BYD Atto 1 Lebih Murah, Jaecoo J5 EV Lebih Gahar, Mana Yang Lebih Pintar Dibeli?

Pasar mobil listrik murni di Indonesia semakin ramai, dan dua model yang kini jadi perhatian adalah BYD Atto 1 serta Jaecoo J5 EV. Keduanya sama-sama mencatat penjualan tinggi, tetapi karakter, harga, dan target konsumennya berbeda cukup jauh.

BYD Atto 1 mencatat penjualan sekitar 3,7 ribu unit, sedangkan Jaecoo J5 EV membukukan 2.926 unit pada periode yang sama. Angka itu menunjukkan keduanya berhasil menarik minat pasar, terutama di segmen mobil listrik terjangkau yang kini makin dicari konsumen perkotaan.

Penjualan tinggi, tapi beda karakter

BYD Atto 1 hadir sebagai hatchback kompak, sementara Jaecoo J5 EV masuk ke kategori SUV listrik. Perbedaan bentuk bodi ini membuat keduanya punya fungsi harian yang tidak sama, meski sama-sama menyasar pembeli entry level.

Atto 1 lebih cocok untuk pengguna yang butuh mobil mungil dan praktis. Jaecoo J5 EV lebih sesuai bagi konsumen yang ingin posisi berkendara lebih tinggi, kabin terasa besar, dan tampilan yang lebih berisi.

Harga jadi pembeda utama

Dari sisi banderol, BYD Atto 1 ditawarkan mulai Rp 199 juta dan Rp 235 juta. Jaecoo J5 EV dipasarkan di kisaran Rp 249 juta dan Rp 299 jutaan, sehingga jarak harganya masih cukup dekat untuk ukuran mobil listrik, tetapi tetap memberi opsi yang berbeda.

Berikut ringkasan perbandingannya:

  1. BYD Atto 1: mulai Rp 199 juta, varian Premium Rp 235 juta
  2. Jaecoo J5 EV: mulai Rp 249 juta, varian Premium sekitar Rp 299 jutaan
  3. Atto 1: hatchback kompak untuk penggunaan harian
  4. J5 EV: SUV listrik dengan aura lebih premium

Selisih harga itu membuat BYD Atto 1 terlihat lebih ramah untuk pembeli pertama kendaraan listrik. Sementara itu, Jaecoo J5 EV menawarkan paket yang lebih besar dan lebih mewah dengan biaya yang masih relatif terjangkau dibanding banyak SUV listrik lain.

Performa dan jarak tempuh tidak seimbang

Di atas kertas, Jaecoo J5 EV unggul jauh dalam performa. Mobil ini mampu menghasilkan 210 hp dengan torsi 210 Nm, sedangkan BYD Atto 1 hanya menawarkan 75 hp dan torsi 135 Nm.

Perbedaan itu terasa pula pada akselerasi. Jaecoo J5 EV mencatat 0-100 km/jam sekitar 7,3 detik, sedangkan Atto 1 berada di kisaran 12 detik. Untuk pengguna yang mencari respons lebih cepat, J5 EV jelas punya nilai tambah.

Soal daya jelajah, Jaecoo J5 EV juga unggul dengan jarak tempuh 460 km dalam sekali isi penuh. BYD Atto 1 berada di kisaran 300 km hingga 380 km, tergantung varian dan metode uji yang digunakan.

Data spek utama BYD Atto 1 dan Jaecoo J5 EV

Fitur BYD Atto 1 Jaecoo J5 EV
Harga OTR Jakarta Rp235.000.000 Rp249.900.000
Jenis bodi Hatchback kompak SUV
Kapasitas baterai 38,88 kWh sekitar 50–60 kWh
Jarak tempuh 380 km (NEDC) 461 km
Tenaga 55 kW (74 hp) 154 kW (207 hp)
Torsi 135 Nm 288 Nm
Akselerasi 0-100 km/jam sekitar 12 detik 7,3 detik

Pasar yang dibidik berbeda

BYD Atto 1 dirancang untuk pemakaian dalam kota, termasuk untuk pengemudi yang butuh mobil mudah diparkir dan hemat biaya operasional. Mobil ini juga didukung Blade Battery yang diklaim aman serta pajak yang rendah, faktor yang sering jadi pertimbangan utama pembeli EV pemula.

Jaecoo J5 EV punya pendekatan berbeda karena memberi rasa SUV dengan fitur yang lebih lengkap. Model ini juga disebut membawa ADAS dan nuansa kabin yang lebih premium, sehingga cocok untuk pengguna yang ingin naik kelas dari mobil listrik kecil ke SUV listrik dengan harga lebih masuk akal.

Di tengah pertumbuhan pasar BEV nasional, persaingan seperti ini penting karena memberi pilihan yang lebih luas bagi konsumen. BYD Atto 1 menawarkan efisiensi dan kepraktisan, sedangkan Jaecoo J5 EV menawarkan tenaga, daya jelajah, dan kesan yang lebih mewah dalam paket harga yang masih kompetitif.

Exit mobile version