Honda Super-ONE Mulai Pra-Penjualan Di Jepang, EV Kecil Ini Punya Simulasi Suara Dan Gigi

Honda resmi membuka masa pra-penjualan untuk Super-ONE di Jepang setelah model ini lebih dulu tampil dalam wujud konsep pada Japan Mobility Show. Pasar Jepang menjadi yang pertama menerima unitnya, dengan jadwal kedatangan di jaringan dealer setempat pada 16 April dan penjualan dimulai pada akhir Mei.

Kehadiran Super-ONE memperlihatkan arah baru Honda dalam menggarap mobil listrik kompak yang tetap menawarkan karakter berkendara emosional. Model ini tidak hanya menonjolkan efisiensi untuk penggunaan harian, tetapi juga membawa fitur-fitur yang biasanya lebih sering ditemukan pada mobil berorientasi performa.

Desain Kompak dengan Sentuhan Atletis

Secara visual, Super-ONE mengusung proporsi yang mengingatkan pada kei car, tetapi Honda memberi sentuhan yang lebih dinamis lewat bodi yang tampak rendah dan fender yang diperlebar. Pendekatan ini membuat tampilannya tidak sekadar mungil, melainkan juga terasa lebih tegas dan stabil.

Honda juga menyiapkan lima pilihan warna untuk model ini, termasuk Boost Violet Pearl yang menjadi warna identitas khas. Pilihan tersebut memberi kesan lebih berani dan membedakan Super-ONE dari mobil listrik kompak lain yang cenderung tampil aman.

Interior Bernuansa Sporty

Masuk ke kabin, Honda memasang jok bergaya sport untuk membantu pengemudi tetap stabil saat berkendara. Tata letak material berwarna biru dengan pola asimetris juga memberi nuansa ceria tanpa menghilangkan kesan modern.

Desain interior seperti ini menunjukkan bahwa Honda ingin menyatukan fungsi dan emosi dalam satu paket. Mobil listrik ini tidak diarahkan hanya sebagai alat transportasi, tetapi juga sebagai kendaraan yang memberi rasa terhubung dengan pengemudi.

Fitur Suara Jadi Daya Tarik Utama

Honda membekali Super-ONE dengan sistem audio premium BOSE yang memakai delapan speaker sebagai standar. Selain itu, ada fitur Dynamic Speed Compensation yang mengatur volume dan nada suara sesuai kecepatan kendaraan untuk menghadirkan pengalaman berkendara yang lebih hidup.

Pendekatan ini menjadi menarik karena Honda tidak hanya fokus pada teknologi penggerak listrik, tetapi juga pada sensasi akustik di dalam kabin. Di segmen mobil listrik kompak, unsur seperti ini bisa menjadi pembeda penting karena banyak model lain masih terasa terlalu senyap dan datar.

Simulasi Gigi Buat Rasa Berkendara Lebih Sporty

Salah satu fitur paling unik pada Super-ONE adalah simulasi transmisi tujuh percepatan dengan Active Sound Control. Teknologi ini dirancang untuk memberikan sensasi perpindahan gigi layaknya mobil sport, meski mobil ini sepenuhnya mengandalkan motor listrik.

Honda juga menambahkan Boost Mode yang meningkatkan output dari 47 kW pada mode normal menjadi 70 kW saat diaktifkan. Kombinasi tenaga tambahan dan simulasi suara itu membuat Super-ONE tidak hanya cepat di atas kertas, tetapi juga terasa lebih ekspresif saat dikendarai.

Cocok untuk Penggunaan Harian di Perkotaan

Di balik karakter sporty itu, Super-ONE tetap diarahkan sebagai kendaraan harian untuk kota. Baterainya diklaim mampu menempuh jarak hingga 274 km berdasarkan pengujian WLTC, angka yang cukup relevan untuk mobil kompak listrik di skenario mobilitas harian.

Berikut ringkasan fitur utamanya:

  1. Pra-penjualan dibuka di Jepang.
  2. Tiba di dealer pada 16 April.
  3. Penjualan dimulai pada akhir Mei.
  4. Daya normal 47 kW dan naik menjadi 70 kW via Boost Mode.
  5. Jarak tempuh hingga 274 km dalam WLTC.
  6. Audio BOSE delapan speaker sebagai standar.
  7. Simulasi transmisi tujuh percepatan dengan Active Sound Control.

Honda juga memamerkan versi produksi Super-ONE di Automobile Council 2026 di Makuhari Messe, Jepang, yang berlangsung pada 10-12 April 2026. Langkah ini memperlihatkan bahwa model tersebut sudah mendekati tahap siap pasar, sekaligus menegaskan strategi Honda untuk memadukan efisiensi mobil listrik dengan pengalaman berkendara yang lebih emosional.

Berita Terkait

Back to top button