Harga BBM 23 April 2026, Diesel Non-Subsidi Tembus Hampir Rp25 Ribu di Sejumlah Wilayah

Harga BBM non-subsidi kembali mengalami penyesuaian pada 23 April 2026, dengan dampak paling terasa pada produk diesel. Di sejumlah wilayah, harga Pertamina Dex sudah berada di kisaran Rp23 ribu hingga mendekati Rp25 ribu per liter, sementara BP Ultimate Diesel bahkan tercatat tembus Rp25.560 per liter.

Pola perubahan ini mengikuti pergerakan harga minyak dunia yang masih fluktuatif. Di sisi lain, BBM bersubsidi seperti Pertalite dan Biosolar tetap bertahan di harga lama, sehingga beban biaya pengisian masih lebih terkendali untuk pengguna kendaraan harian.

Harga BBM Pertamina yang Menonjol di Jawa

Di wilayah Jawa, Pertalite masih dijual Rp10.000 per liter dan Biosolar Rp6.800 per liter. Sementara itu, Pertamax berada di Rp12.300 per liter, Pertamax Green 95 di Rp12.900 per liter, dan Pertamax Turbo di Rp19.400 per liter.

Kenaikan paling mencolok terlihat pada BBM diesel non-subsidi. Dexlite tercatat Rp23.600 per liter dan Pertamina Dex Rp23.900 per liter, sehingga keduanya masuk kategori yang paling mahal di jaringan Pertamina untuk wilayah Jawa dan Bali.

Harga Tertinggi Ada di Sejumlah Wilayah Luar Jawa

Perbedaan harga antardaerah masih terlihat jelas karena faktor pajak daerah dan biaya distribusi. Di Sumatera Barat, Riau, serta Kepulauan Riau, Pertamina Dex mencapai Rp24.950 per liter dan Dexlite Rp24.650 per liter.

Harga serupa juga muncul di Kalimantan Selatan dan Kalimantan Utara, dengan Pertamina Dex Rp24.950 per liter serta Dexlite Rp24.650 per liter. Di wilayah lain seperti Aceh, Sumatera Utara, Jambi, Bengkulu, Sumatera Selatan, Bangka Belitung, Lampung, Sulawesi, dan Nusa Tenggara Timur, Pertamina Dex berada di Rp24.450 per liter dan Dexlite Rp24.150 per liter.

Pada FTZ Batam, harga BBM juga berbeda dari banyak wilayah lain. Pertamax dipatok Rp11.750 per liter, Pertalite Rp10.000 per liter, Dexlite Rp22.450 per liter, dan Pertamina Dex Rp22.700 per liter.

BP Juga Menyesuaikan Harga

SPBU jaringan BP-AKR turut melakukan penyesuaian harga pada April 2026. BP 92 tercatat Rp12.390 per liter, BP Ultimate Rp12.930 per liter, dan BP Ultimate Diesel menjadi yang paling mahal karena mencapai Rp25.560 per liter.

Angka itu menunjukkan bahwa tekanan pada BBM diesel non-subsidi tidak hanya terjadi di Pertamina. Tren yang sama juga terlihat pada jaringan SPBU lain, sehingga konsumen kendaraan diesel perlu lebih cermat memantau perubahan harga sebelum mengisi bahan bakar.

BBM Bersubsidi Masih Stabil

Di tengah penyesuaian pada produk non-subsidi, harga BBM subsidi tetap tidak berubah. Pertalite masih berada di Rp10.000 per liter dan Biosolar tetap Rp6.800 per liter di berbagai wilayah yang tercantum.

Kondisi ini membuat selisih harga antara BBM subsidi dan non-subsidi semakin lebar, terutama di kelompok diesel. Dengan harga Pertamina Dex yang mendekati Rp25 ribu per liter di beberapa daerah, beban pengeluaran pengguna kendaraan diesel kelas tertentu ikut meningkat.

Perbedaan Harga Antardaerah Masih Lebar

Daftar harga terbaru menunjukkan bahwa lokasi pengisian sangat memengaruhi biaya BBM yang harus dibayar. Wilayah dengan biaya logistik lebih tinggi cenderung mencatat harga lebih mahal, terutama untuk produk diesel non-subsidi.

Pada level nasional, Pertamax Turbo ada di kisaran Rp19.400 hingga Rp20.250 per liter, sedangkan Pertamina Dex dan Dexlite bergerak di rentang Rp22 ribu sampai hampir Rp25 ribu per liter. Pergerakan ini menegaskan bahwa konsumen perlu memeriksa harga sesuai wilayah sebelum berangkat ke SPBU.

Terkait