Honda Prelude mendapat sorotan besar setelah dinobatkan sebagai mobil dengan desain terbaik lewat penghargaan Red Dot: Best of the Best. Model ini menarik perhatian bukan hanya karena tampilannya yang khas, tetapi juga karena respons pasar yang kuat sejak mulai dipasarkan di Indonesia.
Di Indonesia, Honda Prelude sudah dibuka pemesanannya sejak 23 Januari 2026 dan langsung mencatat minat tinggi dari konsumen. Dalam satu bulan pertama, model ini sudah terpesan 100 unit, setara dengan habisnya alokasi awal 40 unit untuk periode tahun 2026 dan tambahan batch kedua sebanyak 60 unit.
Penghargaan desain yang bergengsi
Red Dot Award dikenal sebagai salah satu ajang desain internasional yang menilai produk dari berbagai sektor industri. Kompetisi ini digelar oleh Design Zentrum Nordrhien Westfalen, lembaga kurasi desain asal Jerman yang sudah menyelenggarakan ajang tersebut sejak 1955.
Penilaian dilakukan oleh para pakar lintas bidang pada puluhan kategori produk dari seluruh dunia. Dalam proses kurasi itu, Red Dot memakai sejumlah kriteria penting seperti inovasi, fungsi, durabilitas, serta ergonomi.
Ketika Honda Prelude dinyatakan sebagai salah satu peraih Best of the Best, pencapaian itu menguatkan posisinya sebagai model yang tidak hanya menonjol secara visual. Penghargaan tersebut juga menunjukkan bahwa desain Prelude dianggap memenuhi standar tinggi di level internasional.
Desain yang mengusung karakter sport
Honda Prelude hadir dengan konsep Unlimited Glide yang menonjolkan bodi lebar dan rendah. Garis atapnya dibuat pipih dari bagian bonnet hingga buritan, sehingga memberi siluet yang mengalir dan tegas.
Karakter luar itu kemudian disambungkan dengan kabin yang dibuat selaras dengan identitas mobil. Interior Prelude diklaim menawarkan ruang yang lapang, baik untuk penumpang depan maupun belakang, tanpa melepaskan kesan menyatu dengan karakter sedan sport.
Pada sisi pengemudi, Honda merancang jok agar menawarkan posisi duduk yang senyaman mungkin untuk sebuah sedan sport. Pendekatan ini memperlihatkan bahwa desain Prelude tidak hanya mengejar tampilan, tetapi juga pengalaman berkendara.
Respons pasar ikut menguat
Minat konsumen atas Prelude juga terlihat di Jepang. Saat meluncur pada 5 September 2025, model ini mencatat sekitar 2.400 pemesanan dalam satu bulan.
Angka itu jauh melampaui target penjualan bulanan Honda yang ditetapkan sebesar 300 unit. Pencapaian tersebut menunjukkan bahwa desain dan konsep mobil ini mendapat sambutan positif dari pasar sejak awal kehadirannya.
Honda juga membawa Prelude ke panggung internasional dengan sederet pengakuan lain. Model ini meraih Best Coupe – New Car World Championships 2025/2026 dan Best Car Design of the Year 2025–2026 dari Japan Automotive Hall of Fame.
Posisi Prelude di pasar Indonesia
Di pasar Indonesia, Honda Prelude dipasarkan dengan rentang harga Rp 925 juta hingga Rp 975 juta OTR Jakarta. Harga tersebut menempatkan Prelude sebagai model sport premium yang mengandalkan kombinasi desain, citra, dan nilai eksklusif.
Bersamaan dengan penghargaan desain yang diraih, Prelude juga menjadi salah satu produk Honda yang memperkuat strategi merek lewat pendekatan visual dan identitas produk. Dalam konteks itu, capaian Red Dot menjadi tambahan validasi atas arah desain yang diambil Honda pada model ini.
Honda Prelude kini berdiri sebagai mobil yang bukan hanya mencuri perhatian lewat bentuknya, tetapi juga lewat penerimaan pasar dan pengakuan desain dari ajang internasional. Kombinasi tersebut membuatnya semakin relevan di segmen sedan sport yang menuntut tampilan kuat, kenyamanan kabin, dan karakter berkendara yang menyatu dalam satu paket.
