Jumlah unitnya memang sangat kecil, tetapi risiko di balik penarikan kembali ini tidak bisa dianggap ringan. Hyundai dan Kia menarik 17 mobil listrik di Amerika Serikat karena masalah pada sel baterai berpotensi memicu korsleting internal hingga kebakaran.
Kasus tersebut melibatkan Hyundai Ioniq 5 serta Kia EV6 dan EV9. Pemilik unit yang terdampak diminta tidak mengisi daya baterai lebih dari 80 persen dan memarkir mobil di luar ruangan sebelum penanganan dilakukan.
Masalah Berawal dari Posisi Elektroda Baterai
Menurut informasi yang dilaporkan kepada National Highway Traffic Safety Administration atau NHTSA, elektroda pada sel baterai ditemukan tidak terpasang sejajar. Kondisi itu dapat meningkatkan risiko korsleting di dalam baterai, yang kemudian berpotensi menyebabkan kebakaran pada kendaraan.
Risiko ini menjadi lebih penting diperhatikan bila mobil berada di area tertutup, seperti garasi atau bangunan parkir. Meski belum ada laporan insiden yang dikaitkan dengan persoalan tersebut, Hyundai dan Kia tetap mengambil langkah recall sebagai tindakan pencegahan.
| Model | Unit yang Dicantumkan | Masalah |
|---|---|---|
| Hyundai Ioniq 5 | 6 unit | Elektroda sel baterai tidak sejajar |
| Kia EV6 | 7 unit | Elektroda sel baterai tidak sejajar |
| Kia EV9 | 1 unit | Elektroda sel baterai tidak sejajar |
Rincian unit yang dicantumkan meliputi enam Ioniq 5, tujuh EV6, dan satu EV9, sementara total recall disebut mencapai 17 kendaraan. Seluruh unit yang menjadi perhatian berada di pasar Amerika Serikat.
SK On Jadi Bagian Penting dalam Penelusuran
Masalah ini tidak dikaitkan dengan proses perakitan kendaraan, melainkan dengan produksi sel baterai oleh SK On. Karena komponen baterai menjadi titik persoalan, Hyundai dan Kia perlu mewaspadai kemungkinan temuan serupa di negara lain.
Ketiga model yang disebut dalam recall tersebut juga telah dipasarkan di Indonesia. Karena itu, potensi isu pada rantai pasok baterai menjadi perhatian yang relevan, meski laporan yang ada berfokus pada kendaraan di Amerika Serikat.
Hyundai masih mengandalkan Ioniq 5 sebagai salah satu model listrik utamanya, termasuk melalui kehadiran varian performa Ioniq 5 N. Model Ioniq 5 juga dirakit secara lokal di Indonesia, berbeda dengan Kia EV6 dan EV9 yang masih didatangkan dari luar negeri.
Bukan Recall Pertama bagi Hyundai di AS
Penarikan kembali kendaraan di Amerika Serikat bukan hal baru bagi Hyundai. Dalam beberapa waktu sebelumnya, Palisade pernah terkena recall, sementara sekitar 500 unit Tucson juga sempat ditarik pada tahun lalu.
Ioniq 5 pun pernah menjadi bagian dari recall terdahulu, termasuk versi Ioniq 5 N. Pada kasus-kasus lain, persoalan yang ditangani Hyundai berkaitan dengan komponen mesin maupun fitur kendaraan yang memerlukan perbaikan.
Laporan ridertua.com menyebut langkah pencegahan ini diambil sebelum muncul insiden yang berkaitan dengan baterai pada unit terdampak. Bagi pemilik kendaraan, anjuran pembatasan pengisian daya dan parkir di luar ruangan menjadi langkah sementara untuk mengurangi risiko.
Hyundai terus memperluas lini Ioniq di sejumlah pasar dan menyiapkan Ioniq 3 untuk diperkenalkan tahun ini. Di sisi lain, Kia juga melanjutkan pengembangan jajaran kendaraan listriknya, termasuk EV6 dan EV9 yang kini ikut tercakup dalam perhatian recall tersebut.







