
Dinas Perhubungan DKI Jakarta menyiapkan lima kantong parkir di sekitar Taman Lapangan Banteng, Jakarta Pusat, untuk mendukung kelancaran kegiatan Lebaran Betawi yang digelar pada 10-12 April 2026. Total kapasitasnya mencapai 740 mobil dan 454 sepeda motor, sehingga pengunjung diimbau tidak mencari parkir di badan jalan.
Kepala Dinas Perhubungan DKI Jakarta Syafrin Liputo menegaskan bahwa masyarakat yang ingin menyaksikan Lebaran Betawi harus memanfaatkan lokasi parkir resmi yang sudah disediakan. Ia juga mengingatkan larangan parkir di badan jalan agar arus lalu lintas di sekitar kawasan tetap tertib dan tidak menimbulkan kemacetan.
Lima titik parkir yang disiapkan
Berikut lokasi kantong parkir yang bisa digunakan pengunjung di sekitar Lapangan Banteng:
| Lokasi | Mobil | Motor |
|---|---|---|
| Gereja Katedral | 50 SRP | 75 SRP |
| Kantor Pos | 120 SRP | 100 SRP |
| Lapangan Banteng sisi selatan | 80 SRP | 200 SRP |
| Hotel Borobudur | 390 SRP | 54 SRP |
| Masjid Istiqlal | 100 SRP | 25 SRP |
Dari data itu, Hotel Borobudur menjadi kantong parkir terbesar untuk mobil, sementara Lapangan Banteng sisi selatan menampung paling banyak sepeda motor. Pembagian titik parkir ini memberi opsi yang lebih tersebar bagi warga yang datang dari berbagai arah.
Rekayasa lalu lintas di sekitar kawasan
Selain parkir, Dishub juga menyiapkan pola perjalanan alternatif untuk membantu mobilitas di sekitar Lapangan Banteng. Rekayasa ini penting karena kawasan tersebut berada di titik pertemuan sejumlah ruas jalan utama di pusat kota.
Untuk lalu lintas dari Utara, yakni Pasar Baru, menuju Selatan atau Senen, kendaraan dapat melewati Jalan Samanhudi lalu belok kanan ke Jalan Gunung Sahari dan Jalan Pasar Senen. Rute ini disiapkan agar arus kendaraan tetap bergerak tanpa menumpuk di dekat area kegiatan.
Lalu lintas dari Selatan, terutama dari arah Kwitang menuju Utara atau Pasar Baru, diarahkan melalui Jalan Kramat Kwitang, lalu belok kiri ke Jalan Senen Raya, belok kanan ke Jalan Dr. Wahidin Raya, dan berlanjut ke Jalan Gunung Sahari. Setelah itu, kendaraan dapat belok kiri ke Jalan Samanhudi untuk meneruskan perjalanan.
Alternatif perjalanan dari Barat dan Timur
Dishub juga menyiapkan jalur untuk pengendara dari arah Gambir menuju Kemayoran. Kendaraan dari Barat dapat melewati Jalan Medan Merdeka Selatan, lalu mengikuti rangkaian jalan yang sudah ditentukan petugas di lapangan.
Sebaliknya, lalu lintas dari Timur atau Kemayoran menuju Gambir diarahkan melalui Jalan Angkasa, belok kiri ke Jalan Gunung Sahari, lalu putar balik ke Jalan Gunung Sahari. Setelah itu, kendaraan dapat belok kiri ke Jalan Samanhudi, kemudian ke Jalan Sukarjo Wiryapranoto, Jalan Hayam Wuruk, Jalan Majapahit, Jalan Medan Merdeka Barat, Jalan Medan Merdeka Selatan, dan Jalan Medan Merdeka Timur.
Panduan singkat bagi pengunjung
- Datang lebih awal untuk menghindari kepadatan di sekitar Lapangan Banteng.
- Gunakan kantong parkir resmi sesuai jenis kendaraan.
- Hindari parkir di badan jalan karena dapat mengganggu arus lalu lintas.
- Ikuti arahan petugas dan rambu sementara di lapangan.
- Pertimbangkan transportasi umum bila ingin mengurangi waktu mencari parkir.
Lebaran Betawi di Lapangan Banteng bukan hanya agenda budaya, tetapi juga aktivitas yang berpotensi menarik banyak pengunjung dari berbagai wilayah Jakarta. Karena itu, ketersediaan parkir resmi dan pengaturan lalu lintas menjadi kunci agar perayaan tetap meriah tanpa mengorbankan kelancaran mobilitas di pusat ibu kota.
Source: otomotif.kompas.com








