Leapmotor mencatat pemulihan pengiriman yang kuat pada Maret dengan total 50.029 unit, setelah sempat melemah selama tiga bulan berturut-turut. Kinerja ini menandai kenaikan 34,87% dibandingkan periode yang sama setahun sebelumnya dan melonjak 78,25% dari Februari, menurut data yang dirilis perusahaan pada Rabu.
Lonjakan tersebut memberi sinyal bahwa produsen mobil listrik yang didukung Stellantis ini berhasil keluar dari perlambatan awal tahun. Pada saat yang sama, Leapmotor juga menyiapkan peluncuran Lafa 5 Ultra, versi lebih tinggi dari hatchback listrik andalannya, yang akan diperkenalkan secara resmi di Beijing Auto Show pada 24 April.
Pemulihan setelah awal tahun yang lesu
Pengiriman Leapmotor memang sempat tertekan pada awal tahun karena pola musiman yang umum terjadi di industri otomotif Tiongkok. Februari menjadi titik terendah terbaru dengan 28.067 unit, yang bertepatan dengan libur Spring Festival dan membuat aktivitas pembelian mobil melambat.
Namun, pergerakan pada Maret menunjukkan perubahan arah yang cukup tajam. Perusahaan berhasil mengakhiri penurunan bulanan beruntun dan kembali mencatat volume pengiriman yang lebih sehat, sehingga memperkuat posisi Leapmotor di pasar kendaraan listrik domestik yang persaingannya semakin ketat.
Dalam tiga bulan pertama tahun ini, Leapmotor membukukan 110.155 pengiriman kendaraan. Angka itu naik 25,82% secara tahunan, tetapi masih turun 45,21% dibandingkan kuartal keempat tahun sebelumnya, yang memang biasanya lebih kuat karena momentum akhir tahun dan penjualan yang lebih agresif.
Rincian kinerja pengiriman Leapmotor
Berikut ringkasan data utama yang relevan dari laporan terbaru:
- Pengiriman Maret: 50.029 unit
- Naik dari Februari: 78,25%
- Naik secara tahunan: 34,87%
- Total kuartal pertama: 110.155 unit
- Pertumbuhan tahunan kuartal pertama: 25,82%
Perbaikan ini penting karena menunjukkan Leapmotor masih mampu menjaga laju pertumbuhan meski menghadapi tekanan musiman dan siklus pasar yang tidak selalu stabil. Di sisi lain, perusahaan juga perlu terus membangun produk baru agar momentum ini tidak hanya bertahan sementara.
Lafa 5 Ultra jadi amunisi baru
Selain angka pengiriman, perhatian pasar kini tertuju pada Lafa 5 Ultra yang akan debut di Beijing Auto Show. Model ini merupakan pengembangan dari Lafa 5, hatchback listrik sport berpenggerak roda belakang yang disebut banyak pihak sebagai versi listrik dari Volkswagen Golf ala Tiongkok.
Lafa 5 sendiri meluncur pada 27 November 2025 dengan harga mulai 92.800 yuan atau sekitar $13.500. Versi Ultra diposisikan dengan spesifikasi lebih tinggi, sehingga berpotensi menarik konsumen yang mencari hatchback listrik bergaya sporty dengan fitur lebih lengkap.
Model ini juga mendapat sentuhan dari tim Eropa Stellantis, yang memberi nilai tambah pada karakter berkendara serta citra produk. Kehadiran varian Ultra bisa membantu Leapmotor memperluas daya tarik Lafa 5, terutama di segmen mobil listrik kompak yang semakin ramai.
Agenda produk Leapmotor berikutnya
Selain Lafa 5 Ultra, Leapmotor juga menyiapkan SUV andalan D19 untuk meluncur secara resmi pada 16 April. Model ini pertama kali diperkenalkan pada Oktober 2025 dan sudah dibuka untuk pemesanan sejak November, meski harga resminya belum diumumkan.
Di luar dua model tersebut, Leapmotor menargetkan pengiriman satu juta kendaraan pada 2026 dan berencana meluncurkan empat model baru sepanjang tahun, yaitu A10, D19, A05, dan D99. Perusahaan menyebut empat model ini ditargetkan memberi kontribusi hingga 60% dari total penjualan 2026.
Leapmotor sendiri hampir menyentuh 600.000 unit kendaraan baru pada 2025 dan membukukan laba tahunan pertamanya berkat pertumbuhan pendapatan yang kuat. Dengan rebound pengiriman pada Maret dan jadwal peluncuran model baru yang padat, perusahaan kini memasuki fase penting untuk menjaga skala pertumbuhan sekaligus memperkuat posisi di pasar EV Tiongkok.
Source: cnevpost.com