Q2 Nio Tertekan, ES9 Dan L80 Jadi Taruhan Penentu Pertumbuhan

Author: Qoo Media

Nio menghadapi tekanan yang lebih berat pada kuartal kedua, dan manajemen perusahaan menaruh harapan besar pada dua model baru untuk menjaga laju pertumbuhan. William Li menyebut Nio ES9 dan Onvo L80 sebagai produk kunci yang harus melancarkan transisi perusahaan di tengah kondisi industri yang masih menantang.

Dalam pertemuan internal pada 16 April, pendiri sekaligus CEO Nio itu mengatakan perusahaan membukukan 83.465 pengiriman kendaraan baru pada kuartal pertama. Angka tersebut tumbuh 98,3% dibandingkan periode yang sama tahun lalu, tetapi Li menegaskan bahwa situasi pasar pada kuartal kedua masih jauh dari mudah.

Tekanan pasar masih terasa

Li menilai tekanan eksternal di kuartal kedua cukup besar, bukan hanya bagi Nio, tetapi juga untuk industri otomotif secara keseluruhan. Ia mengacu pada data China Passenger Car Association (CPCA) yang menunjukkan penjualan mobil penumpang dan kendaraan energi baru sama-sama turun pada kuartal pertama, lalu tren tahunan industri tetap melemah sejak April.

Kondisi itu membuat Nio memilih langkah defensif sekaligus ofensif. Perusahaan akan memusatkan sumber daya terbaiknya pada kuartal kedua untuk memastikan peluncuran dan pengiriman Nio ES9 serta Onvo L80 berjalan lancar.

Menurut Li, strategi tersebut penting karena kedua model ini membawa margin tinggi dan berpeluang menjadi pendorong utama pertumbuhan pengiriman. Ia memperkirakan efek model baru itu akan mulai terlihat jelas pada Mei dan Juni, sehingga volume pengiriman bisa naik bertahap.

ES9 jadi pembuka penting

Nio sudah membuka pre-sales ES9 pada 9 April, dengan peluncuran resmi dijadwalkan pada akhir Mei dan pengiriman dimulai 1 Juni. Model ini langsung menarik perhatian pasar, dan Li mengatakan respons awal jauh lebih baik dari perkiraan internal perusahaan.

Salah satu sinyal positif datang dari konsumen di luar basis pengguna Nio. Li menyebut pesanan ES9 dari non-pengguna Nio mencapai lebih dari 1,5 kali volume pesanan ES8 pada periode yang sama. Fakta ini menunjukkan bahwa ES9 tidak hanya mengandalkan loyalitas pelanggan lama, tetapi juga mulai masuk ke kelompok pembeli baru.

Di sisi lain, komposisi penjualan yang lebih kuat pada model berharga lebih tinggi membantu pendapatan Nio tumbuh lebih cepat daripada pengiriman pada kuartal pertama. Li mengatakan pertumbuhan pendapatan itu diperkirakan akan melampaui laju kenaikan delivery secara signifikan.

Onvo L80 diposisikan sebagai pengungkit baru

Selain ES9, Onvo L80 menjadi model yang sangat diperhatikan karena dinilai mampu mengubah peta persaingan di segmen SUV besar lima penumpang. Nio belum mengumumkan tanggal peluncuran pasti untuk model ini, tetapi perusahaan sebelumnya menyatakan mobil tersebut akan segera hadir.

Onvo sendiri menyiapkan tiga produk pada kuartal kedua, termasuk L80, serta versi penyegaran dari L90 dan L60. Li meyakini L80 bisa memicu efek berantai yang mendorong penjualan L90 dan L60, sekaligus membalik kurva penjualan merek tersebut.

Dengan pendekatan itu, Nio berharap bukan hanya memperkuat volume, tetapi juga menjaga kualitas pertumbuhan. Perusahaan menilai model-model baru ini penting untuk mempertahankan tren profitabilitas yang sedang dibangun.

Fokus juga bergeser ke bisnis non-kendaraan

Di luar penjualan mobil, Nio juga memperkuat perhatian pada bisnis non-vehicle yang tahun lalu menyumbang pendapatan 10 miliar yuan, atau sekitar $1,47 miliar. Li mengatakan ada ruang untuk meningkatkan profit dari lini ini hingga 500 juta yuan dari basis pendapatan tersebut.

Ia menilai pertumbuhan armada kendaraan yang terus bertambah akan ikut mendukung pendapatan dan laba dari bisnis non-kendaraan. Karena itu, Nio tidak hanya bertumpu pada peluncuran model baru, tetapi juga pada pengelolaan operasional yang lebih efisien.

Li menegaskan bahwa tujuan perusahaan bukan sekadar mencetak laba dalam satu kuartal. Ia meminta karyawan tidak lengah di kuartal kedua dan mendorong penyempurnaan operasi produk, akurasi peramalan permintaan, serta efisiensi untuk menghadapi tekanan harga bahan baku.

Jika Nio berhasil melewati fase peluncuran model baru dan transisi kendaraan dengan baik, perusahaan disebut akan berada pada posisi yang lebih menguntungkan pada kuartal ketiga dan keempat. Dalam pandangan manajemen, keberhasilan ES9 dan L80 akan menjadi penentu penting bagi langkah Nio menuju target profitabilitas penuh tahun 2026.

Terbaru