
Wuling Darion mencatat respons pasar yang kuat di Indonesia dan kini bersiap melangkah ke pasar internasional. MPV ramah lingkungan yang diproduksi di pabrik Wuling Motors, Cikarang, Jawa Barat, itu disebut akan diekspor ke Brunei Darussalam dan Hongkong setelah mendapat sambutan positif dari konsumen domestik.
Di dalam negeri, Darion menunjukkan performa penjualan yang solid sejak meluncur. Marketing Director Wuling Motors Ricky Christian menyebut model ini telah membukukan penjualan lebih dari 4.000 unit, sementara data wholesales dari Gabungan Industri Kendaraan Bermotor Indonesia atau Gaikindo menunjukkan pengiriman ke dealer sudah mencapai 3.913 unit sejak distribusi awal.
Minat tinggi di ajang pameran
Daya tarik Darion terlihat jelas saat tampil di Indonesia International Motor Show atau IIMS. Ricky Christian mengatakan kontribusi Darion di pameran tersebut mencapai lebih dari 30 persen dari sisi pemesanan dan lebih dari 50 persen pada aktivitas test drive.
Bagi produsen otomotif, angka test drive sering menjadi indikator penting karena menunjukkan ketertarikan konsumen yang lebih serius. Ketika pengunjung tidak hanya melihat, tetapi juga mencoba langsung kendaraan, peluang pembelian biasanya meningkat.
Ekspor dimulai ke dua pasar
Wuling menempatkan keberhasilan di Indonesia sebagai pijakan untuk menembus pasar luar negeri. Ricky menegaskan bahwa Darion, yang disebut sebagai produk dari Indonesia, akan dipasarkan ke Brunei Darussalam dan Hongkong dalam waktu dekat.
Langkah ini memperlihatkan kepercayaan Wuling terhadap daya saing produk yang dirakit di Indonesia. Ekspor model yang lahir dari pasar domestik juga memberi sinyal bahwa basis industri otomotif nasional mulai punya posisi yang semakin penting di rantai pasok regional.
Komposisi penjualan masih didominasi EV
Di pasar Indonesia, varian listrik murni atau EV menjadi penyumbang utama penjualan Darion. Pada periode Januari hingga Februari 2026, Darion EV terjual 1.806 unit, sedangkan versi PHEV mencatat 166 unit, sehingga total penjualan mencapai 1.975 unit.
Sementara itu, sepanjang 2025, Darion EV mencatat penjualan 1.706 unit dan PHEV 232 unit, dengan total 1.938 unit. Data tersebut menunjukkan bahwa konsumen lebih banyak memilih teknologi listrik murni ketimbang opsi hybrid plug-in untuk model ini.
Perbandingan penjualan itu juga memberi gambaran bahwa pasar Indonesia semakin terbuka terhadap kendaraan listrik. Ketertarikan pada EV tidak hanya muncul pada segmen mobil kompak, tetapi juga pada MPV yang selama ini menjadi salah satu kategori paling penting di pasar otomotif nasional.
Faktor yang mendorong penerimaan pasar
Ada sejumlah alasan mengapa Darion cepat mendapat tempat di pasar. Pertama, model ini hadir dengan teknologi ramah lingkungan yang selaras dengan tren elektrifikasi kendaraan di Indonesia. Kedua, status produksinya di Cikarang membuatnya lebih dekat dengan pasar lokal dan berpotensi mendukung efisiensi distribusi.
Ketiga, performa di ajang pameran memperlihatkan bahwa Darion punya daya tarik nyata di kalangan calon pembeli. Kombinasi antara angka pemesanan, minat test drive, dan tren penjualan yang terus naik membuat model ini masuk dalam kelompok produk Wuling yang cukup diperhitungkan.
Data penjualan Darion yang perlu dicatat
- Penjualan total telah melampaui 4.000 unit menurut Wuling.
- Wholesales ke dealer tercatat 3.913 unit menurut Gaikindo.
- Kontribusi di IIMS disebut lebih dari 30 persen dari pemesanan.
- Aktivitas test drive di IIMS disebut diminati lebih dari 50 persen.
- Pasar ekspor awal: Brunei Darussalam dan Hongkong.
- Januari hingga Februari 2026: EV 1.806 unit, PHEV 166 unit, total 1.975 unit.
- Sepanjang 2025: EV 1.706 unit, PHEV 232 unit, total 1.938 unit.
Dengan rencana ekspor yang mulai dijalankan, Darion tidak hanya menjadi salah satu produk penting Wuling di Indonesia, tetapi juga menjadi contoh bagaimana model kendaraan rakitan lokal bisa mendapatkan tempat di pasar luar negeri. Produk ini kini berada pada fase yang menarik, karena permintaan domestik yang stabil ikut membuka jalan bagi perluasan jangkauan bisnis ke kawasan Asia.









