Jaecoo Turunkan Harga J5 EV Bulan Ini, Varian Termurah Kini Cuma Rp 279,9 Juta!

Jaecoo kembali menyesuaikan harga J5 EV pada bulan ini, dan langkah itu membuat banderol termurahnya turun menjadi Rp 279,9 juta. Model yang sebelumnya dikenal berada di kisaran Rp 300 jutaan itu kini dipasarkan lebih rendah, sehingga posisinya makin menarik di segmen mobil listrik.

Perubahan harga ini cukup mencuri perhatian karena biasanya penyesuaian harga bulanan justru bergerak naik. Namun, Jaecoo memilih arah berbeda dengan memangkas harga J5 EV dari Rp 299 juta menjadi Rp 279,9 juta untuk varian termurahnya, sementara varian tertinggi kini dipasang Rp 309,9 juta.

Harga J5 EV Jadi Lebih Ramah di Kantong

Langkah penurunan harga tersebut memberi sinyal bahwa Jaecoo ingin menjaga daya tarik J5 EV di tengah pasar mobil listrik yang makin ramai. Model ini memang sempat menonjol berkat harga awalnya yang dianggap kompetitif, lalu kini dibuat lebih terjangkau agar bisa menjangkau konsumen yang lebih luas.

Dari sisi pasar, J5 EV sudah menunjukkan performa yang kuat. Mobil listrik ini bahkan disebut mampu terjual lebih dari 4 ribu unit pada kuartal pertama tahun ini, sehingga menempatkannya sebagai salah satu model listrik terlaris di segmennya.

Pesanan Sudah Menembus 10 Ribu Unit

Tingginya minat terhadap J5 EV juga terlihat dari jumlah pemesanan yang sudah melampaui 10 ribu unit. Angka itu jauh lebih besar dibanding unit yang sudah dikirim, yang baru mencapai sekitar 5 ribu unit.

Kondisi tersebut memperlihatkan bahwa permintaan pasar masih sangat tinggi, meski distribusinya belum mengimbangi seluruh pesanan. Bagi Jaecoo, capaian ini menjadi modal penting karena J5 EV merupakan mobil listrik pertama yang mereka pasarkan.

Posisi Jaecoo di Tengah Persaingan Mobil Listrik

Keberhasilan J5 EV ikut membantu Jaecoo memperkuat namanya di pasar. Sebagai sub-brand dari Chery, Jaecoo berhasil membuat model barunya bersaing dengan sejumlah pemain besar, termasuk BYD dan Chery sendiri.

Di tengah persaingan itu, J5 EV tampil sebagai model yang paling menonjol karena volume penjualannya mampu mengungguli beberapa rival. Ini menjadi pencapaian penting bagi merek yang masih terbilang baru di pasar mobil listrik Indonesia.

Masih Ada J7 dan J8 SHS di Lini Produk

Meski J5 EV mencuri perhatian paling besar, Jaecoo tetap menjual model lain di pasar. J7 dan J8 SHS masih menjadi bagian dari lini produk mereka, dan keduanya hadir sebagai mobil PHEV.

Kedua model itu juga mencatat hasil yang cukup baik di pasar, meski masih berada di bawah Chery Tiggo 8 CSH. Kehadiran J7 dan J8 SHS menunjukkan bahwa Jaecoo tidak hanya mengandalkan satu model untuk membangun pijakan di segmen elektrifikasi.

Penyesuaian harga J5 EV pada bulan ini memperlihatkan strategi Jaecoo untuk menjaga momentum penjualan di tengah tingginya permintaan. Dengan banderol termurah Rp 279,9 juta dan status sebagai salah satu mobil listrik terlaris, J5 EV tetap menjadi model yang paling diperhatikan dari lini Jaecoo saat ini.

Exit mobile version