Hyundai menarik kembali atau recall Palisade di Amerika Serikat setelah insiden tragis yang menewaskan seorang bocah berusia dua tahun di Ohio. Anak itu dilaporkan terjepit di kursi baris kedua saat fitur lipat otomatis aktif, lalu Hyundai meminta pemilik Palisade 2026 untuk tidak memakai fitur kursi elektrik ketika ada orang atau benda di baris kedua maupun ketiga.
Kasus ini langsung memicu perhatian besar karena menyangkut keselamatan penumpang anak-anak di area kursi belakang, terutama pada sistem pengaturan kursi elektrik yang memudahkan akses ke baris ketiga. Dalam penjelasan resminya, Hyundai menyebut ada kondisi tertentu di mana kursi baris kedua dan ketiga mungkin tidak mampu melindungi penumpang atau benda saat fungsi lipat elektrik sedang bekerja.
Apa yang Terjadi pada Hyundai Palisade
Insiden tersebut terjadi saat fitur tilt and slide satu sentuhan di baris kedua diaktifkan untuk memudahkan masuk ke baris ketiga. Hyundai kemudian menilai bahwa sistem kursi elektrik pada Palisade memiliki potensi risiko jika ada halangan, termasuk tubuh penumpang, terutama ketika mekanisme bergerak otomatis sedang beroperasi.
Perhatian utamanya bukan hanya pada satu fitur, tetapi pada cara kerja sistem kursi elektrik secara keseluruhan. Hyundai juga mengimbau pemilik untuk tidak menekan tombol sandaran kursi saat masuk atau keluar dari baris ketiga, karena tindakan itu bisa menambah risiko kontak dengan penumpang atau benda lain di area kursi belakang.
Langkah Cepat Hyundai Setelah Insiden
Pabrikan asal Korea Selatan itu mengambil beberapa langkah sekaligus untuk merespons kasus ini. Hyundai menghentikan sementara penjualan Palisade Limited dan Palisade Calligraphy keluaran 2026 di Amerika Serikat dan Kanada sambil melanjutkan investigasi internal.
Selain itu, Hyundai juga melakukan recall terhadap unit Palisade Calligraphy dan Limited yang terkait dengan insiden fatal tersebut. Seluruh Hyundai Palisade yang terdampak akan menerima pembaruan perangkat lunak secara gratis, dan penjualan baru akan dilanjutkan setelah seluruh sistem diperbarui.
Berikut ringkasan tindakan yang diumumkan Hyundai:
- Menarik kembali unit Palisade tertentu yang terdampak.
- Menghentikan sementara penjualan Palisade Limited dan Calligraphy 2026 di AS dan Kanada.
- Menawarkan pembaruan perangkat lunak gratis.
- Mengirim notifikasi recall kepada pemilik kendaraan.
- Menyiapkan perbaikan permanen untuk meningkatkan perlindungan sistem.
Pembaruan Bisa Lewat Over-the-Air
Hyundai menyebut pembaruan sementara dapat diunduh dan dipasang melalui over-the-air, selama pemilik memiliki langganan Bluelink yang aktif. Opsi ini memudahkan pemilik karena tidak perlu datang ke bengkel atau dealer untuk melakukan instalasi awal.
Namun, bagi pemilik yang tidak berlangganan Bluelink, pembaruan harus dilakukan di dealer terdekat. Hyundai menegaskan bahwa dealer tidak boleh menjual kendaraan yang masih berstatus recall dan belum diperbaiki karena status itu termasuk pelanggaran hukum.
Mengapa Recall Ini Penting
Kasus Palisade menunjukkan bahwa fitur kenyamanan pada mobil modern tetap harus diawasi dari sisi keselamatan. Mekanisme kursi elektrik memang memudahkan akses dan membuat kabin lebih fleksibel, tetapi sistem seperti ini tetap berisiko bila tidak dilengkapi perlindungan yang cukup terhadap kontak dengan penumpang.
Dalam konteks kendaraan keluarga, risiko seperti ini menjadi sorotan besar karena baris kedua dan ketiga sering dipakai anak-anak. Jika sistem bergerak otomatis tidak membaca hambatan dengan tepat, dampaknya bisa sangat serius, terutama saat kursi bergeser, melipat, atau membantu akses ke baris belakang.
Yang Perlu Diperhatikan Pemilik Palisade
Pemilik Palisade yang termasuk dalam daftar recall sebaiknya segera memeriksa notifikasi resmi dari Hyundai. Mereka juga perlu memastikan fitur kursi elektrik tidak digunakan secara sembarangan sampai pembaruan perangkat lunak selesai dipasang.
Pabrikan menyatakan perbaikan sementara ini bertujuan meningkatkan respons sistem terhadap kontak dengan penumpang atau benda. Hyundai juga menyiapkan pengamanan operasional tambahan agar sistem kursi secara keseluruhan bekerja lebih aman di berbagai kondisi penggunaan.
Baca selengkapnya mengenai topik ini di: oto.detik.com








