
Xpeng akan meluncurkan versi terbaru Mona M03 pada 2 April dalam sebuah acara yang dijadwalkan mulai pukul 19.30 waktu Beijing. Model ini menjadi sorotan karena membawa chip AI Turing hasil pengembangan internal Xpeng ke segmen mobil listrik di bawah harga $20.000 untuk pertama kalinya.
Langkah tersebut penting karena Mona M03 selama ini menjadi model termurah sekaligus salah satu motor penjualan utama Xpeng. Dengan pembaruan ini, produsen mobil listrik asal Tiongkok itu tidak hanya menyegarkan produk, tetapi juga memperkuat strategi monetisasi lewat kombinasi perangkat keras dan perangkat lunak.
Chip AI buatan sendiri masuk ke model paling terjangkau
Pembaruan Mona M03 menandai perluasan penggunaan chip Turing ke lini yang lebih luas. Xpeng sebelumnya telah menempatkan chip ini pada sejumlah model lain, dan kini teknologi yang sama hadir pada sedan listrik yang menjadi volume penjualan terbesar perusahaan.
Berdasarkan informasi yang dibagikan Xpeng, sistem baru ini menawarkan daya komputasi hingga 750 TOPS. Angka tersebut menempatkan Mona M03 sebagai salah satu kendaraan listrik paling terjangkau yang membawa kemampuan komputasi tinggi untuk fitur bantuan berkendara cerdas.
Penerapan chip internal juga menunjukkan arah bisnis Xpeng yang makin agresif. Perusahaan tampak ingin menjaga kendali atas biaya, fitur, dan margin keuntungan dengan menggabungkan chip sendiri serta perangkat lunak yang dikembangkan secara in-house.
Pembaruan pada desain, sasis, dan kabin
Selain peningkatan di sisi komputasi, Xpeng juga memperbarui detail eksterior dan interior Mona M03. Mobil ini mendapat sentuhan visual yang lebih rapi serta dua pilihan warna eksterior baru.
Pada sisi teknis, sasis mobil mendapat peningkatan melalui adaptive damping shock absorbers. Komponen ini biasanya dipakai untuk membantu karakter suspensi menyesuaikan kondisi jalan sehingga kenyamanan dan kestabilan berkendara bisa lebih baik.
Xpeng juga mengganti pemasok baterai dari BYD’s FinDreams Battery menjadi Eve Energy. Meski kapasitas baterainya tetap 62,2 kWh, jarak tempuh listrik murni maksimum meningkat 20 kilometer menjadi 640 kilometer.
Spesifikasi utama yang diumumkan
- Jadwal peluncuran: 2 April
- Waktu acara: 19.30 waktu Beijing
- Daya komputasi: hingga 750 TOPS
- Kapasitas baterai: 62,2 kWh
- Jarak tempuh listrik murni: 640 kilometer
- Chip kabin: MT8676
- Memori kabin: 24 GB
- Warna eksterior baru: dua pilihan
Peningkatan di kabin juga menjadi salah satu fokus utama pembaruan ini. Xpeng menyematkan chip kabin MT8676 dan memori 24 GB untuk mendukung pengalaman operasional yang lebih mulus.
Mona M03 tetap jadi tulang punggung penjualan Xpeng
Di pasar China, Mona M03 saat ini dijual mulai dari 119.800 yuan atau sekitar $17.320. Harga tersebut membuatnya sangat kompetitif di kelas mobil listrik terjangkau yang makin ramai.
Performa penjualannya juga tidak kecil. Dalam setahun penuh, Mona M03 mencatat pengiriman 175.689 unit dan menyumbang 40,91 persen dari total pengiriman Xpeng, menurut data yang dihimpun CnEVPost.
Tren itu berlanjut pada dua bulan pertama tahun ini. Mona M03 tetap memimpin daftar pengiriman dan menyumbang 31,47 persen dari total pengiriman Xpeng pada periode Januari-Februari.
Dampak bisnis di balik peluncuran
Peluncuran ini tidak hanya soal spesifikasi, tetapi juga soal arah bisnis. Xpeng tampak berusaha mendorong margin per kendaraan pada model terlarisnya melalui paket perangkat keras dan perangkat lunak yang lebih dalam.
Strategi itu berjalan seiring pemulihan finansial perusahaan. Xpeng sebelumnya mencatat laba bersih GAAP pertamanya pada kuartal keempat 2025, sebuah pencapaian yang memberi ruang bagi ekspansi produk dan teknologi lebih lanjut.
Xpeng juga menyebut seluruh lini modelnya akan beralih ke chip Turing mulai kuartal kedua tahun ini. Dalam tahun yang sama, perusahaan berencana meluncurkan empat model baru, sehingga Mona M03 versi terbaru menjadi bagian dari fase ekspansi yang lebih luas di tengah persaingan kendaraan listrik yang makin ketat.
Source: cnevpost.com








