VinFast VF e34 mulai masuk radar konsumen yang mencari SUV listrik dengan harga lebih terjangkau. Model asal Vietnam ini ditawarkan mulai Rp283 juta lewat skema sewa baterai, sehingga langsung menempatkan diri sebagai opsi menarik di pasar kendaraan listrik Indonesia.
Di tengah persaingan yang selama ini ramai diisi merek Jepang, Eropa, dan China, VF e34 hadir dengan kombinasi yang sulit diabaikan. Mobil ini membawa format SUV kompak lima penumpang, fitur modern, serta performa yang cukup kompetitif untuk penggunaan harian di kawasan perkotaan.
Harga jadi senjata utama
Daya tarik terbesar VF e34 ada pada strategi harganya. VinFast menawarkan dua pilihan, yakni Rp320 juta untuk pembelian unit beserta baterai dan Rp283 juta untuk unit dengan skema sewa baterai.
Untuk skema sewa, biaya langganan baterai dipatok Rp593 ribu per bulan. Menurut informasi yang dirilis, biaya tersebut bersifat flat tanpa kenaikan di masa depan, disertai garansi baterai seumur hidup dan garansi kendaraan hingga 7 tahun.
VinFast juga menyertakan fasilitas pengisian daya gratis di stasiun tertentu selama tiga tahun hingga Maret 2028. Paket ini membuat total penawaran VF e34 terlihat agresif, terutama bagi konsumen yang masih mempertimbangkan biaya kepemilikan mobil listrik.
Desain kompak dengan identitas kuat
Secara tampilan, VF e34 mengusung desain yang modern dan cukup mudah dikenali. Ciri utamanya terlihat pada logo “V” yang membentang di bagian depan dan kembali ditegaskan lewat desain lampu belakang LED yang menyatu.
Lampu siang hari berbentuk garis tipis memberi kesan futuristik. Sementara itu, lampu utama sudah memakai LED proyektor dan bagian grille dibuat minimalis, mengikuti karakter umum kendaraan listrik.
Dimensinya berada di kelas SUV kompak. Panjang mobil sekitar 4,3 meter dengan wheelbase 2,6 meter, lalu ground clearance 165 mm yang dinilai cukup adaptif untuk kondisi jalan di Indonesia.
VinFast memasang velg 18 inci dengan ban 215/45. Kombinasi ini memberi kesan crossover yang lebih sporty, tanpa meninggalkan karakter praktis untuk kebutuhan harian.
Di bagian belakang, bagasi memiliki kapasitas 290 liter. Ruang ini masih bisa diperluas lewat pelipatan kursi belakang dengan konfigurasi 60:40, sehingga cukup mendukung mobilitas keluarga kecil atau pengguna urban.
Performa untuk kota, tetap responsif
VF e34 memakai motor listrik penggerak roda depan. Tenaganya tercatat 148 hp dengan torsi 242 Nm, angka yang cukup menjanjikan untuk ukuran SUV listrik kompak.
Akselerasi 0 sampai 100 km/jam diklaim hanya 9 detik. Untuk penggunaan dalam kota, karakter ini memberi modal penting karena respons pedal dapat terasa sigap saat dibutuhkan.
Baterainya berkapasitas 41,9 kWh. Dalam sekali pengisian penuh, jarak tempuhnya disebut mencapai 318,6 km.
Kemampuan pengisian cepat juga menjadi salah satu nilai jual. Dari 10 persen ke 70 persen, waktu yang dibutuhkan sekitar 27 menit dengan fast charging.
Kabin sederhana, fitur tidak sederhana
Interior VF e34 dibuat minimalis, namun tetap mengutamakan fungsi. Pusat kendalinya adalah head unit 10 inci berbasis Android yang mengatur banyak fitur kendaraan.
Sistem ini sudah mendukung kamera 360 derajat, konektivitas ponsel, dan berbagai pengaturan lain. Untuk pengemudi, setir dilengkapi pengaturan tilt dan telescopic serta dibalut material kulit.
VinFast juga menyediakan tiga mode berkendara, yaitu Eco, Comfort, dan Sport. Kehadiran mode ini memberi keleluasaan bagi pengguna untuk menyesuaikan karakter mobil sesuai kebutuhan perjalanan.
Material kabin memang masih didominasi plastik keras. Namun kualitasnya disebut cukup baik dan tidak memberi kesan murahan, sementara kursi depan terasa empuk dan baris belakang cukup lega untuk dua penumpang dewasa.
ADAS dasar, tapi relevan
Di sektor keselamatan, VF e34 telah dibekali fitur bantuan berkendara berbasis ADAS level dasar. Beberapa di antaranya mencakup blind spot monitoring, rear cross traffic warning, door open warning, dan park assist.
Fitur-fitur ini memang belum masuk kategori paling canggih di kelas kendaraan listrik modern. Meski begitu, kehadirannya tetap relevan untuk penggunaan sehari-hari, terutama dalam kondisi lalu lintas kota yang padat.
Impresi berkendaranya juga disebut positif dalam pengujian singkat. Suspensi terasa empuk, kabin cukup kedap, dan handling dinilai stabil saat diajak bermanuver.
Mode Sport menjadi salah satu bagian yang paling menonjol saat digunakan. Respons akselerasinya terasa lebih spontan, memberi pengalaman berkendara yang lebih hidup dibanding ekspektasi awal terhadap SUV listrik dengan harga kompetitif.
Dengan paket harga, performa, dan fitur yang dibawanya, VinFast VF e34 masuk sebagai penantang baru yang patut diperhitungkan. Bagi konsumen yang ingin beralih ke mobil listrik tanpa biaya awal terlalu tinggi, model ini membuka pilihan baru yang membuat persaingan EV di Indonesia semakin ketat.
