Changan Pamer Baterai Golden Shield Di Chongqing, 5.000 Siklus Dan Isi 30-80% Cuma 10 Menit

Changan Automobile memperkenalkan teknologi baterai Golden Shield di pusat penelitian dan teknologi mereka di Chongqing, China. Inovasi ini dirancang untuk menjawab kekhawatiran konsumen tentang ketahanan, keamanan, dan efisiensi kendaraan listrik.

Dalam kunjungan pabrik tersebut, Changan menampilkan pendekatan yang menekankan sinergi antara desain baterai dan kendaraan agar performa penyimpanan daya menjadi lebih optimal. Sel baterai masih dipasok oleh CATL sebagai mitra strategis, sementara kemasan baterai dikembangkan secara mandiri oleh Changan.

Fokus pada daya tahan baterai

Head of Marketing Changan Indonesia, Ridjal Mulyadi, menjelaskan bahwa ketahanan baterai Golden Shield sudah diuji melampaui standar umum. Ia menyebutkan data teknis yang menunjukkan kualitas baterai tetap stabil meski kendaraan telah menempuh jarak ratusan ribu kilometer.

Ridjal juga menuturkan bahwa umur pakai sel baterai ini lebih dari 5.000 siklus. Sistemnya memakai Teknologi Pelapisan Katoda Sel Standar Stabilitas Tinggi serta kontrol siklus hidup berbasis AI, dengan tingkat kesalahan prediksi dalam pemantauan kesehatan baterai di bawah 3 persen.

Keamanan menjadi perhatian utama

Selain ketahanan, Changan menempatkan sektor keamanan sebagai nilai jual penting pada Golden Shield Battery. Perusahaan menyebut belum ditemukan insiden overheating pada baterai yang sudah dipasang dan diuji pada lebih dari 1 juta kendaraan.

Ridjal menambahkan bahwa tingkat kecacatan baterai tersebut berhasil ditekan hingga level PPB atau parts per billion. Material khusus dan sistem pemantauan digital menjadi bagian dari strategi perusahaan untuk meminimalkan risiko kegagalan teknis pada perangkat penyimpan daya itu.

Efisiensi dan struktur kendaraan ikut diperkuat

Changan juga mengandalkan arsitektur Cell-to-Vehicle atau CTV agar baterai terintegrasi langsung ke platform mobil. Perusahaan mengklaim efisiensi sistem ini mencapai 86 persen dan memberi kontribusi pada penggunaan energi yang lebih optimal.

Struktur kendaraan ikut diperkuat dengan Honeycomb Aluminium Shield yang diklaim tiga kali lebih kuat dibanding standar keamanan kolong C-IASI. Pendekatan ini menunjukkan bahwa pengembangan baterai tidak berdiri sendiri, melainkan terkait langsung dengan desain bodi dan perlindungan kendaraan secara keseluruhan.

Pengisian daya lebih cepat di suhu ekstrem

Teknologi pengisian daya juga menjadi sorotan dalam pengenalan Golden Shield Battery. Changan memakai high-frequency pulse heating untuk membantu performa baterai di suhu ekstrem, terutama di wilayah beriklim dingin.

Ridjal menjelaskan bahwa pengisian daya dari 30 persen ke 80 persen hanya memerlukan 10 menit. Pada suhu sangat dingin hingga minus 30 derajat Celsius, pengisian dari 0 persen ke 80 persen diklaim tetap optimal dan membutuhkan waktu 40 menit lebih singkat.

Dorongan efisiensi jangka panjang

Golden Shield Battery juga menawarkan peningkatan kepadatan energi sebesar 30 persen per satuan berat. Bagi pengguna kendaraan listrik, peningkatan ini bisa membantu efisiensi beban dan mendukung penggunaan ruang yang lebih efektif di kendaraan.

Changan turut memproyeksikan biaya pengisian daya dapat ditekan hingga 50 persen dalam jangka waktu sepuluh tahun ke depan. Klaim tersebut menempatkan teknologi Golden Shield bukan hanya sebagai pengembangan performa, tetapi juga sebagai upaya menekan biaya operasional kendaraan listrik dalam jangka panjang.

Exit mobile version