Honda Super-One mulai menarik perhatian pasar otomotif Indonesia setelah namanya muncul sebagai calon city car listrik baru dari Honda. Model ini disebut siap masuk Tanah Air dengan pendekatan desain retro-sporty, fitur berkendara yang interaktif, serta jarak tempuh yang ditujukan untuk kebutuhan mobilitas harian di perkotaan.
Sinyal kehadirannya menguat setelah kode kendaraan JG6A EV ZZE dengan Nilai Jual Kendaraan Bermotor atau NJKB Rp257 juta tercatat di laman resmi Badan Pendapatan Daerah Pemprov DKI Jakarta. Walau angka tersebut belum menjadi harga final, data itu memberi gambaran awal bahwa Honda menempatkan Super-One di segmen mobil listrik urban yang kompetitif.
Indikasi masuk Indonesia semakin kuat
Honda Super-One disebut telah membuka pre-order di Jepang pada 16 April 2026. Kehadiran model ini di Indonesia juga diperkuat oleh beberapa tanda lain, termasuk kemunculan unit prototipe di GIIAS 2025 dan undangan test drive terbatas bagi media otomotif nasional di Jepang.
Sejauh ini, Honda Indonesia belum mengumumkan tanggal peluncuran resmi di pasar domestik. Meski begitu, rangkaian informasi yang beredar membuat Super-One dipandang sebagai salah satu model listrik Honda yang paling dekat dengan pasar Indonesia.
Performa listrik dengan Boost Mode
Honda Super-One mengandalkan motor listrik dengan output standar 64 PS atau 47 kW dan torsi 162 Nm. Data ini menempatkannya sebagai mobil listrik kompak yang fokus pada efisiensi sekaligus kelincahan di jalan perkotaan.
Yang menjadi pembeda adalah Boost Mode yang mampu menaikkan tenaga hingga 95 PS atau 70 kW. Fitur ini memberi karakter berkendara yang lebih agresif saat dibutuhkan, terutama untuk akselerasi singkat di lalu lintas kota.
Fitur berkendara dibuat lebih interaktif
Honda juga membekali Super-One dengan Active Sound Control untuk menghadirkan suara artifisial bernuansa sporty di kabin. Fitur ini ditujukan agar pengalaman berkendara tetap terasa lebih hidup, meski mobil menggunakan sistem listrik.
Selain itu, ada Paddle Shift yang mensimulasikan perpindahan hingga 7-percepatan. Meski transmisinya tetap otomatis tunggal, fitur ini memberi sensasi kendali yang lebih menarik bagi pengemudi yang menginginkan nuansa sporty.
Perkiraan baterai dan jarak tempuh
Honda belum mengonfirmasi resmi kapasitas baterai Super-One. Namun, spesifikasi mobil ini diperkirakan mengikuti Honda N-One e: yang sudah lebih dulu dipasarkan di Jepang.
Bila mengacu pada model tersebut, baterainya berkapasitas 29,6 kWh dengan jarak tempuh 295 km berdasarkan standar WLTC. Untuk pengisian daya, DC Fast Charging diklaim mampu mengisi dari 20 persen ke 80 persen dalam 30 menit pada daya maksimum 50 kW, sedangkan AC Charging 6 kW dapat mengisi penuh dalam 4,5 jam.
Berikut ringkasan spesifikasi yang disebutkan dalam referensi:
- Tenaga standar: 64 PS
- Boost Mode: 95 PS
- Torsi: 162 Nm
- Baterai acuan: 29,6 kWh
- Jarak tempuh: 295 km WLTC
- DC Fast Charging: 50 kW
- AC Charging: 6 kW
Desain retro yang disesuaikan untuk pasar global
Secara tampilan, Honda Super-One merupakan pengembangan dari N-One e: dengan bodi yang lebih lebar. Penyesuaian itu dilakukan agar model ini cocok untuk regulasi pasar global seperti Asia Tenggara dan Britania Raya, di mana model tersebut juga dipasarkan dengan nama Super-N.
Gaya desainnya mengambil inspirasi dari Honda City Turbo II era 1980-an. Ciri yang menonjol terlihat dari lampu depan membulat, fender wide-body, pelek 15 inci yang sporty, serta ventilasi aerodinamis di sudut bumper untuk membantu aliran udara di sekitar roda.
Di bagian depan, port pengisian dayanya terintegrasi di grille dan memakai standar CCS2 untuk pasar global. Kombinasi ini menunjukkan Honda ingin menjaga kesan klasik tanpa mengorbankan kebutuhan teknologi modern.
Kabin menonjolkan nuansa sporty dan konektivitas
Masuk ke dalam kabin, Super-One tetap mempertahankan pendekatan minimalis khas mobil listrik kecil. Namun, Honda memberi sentuhan yang lebih dinamis melalui striping biru-putih pada jok dan panel interior agar tampilannya terasa lebih hidup.
Fitur hiburannya mencakup head unit 9 inci yang mendukung Android Auto, Apple CarPlay, Bluetooth, dan navigasi. Di depan pengemudi, panel instrumen digital 7 inci menyajikan informasi berkendara secara real-time agar data penting mudah dipantau.
Dengan kombinasi desain ikonik, tenaga yang cukup untuk mobil perkotaan, serta estimasi harga yang terlihat masih berada di area kompetitif melalui acuan NJKB Rp257 juta, Honda Super-One berpotensi menjadi salah satu opsi menarik di tengah persaingan mobil listrik urban. Model ini kini tinggal menunggu kepastian resmi dari Honda Indonesia mengenai waktu peluncuran dan spesifikasi final untuk pasar Tanah Air.







