Wuling Eksion Mulai Rp 389 Juta, SUV Elektrifikasi Pertama Yang Menantang Destinator

Wuling Motors resmi memasarkan Eksion sebagai SUV elektrifikasi baru di Indonesia dengan dua opsi teknologi penggerak. Varian EV dibanderol mulai Rp 389 juta, sedangkan versi PHEV dijual mulai Rp 449 juta.

Model ini langsung menempatkan diri di segmen yang semakin ramai karena menawarkan pilihan kendaraan ramah lingkungan dengan karakter yang berbeda. Wuling menyebut Eksion sebagai jawaban untuk konsumen yang membutuhkan mobil yang efisien, nyaman, dan relevan dengan kebutuhan elektrifikasi saat ini.

Dua pilihan powertrain dalam satu model

Eksion menjadi SUV pertama dari Wuling yang menawarkan powertrain EV dan PHEV secara bersamaan di Indonesia. Kehadiran dua opsi ini memberi ruang bagi konsumen untuk memilih sesuai kebutuhan penggunaan, baik yang ingin sepenuhnya listrik maupun yang masih menginginkan dukungan mesin hibrida plug-in.

Ricky Christian, Marketing Director Wuling Motors, mengatakan, “Wuling Eksion hadir dalam dua pilihan varian yakni EV dan PHEV.” Ia menambahkan bahwa model ini hadir sebagai salah satu jawaban bagi konsumen yang menginginkan kendaraan ramah lingkungan, efisien, dan nyaman.

Garansi awal pembelian yang cukup panjang

Wuling juga menyiapkan sejumlah keuntungan bagi pembeli gelombang awal. Konsumen akan mendapatkan garansi baterai 8 tahun serta lifetime warranty untuk komponen inti PHEV dan EV.

Selain itu, terdapat garansi kendaraan selama 6 tahun atau 150.000 km, garansi mesin 8 tahun atau 150.000 km, dan garansi 1 tahun untuk baterai 12V atau aki dengan batas 20.000 km. Program lifetime warranty tersebut berlaku untuk konsumen retail dan tidak ditujukan bagi penggunaan kendaraan komersial.

Maulana Hakim, Aftersales Service Director Wuling Motors Indonesia, menjelaskan bahwa meski program lifetime warranty memiliki batasan tersebut, konsumen tetap memperoleh garansi baterai 8 tahun dan garansi kendaraan selama 6 tahun. Skema ini menjadi salah satu daya tarik awal pembelian karena memberi rasa aman untuk penggunaan jangka panjang.

Platform modern dan desain SUV

Eksion dibangun di atas Wonder Flexible Modular System Platform yang memungkinkan penggunaan dua tipe powertrain, yakni Battery Electric Vehicle dan Plug-in Hybrid EV. Basis ini membuat Wuling dapat menyatukan dua karakter elektrifikasi dalam satu lini model tanpa mengubah identitasnya sebagai SUV.

Dari sisi tampilan, Eksion mengusung desain modern dengan grille honeycomb pada varian PHEV dan pelek 18 inci bertema two tone. Wuling juga menyematkan Electric Panoramic Sunroof untuk memberi kesan lapang pada kabin dan memperkuat nuansa premium di mobil ini.

Fitur kenyamanan dan keselamatan

Lawan di segmen ini tentu tidak sedikit, termasuk model-model elektrifikasi lain yang sama-sama menyasar pembeli keluarga maupun pengguna urban. Untuk bersaing, Wuling melengkapi Eksion dengan fitur ADAS Level 2 yang mencakup Adaptive Cruise Control dan Intelligent Driving Assist.

Di bagian hiburan, tersedia layar 12,8 inci yang terhubung ke smartphone. Kombinasi fitur keselamatan, konektivitas, dan kenyamanan ini membuat Eksion tidak hanya fokus pada teknologi penggerak, tetapi juga pada pengalaman berkendara harian.

Opsi warna dan jarak tempuh EV

Wuling menyediakan empat pilihan warna eksterior untuk Eksion, yaitu Archipelago Blue, Haze Grey, Frosty White, dan Starry Black. Warna biru dan putih juga punya pilihan dual tone untuk konsumen yang ingin tampilan lebih berbeda.

Pada varian EV, Eksion menggunakan baterai 69,2 kWh dengan jarak tempuh hingga 530 km dalam sekali pengisian penuh. Tenaga yang dihasilkan mencapai 150 kW dengan torsi puncak 310 Nm dan disalurkan ke roda depan.

Dengan kombinasi harga, teknologi EV dan PHEV, serta paket garansi yang panjang, Eksion diposisikan Wuling sebagai SUV elektrifikasi yang ingin menawarkan alternatif baru di pasar. Kehadirannya menambah pilihan bagi konsumen yang mencari mobil listrik dengan pendekatan yang lebih fleksibel terhadap kebutuhan mobilitas sehari-hari.

Exit mobile version