JAECOO J5 EV Terlaris di Indonesia, Angka Penjualannya Meledak di Central Park!

JAECOO Sales Indonesia memanfaatkan OTO Mall Exhibition di Central Park Mall, LG Atrium Solaria, sebagai panggung untuk mendekatkan dua model andalannya kepada konsumen urban Jakarta Barat. Pameran yang berlangsung pada 13–19 April 2026 itu menempatkan JAECOO J5 EV sebagai sorotan utama karena statusnya sebagai mobil listrik terlaris di Indonesia berdasarkan data retail GAIKINDO.

Kehadiran model ini di pusat perbelanjaan bukan hanya untuk memamerkan produk, tetapi juga untuk menunjukkan bagaimana mobil listrik dengan biaya operasional rendah semakin relevan bagi pengguna perkotaan. Di tengah pasar SUV yang padat pilihan, JAECOO menonjol lewat kombinasi desain modern, teknologi efisien, dan harga yang disebut kompetitif.

Daya tarik J5 EV di tengah mobilitas urban

JAECOO J5 EV hadir sebagai jawaban atas kebutuhan mobilitas harian yang praktis dan hemat energi. Dengan baterai 60,9 kWh, mobil ini diklaim mampu menempuh jarak hingga sekitar 534 kilometer dalam sekali pengisian daya berdasarkan pengujian internal di Indonesia.

Angka tersebut lebih tinggi dibanding estimasi jarak tempuh berdasarkan standar NEDC yang berada di kisaran 461 kilometer. Untuk pengguna dengan rutinitas sekitar 50 kilometer per hari, kebutuhan pengisian daya menjadi lebih jarang dan lebih mudah disesuaikan dengan pola penggunaan di kota besar.

Dari sisi biaya, J5 EV juga menawarkan efisiensi yang menarik. Dengan asumsi tarif listrik sekitar Rp1.700 per kWh, biaya energinya diperkirakan sekitar Rp290.760 per bulan atau sekitar Rp9.600 per hari.

Simulasi itu menempatkan J5 EV sebagai salah satu opsi paling efisien di lini JAECOO untuk kebutuhan harian. Dalam perhitungan jangka lebih panjang, biaya energinya disebut berada di kisaran Rp872.000 untuk tiga bulan, atau sekitar Rp3.490.000 per tahun.

Fitur yang memperluas fungsi kendaraan

J5 EV tidak hanya mengandalkan efisiensi, tetapi juga menawarkan fitur Vehicle to Load atau V2L. Fitur ini memungkinkan mobil menjadi sumber listrik portabel dengan daya hingga 3,3 kW.

Kemampuan tersebut membuat mobil ini tidak lagi dipandang sekadar alat transportasi. Dalam situasi tertentu, pengguna dapat memanfaatkannya untuk kegiatan luar ruang atau kebutuhan sederhana seperti mengisi daya perangkat elektronik.

Pendekatan seperti ini sejalan dengan kebutuhan konsumen perkotaan yang mencari kendaraan serbaguna. Mobil listrik kini tidak hanya dinilai dari jarak tempuh, tetapi juga dari seberapa luas fungsinya dalam aktivitas sehari-hari.

Catatan penjualan yang mendorong perhatian pasar

Status J5 EV sebagai mobil listrik terlaris di Indonesia diperkuat oleh data distribusi retail GAIKINDO. Pada Januari, distribusinya tercatat 1.942 unit, lalu naik menjadi 2.926 unit pada Februari, dan 2.775 unit pada Maret.

Tren itu menunjukkan permintaan yang konsisten di pasar domestik. Tingginya permintaan juga mendorong percepatan pengiriman unit, dengan target 13.000 unit telah diterima konsumen hingga akhir April 2026.

Di tengah peningkatan tersebut, kehadiran J5 EV di Central Park menjadi strategi untuk menjaga momentum. Pameran langsung memberi kesempatan bagi calon konsumen untuk melihat desain, ruang kabin, dan fitur yang selama ini menjadi bahan pertimbangan dalam memilih mobil listrik.

JAECOO J7 SHS-P melengkapi lini unggulan

Selain J5 EV, JAECOO juga menampilkan J7 SHS-P sebagai pasangan produk unggulan. Model plug-in hybrid ini mengusung mesin 1.5 liter turbocharged yang dipadukan dengan motor listrik, menghasilkan tenaga hingga 301 hp dan torsi puncak 525 Nm.

Kombinasi tersebut dirancang untuk memberi respons berkendara yang bertenaga sekaligus fleksibel. Dalam kondisi baterai penuh, J7 SHS-P bisa melaju sejauh 106 kilometer dalam mode listrik murni, sedangkan daya jelajah totalnya disebut mencapai 1.377 kilometer.

Teknologi Super Hybrid System atau SHS menjadi basis utama model ini. Dengan konsumsi bensin sekitar 35 kilometer per liter, biaya energi untuk penggunaan 1.500 kilometer per bulan diperkirakan sekitar Rp486.814 per bulan atau sekitar Rp5.840.000 per tahun.

Dari sisi tampilan, J7 SHS-P hadir dengan garis bodi tegas dan lampu utama LED vertikal. Di bagian kabin, layar sentuh 14,8 inci menjadi pusat kendali yang juga terhubung dengan fitur ADAS dan sistem audio premium.

Membangun posisi di pasar nasional

Partisipasi JAECOO di OTO Mall Exhibition menunjukkan bahwa merek ini tidak hanya mengejar penjualan, tetapi juga membangun persepsi di pasar nasional. Fokusnya ada pada desain, teknologi, dan pengalaman berkendara yang sesuai dengan kebutuhan pengguna masa kini.

Langkah tersebut ikut mengangkat posisi JAECOO di Indonesia, yang disebut telah masuk jajaran 10 besar merek otomotif di Tanah Air. Dengan J5 EV yang semakin kuat di pasar mobil listrik dan J7 SHS-P yang menawarkan alternatif elektrifikasi lain, JAECOO terus memperluas daya tariknya di segmen SUV modern.

Source: www.oto.com

Berita Terkait

Back to top button