Nissan GT-R R36 Tak Jadi EV, Hybrid VR38DETT Siap Hidupkan Lagi Nama Legenda

Nissan GT-R generasi berikutnya kembali menjadi sorotan karena arah pengembangannya tampak bergeser dari mobil listrik penuh menjadi hybrid. Informasi terbaru menyebut GT-R R36 kemungkinan besar tetap mengandalkan mesin legendaris VR38DETT yang dipadukan dengan teknologi elektrifikasi untuk memenuhi regulasi emisi yang makin ketat.

Kabar ini cukup menarik karena sebelumnya banyak yang menduga GT-R baru akan lahir sebagai EV sepenuhnya. Kini, arah itu tampak berubah setelah Nissan disebut lebih tertarik menjaga karakter performa khas GT-R sambil tetap menyesuaikan diri dengan tuntutan pasar dan aturan global.

Arah Baru GT-R R36

Melansir Carscoops, Nissan dikabarkan sedang menyiapkan GT-R generasi terbaru yang diperkirakan meluncur sebelum akhir dekade ini. Model ini disebut masih membawa “jiwa” GT-R lama, bukan sekadar berganti tenaga penggerak.

Sumber yang sama menyebut mesin yang paling mungkin dipakai adalah V6 3.8-liter twin-turbo VR38DETT. Namun, mesin itu tidak akan dipertahankan dalam bentuk asli, karena Nissan disebut menyiapkan revisi besar pada bagian internal mesin.

Mesin Legendaris yang Dirombak

VR38DETT dikenal sebagai jantung GT-R R35 dan menjadi salah satu mesin paling ikonik di dunia sportscar modern. Pada R36, mesin ini diperkirakan mendapat ubahan signifikan, terutama pada head dan piston, agar bisa bekerja lebih efisien dan cocok dengan sistem hybrid.

Pendekatan ini menunjukkan bahwa Nissan tidak ingin memutus hubungan dengan identitas GT-R. Di saat yang sama, teknologi hybrid bisa membantu menjaga performa tetap tinggi sekaligus mendukung efisiensi bahan bakar dan kepatuhan terhadap emisi.

Beberapa poin penting dari laporan tersebut adalah:

  1. Mesin yang dipertimbangkan tetap berbasis VR38DETT 3.8-liter twin-turbo.
  2. Mesin akan mengalami modifikasi besar, bukan dipakai apa adanya.
  3. Sistem hybrid akan melengkapi mesin bensin untuk menekan emisi.
  4. Performa totalnya berpotensi menyentuh lebih dari 800 dk.

Regulasi Emisi Jadi Penentu

Langkah elektrifikasi ini tidak lepas dari tekanan regulasi emisi global yang semakin ketat. Untuk mobil performa tinggi seperti GT-R, tantangannya bukan hanya soal tenaga, tetapi juga bagaimana tetap relevan di pasar yang bergerak ke arah elektrifikasi.

Hybrid menjadi jalan tengah yang masuk akal. Dengan kombinasi mesin bensin dan motor listrik, Nissan bisa mempertahankan karakter suara, respons, dan sensasi berkendara khas GT-R, tanpa harus sepenuhnya bergantung pada baterai seperti EV murni.

Bukan EV Penuh, Tapi Tetap Baru Total

Meski membawa mesin yang sudah sangat dikenal, GT-R R36 tidak akan sekadar menjadi evolusi dari R35. Informasi yang beredar menyebut mobil ini akan dibangun di atas platform atau sasis baru, sehingga secara teknis bisa dianggap sebagai generasi yang benar-benar berbeda.

Pengumuman resminya diperkirakan muncul sekitar 2028, dengan target peluncuran pasar sebelum 2030. Jadwal ini masih bisa berubah, tetapi sinyalnya sudah cukup jelas bahwa Nissan belum siap meninggalkan mesin pembakaran internal untuk GT-R.

Hyper Force Concept Masih Jadi Acuan Visual

Sebelumnya, Nissan sempat memperkenalkan Hyper Force Concept di Japan Mobility Show 2023. Konsep itu langsung dikaitkan dengan GT-R masa depan karena membawa beberapa elemen khas, seperti lampu belakang bundar dan nuansa desain merah-putih yang identik dengan model performa Nissan.

Namun, tampilan Hyper Force sangat futuristis dan jauh lebih ekstrem dibanding mobil produksi. Interiornya bahkan mengusung pendekatan augmented reality dan virtual reality, sementara sistem tenaganya disebut mencapai 1.000 kW dengan baterai solid-state.

Walau sempat dipandang sebagai gambaran GT-R R36, perkembangan terbaru justru membuat banyak pihak melihat Hyper Force sebagai studi desain masa depan, bukan preview langsung untuk versi produksi. Dengan begitu, GT-R generasi baru tampaknya akan mengambil inspirasi tertentu, tetapi tetap hadir dengan pendekatan yang lebih realistis dan tetap setia pada karakter performa yang selama ini melekat pada nama GT-R.

Berita Terkait

Back to top button