Tembus 76 Km Per Liter? Ini Konsumsi Nyata Tiggo 8 CSH di Jalan Raya

Menjelang mudik, banyak calon pembeli mobil mencari kendaraan yang tidak hanya lega, tetapi juga irit bahan bakar. Chery Tiggo 8 CSH masuk dalam sorotan karena pabrikan mengklaim SUV ini sanggup menekan konsumsi BBM secara signifikan lewat teknologi hybrid plug-in.

Pertanyaan yang paling sering muncul adalah seberapa irit Tiggo 8 CSH jika dipakai harian maupun untuk perjalanan jauh. Berdasarkan data internal yang disampaikan pabrikan, mobil ini bisa mencapai konsumsi hingga 76 km per liter dalam kondisi tertentu, sementara pemakaian nyata di rute jarak jauh berada di kisaran 28-34,5 km per liter.

Teknologi hybrid jadi kunci efisiensi

Tiggo 8 CSH mengusung mesin bensin ACTECO H4J15 berkapasitas 1.500 cc turbo. Mesin ini dipadukan dengan dua motor listrik dan baterai Lithium Iron Phosphate, sehingga sistem kerjanya tidak hanya bergantung pada mesin bensin.

Dalam informasi teknis yang dibagikan, mesin bensin tersebut menghasilkan tenaga 143 ps dan torsi 215 Nm. Motor listriknya menyumbang tenaga 204 ps dengan torsi 310 Nm, sehingga mobil tetap bertenaga saat melaju di jalan tol maupun tanjakan.

Kombinasi itu membuat efisiensi bahan bakar menjadi salah satu nilai jual utama. Chery juga menyebut sistem hybrid ini dapat membawa mobil melaju hingga 90 kilometer dalam mode full listrik, tergantung kondisi penggunaan.

Konsumsi BBM dalam penggunaan nyata

Angka 76 km per liter memang terdengar sangat tinggi, tetapi itu merupakan klaim pabrikan dalam kondisi tertentu. Pada penggunaan yang lebih realistis, hasil uji internal menunjukkan konsumsi rata-rata sekitar 28-34,5 km per liter.

Salah satu data yang menarik datang dari rute Jakarta-Bandung-Jakarta. Dalam perjalanan jarak jauh tersebut, konsumsi rata-rata berada di kisaran itu, dengan hasil yang berubah tergantung rute dan pola pengisian daya.

Ada pula pengujian perjalanan Jakarta-Yogyakarta pulang-pergi sejauh sekitar 1.214 km. Dalam uji tersebut, mobil disebut hanya menghabiskan sekitar 51 liter bensin, setara 34,5 km per liter.

Berikut ringkasan angka konsumsi yang disebutkan dalam data referensi:

Skenario penggunaan Konsumsi BBM
Klaim pabrikan 76 km/liter
Penggunaan nyata jarak jauh 28-34,5 km/liter
Acuan praktis 30-35 km/liter
Jakarta-Yogyakarta pulang-pergi 34,5 km/liter

Biaya harian bisa sangat rendah

Efisiensi Tiggo 8 CSH juga terlihat dari biaya operasional harian. Dengan asumsi jarak tempuh 40 km per hari dan konsumsi 30 km per liter, kebutuhan bensin hanya sekitar 1,33 liter per hari.

Jika harga BBM RON 92 dihitung sekitar Rp13.000 per liter, biaya harian berada di kisaran Rp17 ribu sampai Rp18 ribu. Angka itu disebut bisa lebih hemat 60-70 persen dibanding mobil mesin bensin murni di kelasnya.

Untuk pemakaian yang lebih pendek, misalnya 20 km per hari saat sudah berada di kampung halaman, biaya bensin dapat turun menjadi sekitar Rp8.500-Rp9.000 per hari. Perhitungan ini membuat Tiggo 8 CSH menarik bagi pengguna yang ingin efisien tanpa mengorbankan kapasitas kabin.

Cocok untuk keluarga dan perjalanan jauh

Selain irit, Tiggo 8 CSH juga menyasar kebutuhan keluarga. SUV tujuh penumpang seperti ini dianggap relevan untuk mudik karena menawarkan kabin lebih lega dan kemampuan angkut yang lebih baik dibanding mobil yang lebih kecil.

Dimensinya mencakup panjang 4.725 mm, lebar 1.860 mm, dan tinggi 1.705 mm. Ukuran ini memberi ruang yang cukup untuk penumpang dan barang bawaan, terutama saat perjalanan jauh.

Chery juga menambahkan sejumlah fitur untuk kenyamanan dan keselamatan. Di dalam kabin tersedia bangku dengan fitur pijat dan ventilasi, electric panoramic sunroof, voice command, kamera 540 derajat, Isofix, serta 14 fitur ADAS.

Beberapa fitur ADAS itu mencakup Adaptive Cruise Control, Forward Collision Warning, dan Automatic Braking System. Mobil ini juga dibekali baterai yang dapat terisi dari 30 persen ke 80 persen dalam 20 menit lewat port CCS2, dengan harga mulai Rp449,9 juta.

Baca selengkapnya mengenai topik ini di: www.cnnindonesia.com
Exit mobile version