VinFast mulai menyiapkan langkah serius untuk masuk ke pasar kendaraan roda dua di India. Perusahaan asal Vietnam itu melihat peluang besar di negara yang dikenal sebagai pasar sepeda motor dan skuter terbesar di dunia, dengan penjualan mencapai puluhan juta unit setiap tahun.
Ekspansi ini dilakukan setelah VinFast lebih dulu membangun fondasi bisnis mobil listrik di India. Di pasar motor listrik, perusahaan itu tidak datang dengan satu produk, melainkan langsung menyiapkan tiga model skuter listrik sekaligus untuk menggarap segmen yang berbeda.
Tiga model untuk kebutuhan berbeda
VinFast mengonfirmasi kehadiran VinFast Evo, VinFast Feliz, dan VinFast Viper untuk pasar India. Ketiganya sudah dipasarkan di Vietnam dan akan disesuaikan dengan kondisi jalan serta pola penggunaan konsumen India.
Strategi ini menunjukkan bahwa VinFast tidak hanya mengejar volume penjualan, tetapi juga mencoba membaca kebutuhan mobilitas harian di kota-kota besar. Penyesuaian produk menjadi penting karena karakter lalu lintas, jarak tempuh, dan cuaca di India berbeda dari pasar asalnya.
Skema produksi lokal jadi andalan
Pada tahap awal, unit akan masuk melalui skema completely knocked down atau CKD. Model ini membuat komponen dikirim lebih dulu lalu dirakit secara lokal di fasilitas VinFast di Tamil Nadu, India.
Langkah tersebut biasanya dipakai untuk mempercepat penetrasi pasar sekaligus menekan hambatan distribusi. Dalam jangka panjang, VinFast juga menyiapkan arah menuju fasilitas produksi penuh di India jika pasar merespons positif.
Karakter masing-masing model
VinFast Evo diposisikan sebagai skuter komuter ringan untuk penggunaan harian di wilayah perkotaan. Model ini memakai motor hub dengan tenaga 2,25 kW dan dua baterai berkapasitas 2,4 kWh, sementara kecepatan puncaknya diklaim mencapai 70 km per jam.
Berbeda dari Evo, Feliz dan Viper hadir dengan bodi yang lebih besar serta roda berdiameter 14 inci. Keduanya juga membawa kapasitas baterai hingga 4,8 kWh, sehingga diarahkan untuk pengguna yang membutuhkan jarak tempuh dan performa lebih tinggi.
Viper menjadi varian paling bertenaga di antara ketiganya. Motor penggeraknya memiliki tenaga 3 kW, yang menempatkannya sebagai opsi lebih serius untuk konsumen yang menginginkan skuter listrik dengan kemampuan lebih agresif.
Spesifikasi utama tiga motor listrik VinFast
-
VinFast Evo
- Motor hub 2,25 kW
- Dua baterai 2,4 kWh
- Kecepatan puncak 70 km per jam
-
VinFast Feliz
- Roda 14 inci
- Baterai hingga 4,8 kWh
- Ukuran lebih besar dari Evo
- VinFast Viper
- Roda 14 inci
- Baterai hingga 4,8 kWh
- Motor penggerak 3 kW
Mengandalkan baterai LFP dan opsi swapping
Ketiga model itu memakai baterai Lithium Ferro Phosphate atau LFP. Jenis baterai ini dikenal punya masa pakai lebih panjang dan kestabilan suhu termal yang lebih baik, dua hal yang penting untuk pasar seperti India yang beriklim panas.
VinFast juga menyiapkan pendekatan ekosistem, bukan hanya penjualan unit. Perusahaan disebut tengah menjajaki skema battery swapping untuk memangkas waktu pengecasan dan membuat penggunaan motor listrik lebih praktis bagi konsumen urban.
Membangun pijakan bisnis sebelum bertarung
Sejauh ini, VinFast juga telah mengajukan sejumlah paten desain di India. Selain itu, perusahaan membangun jaringan ritel dan layanan di kota-kota besar untuk mendukung kehadiran produknya.
Masuknya VinFast ke pasar motor listrik India membuka kompetisi baru di segmen yang sudah diisi pemain lokal kuat. Perusahaan itu akan berhadapan dengan Ather Energy, Ola Electric, dan TVS Motor Company, yang selama ini lebih dulu menguasai pasar kendaraan listrik roda dua di negeri tersebut.
Dengan kombinasi tiga model baru, produksi lokal, baterai LFP, dan rencana battery swapping, VinFast terlihat mencoba masuk ke India bukan sekadar sebagai pendatang baru. Perusahaan itu sedang mengejar posisi di pasar sepeda motor dan skuter listrik terbesar dunia dengan pendekatan yang lebih terstruktur dan bertahap.
