Di pasar motor bekas, Honda Supra GTR 150 masih punya tempat tersendiri di tengah gempuran motor matic. Motor bebek sport ini diburu karena tampilannya agresif, mesin 150 cc yang tangguh, serta harga jual yang cenderung stabil di wilayah Jakarta dan sekitarnya.
Pantauan harga per April 2026 menunjukkan unit bekas Supra GTR 150 masih diperdagangkan di kisaran belasan juta rupiah, tergantung tahun produksi, kondisi fisik, dan kelengkapan surat-surat. Untuk pembeli yang mencari motor harian dengan rasa sport, model ini tetap masuk daftar incaran karena menawarkan kombinasi performa dan efisiensi.
Kenapa Supra GTR 150 Masih Dilirik
Honda Supra GTR 150 hadir dengan karakter yang berbeda dari motor bebek konvensional. Model ini membawa kesan sporty yang kuat, sehingga lebih dekat ke motor sport daripada bebek entry-level pada umumnya.
Motor ini dibekali mesin 150 cc, silinder tunggal, 4-langkah, DOHC, serta transmisi manual 6-percepatan. Sistem suplai bahan bakar PGM-FI juga membuatnya dikenal irit, tetapi tetap responsif untuk dipakai harian maupun perjalanan jarak jauh.
Agustinus, pemilik dealer motor bekas Jaya Motor, menilai daya tarik Supra GTR ada pada desain dan karakter berkendaranya. “Desainnya memang bebek sport, jadi wajar tampilannya jauh lebih agresif dibanding Supra seri lain. Inilah yang membuat peminatnya tetap loyal,” ujarnya.
Performa yang Masih Relevan
Untuk unit keluaran 2017 sampai 2020, mesin 149,16 cc Supra GTR 150 mampu menghasilkan tenaga 16,3 PS pada 9.000 rpm dan torsi 14,2 Nm pada 6.500 rpm. Angka ini membuatnya tergolong salah satu motor bebek tercepat di kelasnya pada masa peluncurannya.
Karakter tenaga seperti ini membuat Supra GTR 150 masih cocok untuk pengguna yang butuh motor lincah dalam lalu lintas padat. Selain itu, reputasinya sebagai motor yang bandel ikut menjaga minat pasar bekas tetap hidup.
Daftar Harga Bekas Honda Supra GTR 150
Harga bekas sangat dipengaruhi oleh usia pakai, kondisi mesin, tampilan bodi, odometer, dan status dokumen. Adi Kusuma, pedagang motor bekas di Jakarta Barat, menegaskan bahwa unit dengan kondisi istimewa dan kilometer rendah bisa dipasang lebih tinggi dari harga pasar rata-rata.
Berikut estimasi harga bekas Honda Supra GTR 150 di wilayah Jakarta dan Tangerang:
- Tahun 2017: Rp 8,0 juta hingga Rp 9,0 jutaan
- Tahun 2018: Rp 9,0 juta hingga Rp 10,0 jutaan
- Tahun 2019: Rp 11,0 juta hingga Rp 12,0 jutaan
- Tahun 2020: Rp 11,5 juta hingga Rp 13,5 jutaan
- Tahun 2021: Rp 12,0 juta hingga Rp 14,0 jutaan
Rentang harga tersebut menunjukkan bahwa unit yang lebih muda memang cenderung lebih mahal. Namun, kondisi kendaraan tetap menjadi faktor penentu utama karena motor dengan bodi mulus, mesin sehat, dan pajak aktif biasanya lebih mudah diperdagangkan.
Hal yang Perlu Dicek Sebelum Membeli
Sebelum meminang Supra GTR 150 bekas, calon pembeli sebaiknya memeriksa riwayat servis dan keaslian dokumen. Pemeriksaan ini penting karena selisih harga antarunit sering kali tidak hanya ditentukan oleh tahun produksi, tetapi juga oleh perawatan yang diterima sebelumnya.
Berikut tiga poin yang paling perlu diperhatikan:
- Kondisi mesin saat langsam dan saat digeber.
- Riwayat servis serta keaslian kilometer pada odometer.
- Kelengkapan surat seperti STNK dan BPKB, termasuk status pajak jalan.
Harga yang beredar di pasar juga bisa berbeda antar showroom. Karena itu, pembeli perlu membandingkan beberapa unit agar mendapat motor yang sesuai dengan kebutuhan dan anggaran.
Posisi di Pasar Motor Bekas
Supra GTR 150 masih punya nilai tawar karena menyasar konsumen yang ingin motor bebek dengan aroma sport tanpa harus masuk ke kelas motor besar. Di tengah dominasi skutik, model seperti ini tetap relevan bagi pengguna yang mengutamakan transmisi manual, tenaga yang lebih padat, dan tampilan yang lebih tegas.
Dengan harga bekas yang masih berada di kisaran Rp 8,0 juta hingga Rp 14,0 jutaan, Supra GTR 150 tetap menjadi opsi menarik bagi pencari motor bekas yang ingin karakter berkendara berbeda. Selama kondisi unit terjaga dan dokumen lengkap, motor bebek sport ini masih punya daya saing kuat di pasar Jakarta dan sekitarnya.
