Diskon 30 Persen Tol Tangerang-Merak Berlaku, Tarif Golongan I Jadi Rp46.550

PT Astra Tol Tangerang Merak resmi memberlakukan diskon tarif tol 30 persen untuk mendukung arus balik Lebaran di ruas Tangerang-Merak. Potongan ini berlaku selama dua hari, mulai pukul 00.00 WIB pada 26 Maret hingga pukul 24.00 WIB pada 27 Maret.

Kebijakan ini diberikan untuk pengguna jalan yang melakukan perjalanan penuh dari Gerbang Tol Merak ke Gerbang Tol Cikupa, atau sebaliknya. Kepala Departemen Manajemen CSR dan Humas Astra Infra Toll Road Tangerang–Merak, Uswatun Hasanah, menegaskan bahwa diskon hanya berlaku untuk perjalanan jarak terjauh dan dilakukan secara terus menerus di ruas tersebut.

Tarif setelah diskon untuk kendaraan golongan tertentu

Potongan tarif ini langsung memengaruhi biaya perjalanan dari ujung barat hingga titik Cikupa. Untuk kendaraan Golongan I, tarif yang semula Rp 66.500 menjadi sekitar Rp 46.550 setelah diskon diterapkan.

Sementara itu, kendaraan Golongan II yang sebelumnya dikenai tarif Rp 103.500 akan turun menjadi sekitar Rp 72.450. Skema ini membuat beban perjalanan arus balik menjadi lebih ringan bagi pengguna jalan yang memenuhi syarat pemberlakuan diskon.

Rincian tarif tol Tangerang-Merak hari ini

Berikut gambaran tarif setelah potongan 30 persen untuk perjalanan penuh yang berlaku pada periode tersebut:

  1. Golongan I: Rp 66.500 menjadi sekitar Rp 46.550.
  2. Golongan II: Rp 103.500 menjadi sekitar Rp 72.450.

Penerapan diskon ini menjadi salah satu upaya pengelola tol untuk mengurai beban biaya perjalanan saat volume kendaraan meningkat. Kebijakan tarif semacam ini juga kerap dipakai untuk mendorong kelancaran lalu lintas pada momentum libur panjang dan arus balik.

Pergerakan kendaraan masih tinggi di ruas Merak

Dari data lalu lintas Astra Tol, total kendaraan yang keluar melalui GT Cikupa pada periode H+1 hingga H+3 Lebaran atau 23–25 Maret 2026 mencapai 160.915 kendaraan. Rata-rata lalu lintas hariannya tercatat 37.875 kendaraan.

Angka itu turun 29,7 persen dibandingkan periode yang sama pada 2025, dan juga 33,3 persen lebih rendah dibandingkan lalu lintas harian normal. Data ini menunjukkan adanya perubahan pola perjalanan yang cukup signifikan pada momen arus balik tahun ini.

Di sisi lain, kendaraan yang masuk melalui GT Merak dari arah Pelabuhan Merak dan sekitarnya pada periode yang sama mencapai 46.511 kendaraan. Rata-rata lalu lintas hariannya berada di angka 142.367 kendaraan, naik 7,3 persen dibandingkan periode Lebaran 2025.

Namun jumlah itu masih lebih rendah 12,9 persen dibandingkan lalu lintas normal. Kondisi ini menunjukkan bahwa ruas Tangerang-Merak tetap menjadi jalur strategis bagi pergerakan masyarakat, terutama untuk perjalanan ke dan dari Pelabuhan Merak.

Yang perlu diperhatikan pengguna jalan

Agar diskon tarif bisa dinikmati, pengguna jalan perlu memastikan perjalanan tercatat utuh dari gerbang awal hingga gerbang akhir yang ditentukan. Jika perjalanan tidak dilakukan secara penuh pada ruas yang dipersyaratkan, potongan tarif tidak otomatis berlaku.

Berikut hal penting yang perlu diperhatikan:

  1. Diskon hanya berlaku pada periode waktu yang sudah ditetapkan.
  2. Perjalanan harus dilakukan terus menerus dari GT Merak ke GT Cikupa atau sebaliknya.
  3. Potongan diterapkan untuk kendaraan yang memenuhi ketentuan golongan tarif.
  4. Pengguna jalan disarankan mempertimbangkan waktu tempuh agar perjalanan tetap lancar.

Pada periode arus balik Lebaran, ruas Tangerang-Merak biasanya menjadi salah satu jalur dengan aktivitas tinggi karena menghubungkan kawasan penyeberangan dan jaringan jalan menuju Tangerang, Jakarta, serta wilayah selatan Banten. Karena itu, informasi tarif dan kebijakan diskon menjadi penting bagi pengendara sebelum memasuki gerbang tol.

Baca selengkapnya mengenai topik ini di: otomotif.kompas.com
Exit mobile version