Arus balik Lebaran di Tol Trans Jawa diperkirakan masih padat dalam sepekan ini, terutama pada ruas yang mengarah ke Jabodetabek. PT Jasa Marga (Persero) Tbk mencatat 2,3 juta kendaraan sudah masuk Jakarta hingga menjelang akhir pekan, atau sekitar 69 persen dari total kendaraan yang keluar Jakarta saat arus mudik.
Rekayasa lalu lintas one way pun kembali menjadi perhatian utama pengguna jalan. Kebijakan ini diterapkan bertahap dari KM 263 ruas Tol Pejagan-Pemalang hingga KM 70 ruas Tol Jakarta-Cikampek untuk menjaga kelancaran perjalanan menuju ibu kota dan mengurangi risiko penumpukan di titik-titik rawan.
Lonjakan kendaraan masih jadi perhatian utama
Direktur Utama Jasa Marga, Rivan A. Purwantoro, menyampaikan bahwa potensi kemacetan masih didominasi jalur tol Trans Jawa, khususnya kawasan Kabupaten dan Kota Semarang hingga Kabupaten Subang. Data volume kendaraan menuju Jakarta pada 24-26 Maret menjadi dasar untuk menyiapkan skema pengaturan lalu lintas berikutnya.
Untuk tanggal 29 Maret, volume kendaraan menuju arah barat diperkirakan masih tinggi, yakni sekitar 200 ribu hingga 250 ribu kendaraan. Angka ini menunjukkan arus balik belum sepenuhnya mereda, sehingga pengendara perlu menyesuaikan waktu keberangkatan dan memantau informasi lalu lintas secara berkala.
Skema one way diberlakukan bertahap di Cipali
Astra Tol Cipali menjelaskan penerapan one way dilakukan bertahap sesuai arahan Korlantas Polri. Pada ruas tol Cipali, rekayasa lalu lintas ini dibagi ke dalam tiga tahap agar arus kendaraan tetap bergerak dan tidak menumpuk di satu titik.
Berikut rincian tahap pemberlakuannya:
- KM 132 hingga KM 70 mulai pukul 08.47 WIB
- KM 169 hingga KM 132 mulai pukul 09.27 WIB
- KM 188 hingga KM 169 mulai pukul 10.08 WIB
Sebelum rekayasa dimulai, petugas melakukan sterilisasi jalur dan area istirahat sejak pukul 08.00 WIB. Langkah ini penting agar jalur one way benar-benar siap digunakan tanpa hambatan dari kendaraan yang belum keluar di waktu yang tepat.
Pengguna jalan diminta patuhi arahan petugas
Sustainability Management & Corporate Communications Dept Head Astra Tol Cipali, Ardam Rafif Trisilo, menyebut arus kendaraan menuju Jakarta memang meningkat, namun masih terpantau lancar pada periode pengamatan Jumat pukul 00.00 hingga 14.00 WIB. Meski begitu, dinamika arus balik bisa berubah cepat saat volume kendaraan bertambah pada jam-jam sibuk.
Pengguna jalan diminta tidak berpindah jalur sembarangan dan tidak melakukan putar balik selama one way berlangsung. Jika perlu berganti jalur, pengendara dapat keluar melalui gerbang tol terdekat tanpa dikenakan tarif tambahan, selama mengikuti prosedur yang berlaku.
Hal yang perlu diperhatikan pemudik di Tol Trans Jawa
Agar perjalanan arus balik lebih aman dan efisien, pengendara perlu memperhatikan beberapa hal berikut:
- Pantau informasi resmi dari Korlantas Polri dan pengelola tol sebelum berangkat.
- Hindari waktu keberangkatan saat prediksi lonjakan kendaraan sedang tinggi.
- Siapkan kondisi fisik, bahan bakar, dan kendaraan sebelum masuk tol.
- Gunakan rest area secukupnya dan pilih lokasi yang tidak berada di titik kepadatan utama.
- Ikuti arahan petugas di lapangan, terutama saat memasuki skema one way atau contra flow.
Di sejumlah titik, rest area juga perlu dimanfaatkan secara bijak karena kepadatan bisa meningkat tajam saat kendaraan berhenti bersamaan. Pengguna kendaraan listrik juga mendapat dukungan infrastruktur pengisian daya, dengan 152 unit SPKLU di 73 TIP di Pulau Jawa dan 37 unit SPKLU di 27 TIP di Pulau Sumatra yang tersebar di berbagai ruas tol utama.
Penerapan one way dari Pejagan-Pemalang hingga Jakarta-Cikampek menunjukkan bahwa arus balik masih menjadi fokus pengendalian lalu lintas nasional. Dengan disiplin mematuhi rekayasa jalan, pengendara dapat membantu menjaga kelancaran perjalanan dan mengurangi risiko kemacetan panjang di ruas utama Tol Trans Jawa.
Source: otodriver.com