Cuaca buruk yang melanda Jakarta dan sekitarnya dalam beberapa hari terakhir memicu serangkaian gangguan di jalan tol. Jasa Marga melalui Jasamarga Metropolitan Tollroad Regional Division bergerak cepat menangani dampak hujan deras disertai angin kencang yang terjadi pada Minggu sore.
Salah satu kejadian yang paling menyita perhatian adalah robohnya papan reklame di Tol Cawang. Insiden itu nyaris menimpa bus Transjakarta yang tengah melintas, tetapi tidak ada korban dan bus tetap bisa melanjutkan perjalanan.
Sejumlah titik terdampak di ruas tol
Gangguan tidak hanya terjadi di satu lokasi. Di ruas Tol Jagorawi, pohon tumbang dilaporkan berada di KM 8 dan KM 10 arah Bogor, lalu KM 30 arah Jakarta.
Kondisi serupa juga muncul di ruas Tol JORR, tepatnya di KM 35 arah Jakarta. Selain itu, rangka Gerbang Tol Halim ikut roboh akibat terpaan angin kencang, sehingga petugas harus segera turun ke lapangan untuk mengamankan area.
Berikut titik-titik yang terdampak berdasarkan pemantauan Jasa Marga:
- Tol Cawang, papan reklame roboh.
- Tol Jagorawi KM 8 arah Bogor, pohon tumbang.
- Tol Jagorawi KM 10 arah Bogor, pohon tumbang.
- Tol Jagorawi KM 30 arah Jakarta, pohon tumbang.
- Tol JORR KM 35 arah Jakarta, pohon tumbang.
- Gerbang Tol Halim, rangka mengalami kerobohan.
Respons cepat petugas di lapangan
Jasa Marga tidak hanya melakukan pembersihan, tetapi juga langsung mengamankan area terdampak. Langkah ini penting untuk mencegah bahaya lanjutan bagi pengguna jalan yang masih melintas di tengah cuaca ekstrem.
Alvin Andituahta Singarimbun, Senior Manager Representative Office 1 Jasamarga Metropolitan Tollroad Regional Division, menyampaikan permintaan maaf atas ketidaknyamanan yang terjadi. Ia menegaskan petugas dari Representative Office 1, 2, dan 3 bersama Jasamarga Tollroad Operator serta Jasamarga Related Business telah berada di lapangan.
“Petugas … telah berada di lapangan untuk melakukan evakuasi material, penanganan fasilitas terdampak, serta pengaturan lalu lintas guna memastikan keselamatan dan kenyamanan pengguna jalan,” ujar Alvin dalam keterangan resmi.
Banjir di Rest Area KM 149
Dampak cuaca buruk juga merambat ke wilayah Jawa Barat. Curah hujan tinggi yang berlangsung terus-menerus menyebabkan banjir di Rest Area KM 149, yang dipicu luapan Sungai Cinambo di sisi Tempat Istirahat dan Pelayanan KM 149 B.
Untuk mempercepat penanganan, petugas mengerahkan dua unit pompa air dengan ukuran outlet masing-masing 5 inci. Upaya ini dilakukan agar genangan cepat surut dan fasilitas rest area bisa kembali digunakan dengan aman.
Langkah pengamanan yang dilakukan Jasa Marga
Penanganan di lapangan berjalan paralel antara evakuasi material, pengawasan titik rawan, dan pengaturan arus lalu lintas. Pola ini menunjukkan bahwa penanganan cuaca ekstrem tidak cukup hanya membersihkan lokasi, tetapi juga perlu memantau kemungkinan risiko susulan.
Langkah yang dijalankan petugas mencakup:
- Evakuasi material reklame, pohon, dan rangka yang roboh.
- Pengamanan area terdampak agar tidak membahayakan kendaraan.
- Pengaturan lalu lintas di sekitar lokasi kejadian.
- Penyedotan air di titik banjir menggunakan pompa.
- Pengawasan lebih ketat di titik rawan saat cuaca ekstrem berlangsung.
Pengguna jalan juga diminta tetap berhati-hati, mematuhi rambu lalu lintas, dan mengikuti arahan petugas di lapangan. Jasa Marga mengingatkan agar pengendara mengatur waktu dan rute perjalanan karena kondisi cuaca masih bisa berubah dan berpotensi memicu gangguan tambahan di ruas tol.
Source: otomotif.kompas.com