Pebalap Astra Honda Racing Team (AHRT) membuka Asia Road Racing Championship 2026 dengan hasil yang positif di Sepang International Circuit, Malaysia. Dalam seri yang berlangsung pada 11 hingga 12 April 2026 itu, tim mencatat dua podium lewat Rheza Danica Ahrens di kelas AP250 dan Herjun Atna Firdaus di kelas Supersport 600.
Hasil tersebut menjadi sinyal kuat bahwa AHRT langsung tampil kompetitif sejak awal musim. Di beberapa kelas, para pebalap muda Astra Honda juga mampu menjaga ritme bersaing di grup depan, termasuk saat menghadapi kondisi balapan yang menantang.
Rheza amankan podium di kelas AP250
Performa paling menonjol datang dari Rheza Danica Ahrens di kelas Asia Production 250 (AP250). Ia tampil konsisten sejak sesi awal dan menunjukkan daya saing kuat saat race pertama, ketika start dari posisi terdepan dan finis di urutan kelima.
Situasi yang lebih menentukan terjadi pada race kedua saat lintasan basah. Rheza sempat berada di posisi kedelapan, tetapi dia perlahan naik ke barisan depan dan memanfaatkan peluang di tikungan terakhir untuk mengamankan posisi kedua.
Hasil itu memberi Rheza tambahan poin penting dan menempatkannya di peringkat kedua klasemen sementara AP250 dengan 31 poin. Pencapaian ini sekaligus menjaga peluangnya untuk terus bersaing di papan atas pada seri-seri berikutnya.
Di race pertama AP250, rekan setimnya, Muhammad Badly Ayatullah, sempat memimpin jalannya balapan. Namun, ia harus terjatuh pada lap terakhir sehingga gagal menuntaskan peluang podium.
Herjun sumbang podium di SS600
Kontribusi podium berikutnya datang dari Herjun Atna Firdaus di kelas Supersport 600 (SS600). Pada race pertama, Herjun tampil sabar dan konsisten dalam duel ketat hingga akhirnya finis ketiga setelah pertarungan sengit di lap-lap akhir.
Kinerja Herjun menunjukkan bahwa AHRT juga punya daya saing kuat di kelas yang lebih tinggi. Hasil itu penting karena SS600 menuntut ketahanan, ketepatan membaca situasi, dan kemampuan menjaga ritme sepanjang balapan.
Pada race kedua, Herjun finis di posisi ketujuh. Meski tidak kembali naik podium, hasil tersebut tetap membuatnya berada di posisi ketiga klasemen sementara SS600 dengan 25 poin.
Debut Arbi dan langkah awal Adenanta
Fadillah Arbi Aditama juga mencuri perhatian saat menjalani debut di kelas SS600. Pada race pertama, ia finis keenam, lalu memperbaiki hasil pada race kedua dengan finis di posisi kelima setelah memulai dari posisi ke-10.
Perbaikan itu menunjukkan adaptasi yang berjalan cukup baik dalam menghadapi persaingan yang lebih ketat. Dari dua race awal, Arbi menempati posisi kedelapan klasemen sementara dengan 21 poin.
Di kelas Asia Superbike 1000 (ASB1000), M. Adenanta Putra juga mencatat awal yang menjanjikan sebagai rookie. Mengandalkan motor CBR1000RR-R, ia mampu bertahan di grup lima besar sebelum finis ketujuh pada dua balapan.
Dua hasil itu membuat Adenanta menempati posisi keenam klasemen sementara ASB1000 dengan 18 poin. Untuk seorang pendatang baru di kelas tertinggi, pencapaian tersebut memberi modal penting untuk menjaga konsistensi pada seri berikutnya.
Apresiasi untuk kerja tim AHRT
General Manager Marketing Planning and Analysis AHM, Andy Wijaya, memberikan apresiasi atas perjuangan para pebalap AHRT. Ia menilai semangat juang para pebalap sudah terlihat kuat sejak seri pembuka dan menjadi bekal yang baik bagi tim.
Menurut Andy, hasil di Sepang memberi awal yang positif untuk menghadapi musim balap 2026 yang masih menyisakan lima seri. Dengan modal dua podium dan beberapa posisi poin penting, AHRT datang ke seri berikutnya dengan kepercayaan diri yang terjaga.
Seri selanjutnya Asia Road Racing Championship 2026 akan berlangsung di Chang International Circuit, Thailand, pada 8–10 Mei 2026 mendatang. Hasil dari Sepang menunjukkan AHRT punya peluang untuk kembali bersaing di barisan depan jika mampu mempertahankan konsistensi dan ketepatan strategi balap.
