KIA Tembus 779.169 Unit di Kuartal I 2026, Rekor Sepanjang Sejarah Saat Pasar Makin Sulit!

Author: Qoo Media

KIA membukukan penjualan global 779.169 unit pada kuartal I 2026. Capaian ini disebut sebagai performa kuartal pertama tertinggi sepanjang sejarah perusahaan otomotif tersebut.

Hasil itu datang saat pasar otomotif global bergerak dalam situasi yang semakin kompleks. Kinerja KIA juga dinilai tidak hanya ditopang ekspansi volume, tetapi oleh kemampuan menjaga relevansi produk di banyak segmen dan wilayah.

Penjualan Global Ditopang Pasar Luar Korea

Kontribusi terbesar datang dari pasar luar Korea. Pada Maret 2026, penjualan KIA di luar pasar domestiknya tercatat 228.987 unit.

Di pasar Korea, penjualan mencapai 56.404 unit. Angka ini naik 12,8 persen dibanding periode yang sama sebelumnya.

Eropa juga memberi dorongan penting bagi pertumbuhan tersebut. KIA mencatat rekor penjualan bulanan baru di kawasan itu dengan total 58.750 unit kendaraan.

Data ini menunjukkan penyebaran kontribusi penjualan KIA cukup merata. Kinerja tidak hanya bergantung pada satu pasar, tetapi berasal dari kombinasi wilayah utama yang tetap aktif menyerap produk.

SUV Masih Menjadi Andalan

Lini SUV tetap menjadi penopang utama penjualan global KIA. Pada Maret 2026, Sportage menjadi model terlaris dengan 48.885 unit.

Di bawahnya ada Seltos yang mencatat 31.761 unit. Sorento menyusul dengan penjualan 21.285 unit.

Dominasi tiga model itu menegaskan kuatnya permintaan terhadap SUV. Segmen ini masih dianggap paling relevan di berbagai pasar, baik untuk kebutuhan keluarga maupun penggunaan harian.

Permintaan yang konsisten pada SUV juga memberi sinyal penting bagi arah strategi produk KIA. Saat pasar berubah cepat, model dengan daya tarik luas tetap menjadi fondasi penjualan perusahaan.

Pasar Korea Ikut Menguat

Di pasar domestik, KIA juga memperlihatkan tren positif. Sorento memimpin penjualan kendaraan penumpang dengan total 10.870 unit.

Sportage berada di posisi berikutnya dengan 5.540 unit. Carnival menempati jajaran teratas berikutnya dengan 5.407 unit.

Komposisi ini menunjukkan pasar Korea masih memberi ruang besar bagi model keluarga dan SUV. Permintaan domestik yang naik juga memberi bantalan tambahan bagi performa global KIA pada awal tahun.

Kenaikan 12,8 persen di Korea memberi gambaran bahwa momentum pertumbuhan tidak hanya terjadi di pasar ekspor. Basis pelanggan dalam negeri juga tetap kuat dan responsif terhadap portofolio produk yang ditawarkan.

Peran EV Mulai Terlihat

Selain kendaraan konvensional, segmen electric vehicle mulai menunjukkan kontribusi yang lebih terukur. Di pasar Korea, penjualan EV KIA pada Maret 2026 mencapai 16.187 unit.

Model yang memimpin kategori ini adalah EV3, EV5, dan PV5. Kehadiran ketiganya memperlihatkan bahwa elektrifikasi mulai bergerak dari tahap awal menuju fase yang lebih relevan secara komersial.

Angka tersebut juga memberi sinyal bahwa penerimaan pasar terhadap kendaraan listrik semakin nyata. Bukan hanya sebagai tren, EV mulai tampil sebagai bagian penting dari bauran penjualan KIA.

Perkembangan ini sejalan dengan kesiapan produk yang lebih matang. Di saat yang sama, respons konsumen juga menunjukkan bahwa kendaraan listrik mulai dipertimbangkan lebih serius dalam keputusan pembelian.

Respons Terhadap Perubahan Konsumen

Head of Marketing KIA Sales Indonesia, Rendy Pratama, menilai perkembangan global ini mencerminkan perubahan ekspektasi konsumen yang semakin dinamis. Menurut dia, arah KIA dibangun tidak hanya berfokus pada produk.

Dalam keterangannya, Rendy menyebut KIA konsisten menghadirkan teknologi, desain, dan pengalaman eksklusif yang relevan dalam kehidupan sehari-hari. Pernyataan ini memperlihatkan bahwa persaingan kini tidak hanya soal angka penjualan, tetapi juga soal bagaimana merek menjaga hubungan dengan kebutuhan konsumen.

Dengan capaian 779.169 unit pada kuartal I 2026, KIA menunjukkan kekuatan produk di segmen inti sekaligus mulai memetik hasil dari dorongan elektrifikasi. Rekor ini juga menegaskan bahwa kombinasi pasar global, dominasi SUV, dan kontribusi EV menjadi elemen utama dalam laju penjualan perusahaan.

Terbaru