
Geely mempertegas posisinya sebagai salah satu raksasa otomotif dunia setelah penjualan globalnya menembus lebih dari 3,24 juta unit sepanjang 2025. Angka itu melampaui target awal perusahaan sekaligus menguatkan tren bahwa mobil listrik dan hybrid kini menjadi motor utama pertumbuhan industri.
Lonjakan ini juga memperlihatkan dominasi kendaraan energi baru atau New Energy Vehicle (NEV) yang makin sulit dibendung menuju 2026. Dengan pertumbuhan tahunan sekitar 30 persen, Geely masuk ke jajaran produsen global yang paling agresif memperbesar pasar elektrifikasi.
Penjualan global tembus rekor baru
Data dari artikel referensi menunjukkan Geely bukan hanya mencetak rekor 3 juta penjualan global, tetapi juga melewati target yang sebelumnya telah direvisi naik. Capaian tersebut menandai lompatan besar bagi grup otomotif asal Tiongkok yang dalam dua dekade terakhir berubah dari pemain domestik menjadi kekuatan global.
Didirikan pada 1997, Geely membangun ekspansi lewat strategi multi-merek yang menyasar beragam segmen pasar. Di bawah Geely Group, terdapat Geely Auto, Lynk & Co, hingga Zeekr yang masing-masing mengisi pasar massal, urban modern, dan listrik premium.
Strategi itu memberi ruang bagi Geely untuk bermain di hampir semua kelas kendaraan. Portofolio tersebut juga membuat perusahaan lebih fleksibel menghadapi perubahan selera konsumen yang kini bergerak cepat ke arah elektrifikasi.
NEV jadi pendorong utama pertumbuhan
Pendorong terbesar rekor penjualan Geely datang dari segmen NEV. Sepanjang 2025, penjualan kendaraan listrik dan hybrid Geely mencapai sekitar 1,68 juta unit, atau melonjak sekitar 90 persen dibandingkan periode sebelumnya.
Kenaikan tajam ini menunjukkan bahwa pertumbuhan Geely tidak lagi bergantung pada model bermesin konvensional. Dalam konteks pasar global, laju tersebut memperkuat posisi Geely sebagai salah satu produsen dengan pertumbuhan tercepat di sektor mobil listrik.
Salah satu kontributor utamanya adalah lini Galaxy. Menurut data pada artikel referensi, lini ini berhasil mencatat penjualan lebih dari 1 juta unit dalam waktu kurang dari dua tahun sejak diluncurkan.
Capaian Galaxy penting karena menegaskan bahwa adopsi mobil elektrifikasi tidak lagi terbatas pada segmen premium. Permintaan kini meluas ke pasar yang lebih besar, termasuk konsumen yang mencari kendaraan berteknologi baru dengan harga lebih kompetitif.
Faktor yang membuat Geely melaju kencang
Ada beberapa faktor yang menjelaskan mengapa Geely mampu tumbuh lebih cepat dibanding banyak pesaing. Intinya bukan hanya soal volume, tetapi juga eksekusi strategi yang lebih terintegrasi.
- Strategi elektrifikasi dijalankan secara agresif dan terstruktur.
- Model bisnis multi-brand memperluas jangkauan konsumen.
- Ekosistem “One Geely” meningkatkan efisiensi dan profitabilitas.
- Lini NEV berkembang cepat di segmen massal hingga premium.
Pendekatan “One Geely” menjadi salah satu pembeda utama. Strategi ini menyatukan berbagai merek dalam satu ekosistem agar pengembangan produk, teknologi, dan operasi berjalan lebih efisien.
Dalam industri otomotif global yang semakin kompetitif, efisiensi semacam ini sangat menentukan. Produsen yang mampu menekan biaya sambil mempercepat peluncuran produk biasanya lebih siap merebut pasar kendaraan listrik yang berubah sangat cepat.
Arah pasar menuju 2026
Rekor penjualan Geely memberi sinyal kuat bahwa 2026 bisa menjadi fase ketika dominasi NEV kian nyata. Jika tren pertumbuhan tetap terjaga, target berikutnya menuju kisaran 3,45 juta unit menjadi semakin masuk akal untuk dikejar.
Di sisi lain, ekspansi Geely juga mencerminkan perubahan lanskap otomotif global. Persaingan tidak lagi semata ditentukan oleh merek lama dan mesin pembakaran internal, melainkan oleh kemampuan menghadirkan mobil listrik dan hybrid dalam skala besar, cepat, dan efisien.









