Lepas L8 Diuji Saat Mudik 18 Jam, Insiden Awal Terjawab?

Lepas L8 sempat memulai debutnya di Indonesia dengan sorotan tajam setelah insiden pada sesi media test drive. Meski begitu, mobil ini justru kembali menjadi perhatian saat dipakai mudik ke Yogyakarta, karena perjalanan jauh itu memberi kesempatan untuk menguji langsung kualitas, efisiensi, dan kenyamanan SUV plug-in hybrid tersebut.

Kekhawatiran awal terhadap “bad luck” yang sempat melekat pada nama Lepas L8 mulai menipis ketika pihak Chery Group bergerak cepat melakukan investigasi dan menyatakan masalah telah tuntas. Dari sisi produk, L8 juga datang dengan beban ekspektasi besar karena diposisikan sebagai SUV mewah lima penumpang yang mengandalkan LEX platform untuk ruang kabin lega, kabin senyap, stabilitas, dan suspensi yang lembut.

Perjalanan panjang yang menguji karakter mobil

Rute mudik yang ditempuh menuju Yogyakarta mencapai sekitar 1.200 hingga 1.300 kilometer. Dalam kondisi lalu lintas yang padat ekstrem, perjalanan itu memakan waktu total 18 jam dan membuat mobil berfungsi bukan hanya sebagai alat transportasi, tetapi juga ruang istirahat darurat bagi penumpangnya.

Situasi itu menjadi pengujian nyata bagi kabin L8. Saat rest area penuh dan perjalanan belum juga selesai, interior yang lapang memberi peluang bagi tiga orang untuk beristirahat di dalam mobil, meski bukan posisi tidur yang ideal.

Interior jadi salah satu kekuatan utama

Ruang kabin menjadi salah satu nilai jual paling menonjol pada Lepas L8. Leg room di baris kedua terasa lega, sehingga penumpang punya ruang gerak yang cukup untuk perjalanan panjang dan tetap nyaman saat duduk dalam waktu lama.

Di baris depan, posisi mengemudi juga terasa mudah diadaptasi. Tatanan dasbor dan panel instrument masih memperlihatkan nuansa Chery Group, tetapi Lepas memberi karakter yang lebih rapi dan nyaman, terutama karena penggunaan tombol fisik untuk sejumlah fungsi penting.

  1. Kabin lega untuk keluarga kecil.
  2. Baris kedua memberi ruang kaki yang lapang.
  3. Tombol fisik membantu mengurangi distraksi saat berkendara.
  4. Posisi duduk depan terasa nyaman untuk perjalanan jauh.

Desain mewah, namun masih punya jejak pengaruh Eropa

Dari luar, L8 tampil dengan kesan megah dan mewah. Garis desainnya disebut menyiratkan pengaruh Porsche dan Jaguar, terlihat dari bagian depan hingga buritan, meski Lepas sudah menambahkan identitas sendiri lewat detail seperti Leopard Eye pada DRL dan lampu sein di fascia.

Desain ini tidak bisa disebut buruk, tetapi juga belum sepenuhnya lepas dari bayang-bayang referensi brand lain. Untuk model berikutnya, tantangan Lepas terlihat jelas: membangun bahasa desain yang lebih kuat dan lebih orisinal agar identitas mereknya semakin mudah dikenali.

Suspensi lembut dan tenaga yang responsif

Sebagai SUV mewah, karakter berkendara L8 terasa lembut dan halus. Mobil ini tetap lincah diajak bergerak, walau kemudinya dinilai terlalu ringan untuk sebagian pengemudi yang menginginkan rasa setir lebih berbobot.

Di balik kap mesin, kombinasi mesin 1.500 cc turbo dan motor listrik menghasilkan tenaga 274 hp serta torsi 365 Nm. Dalam praktiknya, respons mobil terasa spontan saat mode berkendara Comfort digunakan, sementara mode Eco membuat tarikan sedikit lebih kalem tanpa terasa lambat.

Efisiensi bahan bakar jadi nilai tambah

Poin yang paling menarik datang dari konsumsi BBM. Berdasarkan pengukuran selama perjalanan mudik tersebut, rata-rata efisiensi Lepas L8 berada di kisaran 22–24 km/liter, dan hasil itu dicapai tanpa pengisian BBM maupun charging sepanjang perjalanan menuju Yogyakarta.

Dengan kapasitas tangki BBM 60 liter, indikator bahan bakar bahkan hanya turun kurang dari setengah setelah perjalanan jauh. Angka ini memperkuat posisi L8 sebagai SUV plug-in hybrid yang tidak hanya nyaman, tetapi juga efisien untuk rute antarkota dalam durasi panjang.

Catatan penting dari pengalaman mudik Lepas L8

Aspek Temuan utama
Jarak tempuh Sekitar 1.200–1.300 km
Waktu perjalanan 18 jam
Kenyamanan kabin Lega dan tenang
Konsumsi BBM 22–24 km/liter
Kapasitas tangki 60 liter
Daya puncak 274 hp
Torsi 365 Nm

Pengalaman mudik ini menunjukkan bahwa Lepas L8 punya modal kuat untuk bersaing di segmen SUV mewah elektrifikasi, terutama pada aspek ruang, kenyamanan, dan efisiensi. Jika citra awal yang sempat terganggu oleh insiden bisa terus diredam lewat pembuktian produk, maka L8 memiliki peluang menarik bagi konsumen yang mencari mobil keluarga premium untuk perjalanan jauh dan penggunaan harian.

Source: otodriver.com
Exit mobile version