JAC Motors Indonesia memanfaatkan panggung GIICOMVEC 2026 untuk memperlihatkan keseriusannya masuk lebih dalam ke pasar kendaraan niaga listrik di Tanah Air. Di ajang Gaikindo Indonesia International Commercial Vehicle Expo itu, pabrikan asal Tiongkok tersebut membawa tiga model EV komersial yang menyasar kebutuhan operasional bisnis yang berbeda-beda.
Kehadiran tiga kendaraan itu juga memperlihatkan arah baru industri logistik dan distribusi yang mulai bergeser ke elektrifikasi. Di tengah tekanan biaya operasional dan tuntutan efisiensi, kendaraan listrik niaga menjadi salah satu opsi yang makin diperhitungkan oleh pelaku usaha.
Tiga model yang dibawa JAC Motors
JAC Motors Indonesia menampilkan Trekker T9 EV, UrbanMover N90 EV, dan MetroMover N35. Ketiganya dirancang untuk segmen yang berbeda, mulai dari pekerjaan lapangan, distribusi barang skala besar, hingga kebutuhan angkutan ringan yang fleksibel.
Berikut ringkasan spesifikasinya:
| Model | Segmen | Daya/Jarak Tempuh | Fitur Utama |
|---|---|---|---|
| Trekker T9 EV | Double cabin listrik 4×4 | 88,02 kWh, hingga 344,5 km | Dual motor, V2L, 6 airbag, ESC, Auto Hold |
| UrbanMover N90 EV | Distribusi besar/logistik | 106,95 kWh, hingga 250 km | e-PTO, ESC, HSA, air brake |
| MetroMover N35 | Niaga ringan | C5: 49,45 kWh hingga 230 km; C6: 63,75 kWh hingga 297 km | e-PTO, ESC, ABS, HSA, sensor parkir |
Trekker T9 EV menjadi sorotan karena hadir sebagai double cabin listrik dengan penggerak 4×4. Mobil ini memakai sistem dual motor dan baterai 88,02 kWh, yang diklaim mampu menempuh jarak hingga 344,5 kilometer dalam satu kali pengisian daya.
JAC juga membekali model ini dengan fitur Vehicle-to-Load atau V2L. Fitur tersebut memungkinkan kendaraan memasok listrik ke perangkat eksternal, sehingga berguna untuk kebutuhan kerja di lapangan atau kondisi darurat.
Fokus ke logistik dan distribusi
UrbanMover N90 EV ditujukan untuk kebutuhan angkutan barang berkapasitas besar. Kendaraan ini memiliki gross vehicle weight atau GVW 9 ton dan menggunakan baterai 106,95 kWh dengan jarak tempuh hingga 250 kilometer.
Pabrikan melengkapi model ini dengan e-PTO, ESC, Hill Start Assist, serta sistem pengereman air brake. Kombinasi tersebut mendukung kebutuhan logistik perkotaan yang menuntut daya angkut besar, keamanan, dan efisiensi operasional.
MetroMover N35 menyasar segmen yang lebih ringkas, tetapi tetap butuh kabin luas dan daya angkut efektif. JAC menyebut model ini memiliki kabin terpanjang di kelasnya dengan ukuran 3.350 mm dan GVW 3,5 ton.
Model ini hadir dalam dua pilihan baterai. Versi C5 memakai baterai 49,45 kWh dengan jarak tempuh 230 kilometer, sedangkan C6 mengusung baterai 63,75 kWh dengan jarak tempuh hingga 297 kilometer.
Langkah bisnis JAC Motors di Indonesia
Selain membawa produk baru, JAC Motors Indonesia juga meresmikan fasilitas 3S pertama mereka di kawasan Pantai Indah Kapuk, Jakarta Utara. Fasilitas itu meliputi sales, service, dan spare parts, sehingga mendukung layanan penjualan sekaligus purna jual.
Perusahaan menegaskan ekspansinya di Indonesia lewat penguatan lini produk dan jaringan layanan. Dalam keterangan yang dikutip dari artikel referensi, manajemen menyebut akan terus memperkuat komitmen di Indonesia melalui pengembangan produk unggulan dan ekspansi ke wilayah strategis.
Keberadaan fasilitas layanan menjadi penting untuk pasar kendaraan listrik niaga. Pelaku usaha biasanya menimbang bukan hanya harga dan spesifikasi, tetapi juga kesiapan servis, ketersediaan suku cadang, dan dukungan teknis ketika armada mulai beroperasi.
Sorotan tren kendaraan listrik niaga
- Efisiensi biaya operasional menjadi alasan utama perusahaan mulai melirik EV niaga.
- Jarak tempuh dan kapasitas baterai kini jadi faktor kunci dalam pemilihan armada.
- Fitur keselamatan dan kemudahan operasional ikut menentukan daya saing produk.
- Infrastruktur layanan purna jual menjadi pertimbangan penting bagi pembeli fleet.
GIICOMVEC 2026 menjadi panggung penting bagi JAC Motors untuk menunjukkan bahwa kendaraan listrik tak hanya relevan untuk mobil penumpang, tetapi juga untuk dunia usaha. Dengan tiga model yang menawarkan karakter berbeda, JAC mencoba menjawab kebutuhan pasar komersial yang semakin menuntut efisiensi, daya tahan, dan kesiapan layanan terpadu.







