Hogers Indonesia Motorsport resmi diperkenalkan di Jakarta sebagai tim baru yang siap meramaikan persaingan balap nasional. Kehadirannya menandai langkah komunitas Hogers Indonesia untuk masuk lebih jauh ke ranah motorsport profesional dengan arah yang lebih terstruktur dan berkelanjutan.
Tim ini tidak hanya dibentuk untuk tampil di lintasan, tetapi juga untuk membuka ruang partisipasi yang lebih luas bagi para anggota komunitas otomotif tersebut. Mengacu pada keterangan yang dilansir dari Detik Sport, pembentukan Hogers Indonesia Motorsport menjadi bagian dari visi jangka panjang dalam mendukung pertumbuhan dunia balap di tanah air.
Komunitas yang naik kelas ke arena kompetisi
Perwakilan Hogers Indonesia, Yudi Djaja, menegaskan bahwa tim ini lahir dari kesamaan minat para anggotanya terhadap otomotif. Ia menyebut Hogers Indonesia sebagai keluarga dengan passion yang sama, lalu semangat itu ingin dibawa ke level yang lebih tinggi melalui kehadiran tim balap.
Pernyataan itu memberi gambaran bahwa Hogers Indonesia Motorsport tidak hadir sebagai proyek sesaat. Arah pembentukannya terlihat sebagai upaya menghubungkan komunitas dengan kompetisi resmi yang selama ini menjadi panggung utama motorsport nasional.
Struktur tim disusun dengan peran yang jelas
Di sisi internal, Hogers Indonesia Motorsport membangun susunan manajemen dengan pembagian tugas yang tegas. Ristiawan Sherman memegang peran sebagai Team Principal, Vice Director, sekaligus pebalap dengan nomor mobil 88.
Posisi pebalap utama dipercayakan kepada Yoshihiro Fajaryanto yang menggunakan nomor mobil 77. Dukungan teknis juga sudah disiapkan melalui Berman Jandry sebagai Team Director, Eric Steven yang merangkap Team Manager dan Lead Race Engineer, serta Umar Yari Kartabrata sebagai Race Engineer.
Untuk urusan komunikasi dan pemasaran, tim ini melibatkan Hisyam Abdat. Sementara itu, Nanang Hamdani hadir sebagai advisor tim untuk memberi arahan di balik pengembangan organisasi dan aktivitas balap.
Sasar dua ajang balap bergengsi
Pada tahap awal, Hogers Indonesia Motorsport dijadwalkan tampil di dua kejuaraan, yaitu Subaru BRZ Super Series dan Superstars Sportscar Series. Kehadiran di dua ajang ini menunjukkan bahwa tim langsung menargetkan kompetisi yang sudah memiliki posisi penting dalam peta balap nasional.
Langkah tersebut juga memperlihatkan kesiapan tim untuk beradaptasi dengan tuntutan balapan yang kompetitif. Dengan membawa nama komunitas ke lintasan, tim ini diharapkan bisa menambah warna dalam persaingan sekaligus memperkuat hubungan antara penggemar otomotif dan dunia motorsport profesional.
Dukungan dari pelumas dan ekosistem balap
Peluncuran tim ini turut mendapat sokongan dari Liqui Moly sebagai produsen pelumas. Pihak pendukung berharap kemitraan yang terbangun dapat berlangsung jangka panjang dan ikut mendorong pengembangan seri balap di Indonesia.
Dukungan lain datang dari Mandalika Grand Prix Association atau MGPA. Melalui ajang internasional seperti GT World Challenge Asia di Sirkuit Mandalika, MGPA memberi ruang bagi komunitas otomotif untuk terlibat dalam berbagai aktivitas, termasuk rencana trackday yang bisa menjadi penguat ekosistem motorsport.
Kehadiran Hogers Indonesia Motorsport memperlihatkan bahwa komunitas otomotif kini tak hanya berhenti pada kegiatan kebersamaan, tetapi juga mulai masuk ke jalur pembinaan dan kompetisi yang lebih serius. Dengan struktur tim yang lengkap, dukungan mitra, dan target turun di dua ajang balap, tim ini langsung menempatkan diri sebagai salah satu entitas baru yang patut diperhatikan di arena balap nasional.
