Hyundai Ioniq 5 N kembali menjadi sorotan setelah dinilai mampu menjawab kebutuhan penggemar kecepatan yang selama ini skeptis terhadap mobil listrik. Model ini diposisikan sebagai EV performa tinggi yang bukan hanya cepat di atas kertas, tetapi juga dirancang untuk memberi sensasi berkendara yang lebih emosional.
Dalam konteks Lebaran Drive, karakter itu membuat Ioniq 5 N relevan bagi pembaca yang mencari mobil listrik berbeda dari kebanyakan EV. Mobil ini tidak menawarkan keheningan sebagai daya tarik utama, melainkan perpaduan tenaga besar, respons agresif, dan fitur berkendara yang sengaja dibuat menyerupai mobil performa konvensional.
EV yang mematahkan stigma membosankan
Selama bertahun-tahun, mobil listrik kerap dianggap terlalu steril untuk para pencinta otomotif. Hyundai mencoba membalik persepsi itu lewat Ioniq 5 N, yang sejak debut global di Goodwood Festival of Speed, Inggris, langsung memancing perdebatan di kalangan penggemar mobil.
Respons publik memang terbelah, tetapi mobil ini tetap mencuri perhatian karena berhasil meraih World Performance Car 2024 di ajang World Car Awards. Penghargaan itu menjadi penegasan bahwa EV berperforma tinggi kini punya tempat yang serius di dunia otomotif, bukan sekadar tren teknologi.
Bukan hanya Ioniq 5 yang diberi tampilan lebih garang
Secara tampilan, Ioniq 5 N masih membawa desain retro-futuristik khas Ioniq 5. Namun, Hyundai memberi sentuhan yang membuatnya lebih tegas, mulai dari body kit, diffuser agresif, lips bumper depan, hingga aksen Luminous Orange yang menonjolkan identitas varian N.
Pelek 21 inci yang dibalut ban Pirelli P-Zero juga punya fungsi penting, bukan sekadar estetika. Kombinasi itu membantu menjaga traksi saat tenaga besar disalurkan ke permukaan jalan, sementara kaliper rem besar mendukung karakter mobil yang memang disetel untuk berkendara cepat.
Hyundai N sendiri merupakan sub-brand performa tinggi milik Hyundai. Divisi ini lahir dari dunia motorsport dan punya orientasi yang mirip dengan M milik BMW, AMG pada Mercedes-Benz, atau Gazoo Racing dari Toyota.
Fitur yang sengaja dibuat untuk memancing adrenalin
Hyundai membekali Ioniq 5 N dengan pendekatan yang berbeda dari EV kebanyakan. Salah satu fitur paling menarik adalah N e-Shift, yang mensimulasikan perpindahan gigi seperti transmisi dual-clutch 8-percepatan.
Saat paddle shift diaktifkan, ada sensasi hentakan yang menyerupai interupsi torsi pada mobil bensin performa tinggi. Pengalaman itu diperkuat oleh N Active Sound+, yang memunculkan suara buatan melalui speaker internal dan eksternal agar kabin tidak terasa terlalu hening.
Berikut beberapa fitur yang membuat karakter berkendaranya unik:
- N e-Shift: memberi simulasi perpindahan gigi virtual.
- N Active Sound+: menghadirkan suara mesin buatan yang lebih emosional.
- N Grin Boost: mengoptimalkan tenaga saat butuh akselerasi maksimal.
- N Drift Optimizer: membantu mobil meluncur menyamping secara terkontrol.
Fitur-fitur itu membuat mobil listrik ini terasa lebih hidup bagi pengemudi yang terbiasa dengan karakter mobil sport bermesin pembakaran internal.
Tenaga brutal, tapi tetap butuh kontrol
Di balik semua gimmick performa, Ioniq 5 N membawa spesifikasi yang serius. Mobil ini memakai motor ganda di depan dan belakang dengan penggerak all wheel drive, lalu menghasilkan tenaga hingga 641 Hp dan torsi 770 Nm saat N Grin Boost diaktifkan.
Angka akselerasinya juga impresif, yakni 0-100 kpj dalam 3,4 detik. Namun, karakter secepat itu menuntut pengemudi untuk tetap disiplin, karena performa setajam ini bisa sangat mudah membuat kontrol kendaraan jadi tantangan, terutama saat jalan ramai atau permukaan aspal tidak ideal.
Kehadiran N Drift Optimizer juga menambah daya tarik mobil ini. Dengan bobot sekitar 2,2 ton, Ioniq 5 N tetap bisa diajak menari menyamping secara terkontrol berkat pengaturan distribusi torsi yang cerdas dari sistem kendaraan.
Baterai besar dan pengisian cepat
Hyundai Ioniq 5 N mengandalkan baterai 84 kWh dengan dukungan pengisian cepat CCS2 hingga 350 kW. Dalam kondisi penuh, jarak tempuhnya mencapai 448 kilometer berdasarkan pengujian WLTP.
Kombinasi itu membuatnya tidak hanya cocok untuk sesi akselerasi singkat, tetapi juga masih punya bekal praktis untuk perjalanan jauh. Dalam skenario perjalanan Lebaran, aspek ini penting karena pengemudi membutuhkan mobil yang tetap nyaman dipakai melintasi rute antarkota tanpa terlalu sering berhenti mengisi daya.
Fitur keselamatan tetap lengkap
Meski fokus utamanya ada pada performa, Hyundai tidak mengabaikan keselamatan. Ioniq 5 N mendapat 7 airbags, Electronic Stability Control, Electronic Parking Brake, Auto Hold, serta paket Hyundai Smart Sense.
Berikut fitur keselamatan utamanya:
| Fitur | Fungsi |
|---|---|
| Forward Collision-Avoidance Assist | Mendeteksi risiko benturan depan dan membantu pengereman |
| Blind-Spot Collision-Avoidance Assist | Membantu mencegah tabrakan saat pindah jalur |
| Lane Following Assist / Lane Keeping Assist | Menjaga mobil tetap di jalur |
| Smart Cruise Control with Stop & Go | Menjaga kecepatan dan jarak aman secara otomatis |
| Rear Cross-Traffic Collision-Avoidance Assist | Membantu saat mundur dari area parkir |
| Surround View Monitor / Blind-Spot View Monitor | Memberi visibilitas di sekitar mobil |
| Safe Exit Assist | Memperingatkan saat ada kendaraan dari belakang |
| Driver Attention Warning | Mendeteksi kelelahan pengemudi |
Dengan kombinasi performa ekstrem, simulasi sensasi mobil sport, dan fitur keselamatan yang lengkap, Hyundai Ioniq 5 N tampil sebagai EV yang sangat berbeda dari citra mobil listrik pada umumnya. Model ini memberi jawaban bagi penggemar adrenalin yang ingin tetap menikmati karakter berkendara emosional tanpa meninggalkan teknologi listrik.
