Chery kembali memperkuat lini mobil listrik kompak dengan meluncurkan QQ3 EV sebagai penantang baru di segmen urban EV. Model ini langsung diarahkan untuk bersaing dengan Geely EX2 dan Aion UT yang lebih dulu menarik perhatian pasar mobil listrik perkotaan.
Peluncuran ini penting karena QQ3 EV masuk dengan kombinasi harga yang agresif, desain khas, dan fitur yang cukup lengkap untuk kelasnya. Berdasarkan data resmi yang dikutip dari Carnewschina, mobil ini sudah mengantongi 56.879 pesanan sejak pemesanan dibuka pada Maret.
Harga dan varian
QQ3 EV hadir dalam empat varian dengan banderol 58.900–78.900 yuan. Jika mengacu pada data referensi, rentang harga itu setara sekitar Rp 144 juta sampai Rp 194 juta.
Strategi harga tersebut membuat QQ3 EV berada di wilayah yang sangat kompetitif. Chery tampak ingin menyasar pembeli muda dan keluarga urban yang mencari mobil listrik ringkas dengan biaya masuk yang lebih terjangkau.
- Varian tersedia: 4 pilihan
- Harga: 58.900–78.900 yuan
- Pesanan awal: 56.879 unit
- Fokus pasar: mobil listrik perkotaan
Desain eksterior yang dibuat berbeda
Secara tampilan, QQ3 EV memakai konsep desain “square within round” yang menggabungkan bentuk membulat dengan proporsi tegas. Bagian depannya tampil bersih dengan grille tertutup, lampu LED berbentuk huruf Q, dan bukaan udara bawah yang juga melengkung.
Aksen modern juga terlihat dari gagang pintu semi tersembunyi dan detail hitam di area roda. Pendekatan desain seperti ini membuat QQ3 EV terasa lebih futuristis tanpa meninggalkan kesan mobil kota yang praktis.
Dimensi yang selevel rival
Dari sisi ukuran, mobil ini punya panjang 4.195 mm, lebar 1.811 mm, tinggi 1.573 mm, dan jarak sumbu roda 2.700 mm. Angka tersebut membuat QQ3 EV bermain di kelas yang sama dengan Geely EX2 dan Aion UT.
Ukuran itu menunjukkan Chery tidak sekadar membuat city car kecil. Pabrikan ini juga menyiapkan ruang kabin yang cukup untuk kebutuhan harian, termasuk perjalanan dalam kota dengan penumpang dan barang bawaan.
Kabin dengan fitur digital
Di dalam kabin, QQ3 EV memadukan warna hitam dan hijau untuk menciptakan nuansa modern. Mobil ini juga dibekali sistem kokpit pintar AI Lingxi yang menjadi salah satu daya tarik utamanya.
Pada varian tertinggi, tersedia layar sentuh 15,6 inci resolusi 2.5K dan panel instrumen digital 8,8 inci. Sistem infotainment itu memakai chip Qualcomm Snapdragon 8155 dan sudah mendukung asisten AI Carmind, perintah suara, Apple CarPlay, Huawei HiCar, serta Carlink.
Fitur kenyamanan lain mencakup jok depan dengan ventilasi dan pemanas, kaca spion pintar, dan kunci berbasis Bluetooth. Susunan ini menunjukkan bahwa Chery ingin memberi rasa premium pada mobil listrik berharga relatif terjangkau.
Ruang simpan dan kepraktisan
QQ3 EV menawarkan 38 ruang penyimpanan yang tersebar di berbagai titik kabin. Mobil ini juga memiliki bagasi depan 70 liter, bagasi belakang 375 liter yang bisa diperluas menjadi 1.450 liter, serta kompartemen 35 liter di bawah jok belakang.
- Total ruang penyimpanan: 38 titik
- Bagasi depan: 70 liter
- Bagasi belakang: 375–1.450 liter
- Kompartemen bawah jok belakang: 35 liter
Kepraktisan seperti ini menjadi modal penting di segmen EV kompak. Konsumen di kelas ini umumnya membutuhkan mobil kecil yang tetap fungsional untuk belanja, perjalanan keluarga, dan mobilitas harian.
Performa, baterai, dan pengisian daya
QQ3 EV memakai motor listrik di roda belakang dengan dua opsi tenaga, yakni 58 kW dengan torsi 90 Nm dan 90 kW dengan torsi 115 Nm. Dua pilihan ini memberi fleksibilitas bagi konsumen yang ingin efisiensi atau performa lebih kuat.
Untuk baterai, Chery menyiapkan dua kapasitas, yakni 29,48 kWh dan 41,28 kWh. Jarak tempuhnya mencapai 310 km dan 420 km berdasarkan standar CLTC, sedangkan pengisian cepat dari 30 persen ke 80 persen diklaim hanya 16,5 menit.
Mobil ini juga mendukung fitur vehicle-to-load atau V2L untuk menyuplai daya eksternal. Fitur ini kerap menjadi nilai tambah di pasar mobil listrik karena membuat kendaraan lebih fungsional saat dibutuhkan di luar rumah.
Sistem keselamatan dan bantuan berkendara
Di sektor keselamatan, QQ3 EV dibekali sistem bantuan berkendara Falcon 500. Sistem ini menggunakan chip Horizon J6E dengan kemampuan komputasi 80 TOPS.
Fitur tersebut mencakup bantuan berkendara di jalan tol hingga parkir otomatis. Dengan paket seperti ini, Chery jelas ingin menempatkan QQ3 EV sebagai produk yang tidak hanya murah, tetapi juga relevan dengan kebutuhan pengguna mobil listrik modern.
Persaingan di segmen mobil listrik kompak kini semakin padat, dan QQ3 EV masuk dengan kombinasi desain unik, fitur pintar, serta harga agresif. Dengan respons awal yang kuat dan spesifikasi yang kompetitif, model ini berpotensi menjadi salah satu pemain penting di kelas urban EV yang saat ini diperebutkan Chery, Geely, dan Aion.
Baca selengkapnya mengenai topik ini di: otomotif.kompas.com