Pada tahap awal, sebanyak 50 unit akan diimpor secara utuh (CBU), kemudian dilanjutkan dengan produksi rakitan lokal (CKD) di fasilitas pabrik Shah Alam.
Mobil ini mengusung teknologi Super Hybrid System (SHS) yang juga dipakai oleh Jaecoo J7 PHEV. Sistem ini menarik karena menggabungkan mesin bensin turbo 1.500 cc dengan tiga percepatan transmisi hybrid, sehingga mesin bensin dapat menggerakkan roda pada kecepatan rendah.
Performa Mesin dan Tenaga Listrik
Mesin bensin turbo menghasilkan tenaga sebesar 141 dk dan torsi 215 Nm. Selain itu, Omoda C9 PHEV memakai dua motor listrik di bagian depan dan satu motor listrik di belakang. Gabungan tenaga mesin bensin dan motor listrik ini mencapai 536 dk dengan torsi total 690 Nm. Sistem penggerak yang digunakan adalah all-wheel drive (AWD), yang mendukung pengendalian lebih stabil di berbagai kondisi jalan.
Mobil ini mampu berakselerasi dari 0 hingga 100 kpj dalam waktu hanya 4,9 detik. Kecepatan maksimum yang bisa dicapai adalah 180 kpj, menjadikannya pilihan yang cukup sporty di segmen kendaraan plug-in hybrid.
Baterai dan Jarak Tempuh
Sistem PHEV pada Omoda C9 menggunakan baterai lithium iron phosphate (LFP) berkapasitas 34,46 kWh. Kapasitas ini cukup untuk memberikan jarak tempuh hingga 145 km dalam mode listrik berdasarkan standar WLTP. Jika ditambah dengan kapasitas tangki bahan bakar sebesar 70 liter, mobil ini bisa menempuh jarak mencapai 1.100 km secara total.
Omoda C9 PHEV juga mendukung pengisian daya cepat (fast charging) DC hingga 70 kW. Dengan teknologi ini, baterai bisa terisi ulang dari 30 persen sampai 80 persen hanya dalam waktu 25 menit. Fitur ini sangat berguna untuk pengguna yang membutuhkan pengisian baterai secara efisien di perjalanan jauh.
Harga dan Strategi Pemasaran
Harga resmi Omoda C9 PHEV di Malaysia dibanderol RM 208.800, setara dengan sekitar Rp 904 jutaan. Harga ini cukup kompetitif dengan fitur dan performa yang ditawarkan. Importasi unit secara CBU menjadi strategi awal sebelum melanjutkan produksi CKD di pabrik lokal, yang kemungkinan akan memperluas akses pasar dan menekan harga produksi.
Dengan spesifikasi dan teknologi yang dibawa, Omoda C9 PHEV masuk dalam kategori SUV plug-in hybrid yang menjanjikan keiritan bahan bakar sekaligus performa tinggi. Menggunakan all-wheel drive dengan tenaga gabungan mencapai ratusan daya kuda, mobil ini tampil sebagai salah satu pilihan menarik bagi konsumen yang mencari kendaraan ramah lingkungan tanpa mengorbankan performa.
Peluncuran Omoda C9 PHEV juga menunjukkan tren meningkatnya minat masyarakat terhadap teknologi hybrid dan kendaraan listrik di pasar Asia Tenggara. Keberadaan teknologi Super Hybrid System mampu memberikan efisiensi dan fleksibilitas berkendara yang ditingkatkan dibanding sistem hybrid konvensional.
Dengan kombinasi mesin bensin turbo, motor listrik ganda, baterai tahan lama, dan pengisian cepat, Omoda C9 hadir sebagai solusi cerdas berteknologi tinggi. Apalagi dengan harga yang masuk akal dan produksi lokal yang akan segera dilakukan, mobil ini potensial menjadi pilihan utama di kelasnya dalam waktu dekat.









