PT Alfa Scorpii Medan membuka peluang bagi kolektor motor langka untuk memiliki Yamaha Glide, skuter matic dua tak yang selama ini tersimpan sebagai koleksi dealer. Unit tersebut diumumkan akan dijual dari stok yang ada di main dealer Yamaha itu di Medan, Sumatra Utara.
Kabar ini langsung menarik perhatian karena Yamaha Glide bukan motor yang hadir sebagai produk massal di pasar Indonesia. Dari dua unit yang dimiliki PT Alfa Scorpii, hanya satu unit yang dilepas ke publik, sementara satu unit lainnya tetap dipertahankan sebagai koleksi.
Motor langka yang jarang muncul di pasar
General Manager Marketing PT Alfa Scorpii, Joni Lie, membenarkan ketersediaan unit tersebut saat ditemui di Samosir, Sumatra Utara. Ia menegaskan bahwa dealer masih menyimpan dua unit Yamaha Glide dan memberi kesempatan bagi peminat yang serius untuk membeli salah satunya.
“Iya. Nah itu (Yamaha Glide) ada dua unit. Kalau misalnya mau, boleh. Kita jual satu unit,” ujar Joni Lie. Pernyataan itu memperjelas bahwa motor tersebut bukan sekadar pajangan, tetapi memang dibuka untuk transaksi dalam jumlah yang sangat terbatas.
Yamaha Glide sendiri memiliki daya tarik kuat bagi pecinta motor klasik. Skuter ini hadir sebagai motor berkapasitas 100cc dengan teknologi 2-tak, sehingga membawa karakter khas skuter matic era awal 1990-an hingga 2000-an.
Status CBU dari Taiwan menjadi nilai tambah
Salah satu alasan motor ini dianggap istimewa adalah statusnya sebagai unit Completely Built Up atau CBU. Yamaha Glide didatangkan langsung dari Taiwan ke Indonesia, sehingga kehadirannya tidak mengikuti jalur produksi massal seperti model yang lebih umum beredar di pasar domestik.
Faktor impor langsung itu membuat Yamaha Glide punya nilai sejarah tersendiri di mata kolektor. Bentuk bodinya yang membulat dan dimensinya yang kompak juga menegaskan identitas skuter Taiwan era lama yang kini makin jarang terlihat dalam kondisi utuh.
Di area dealer utama Yamaha di Medan, unit tersebut disebut masih terawat dengan baik. Kondisi ini menambah nilai jualnya, terutama bagi pembeli yang mencari motor koleksi dengan orisinalitas dan riwayat penyimpanan yang jelas.
Harga tidak dipatok, pembeli diminta ajukan penawaran
Berbeda dari penjualan motor bekas pada umumnya, PT Alfa Scorpii tidak menetapkan harga khusus untuk Yamaha Glide. Joni Lie menyebut pihaknya memberi ruang bagi calon pembeli untuk mengajukan penawaran langsung kepada manajemen dealer.
“Diajuin aja (harganya). Diajuin aja,” kata Joni Lie saat ditanya mengenai nominal yang diinginkan pihak dealer. Skema ini menunjukkan bahwa nilai motor lebih dikaitkan dengan aspek koleksi dan sejarah ketimbang harga pasar yang baku.
Sebelumnya, Yamaha Glide yang sama pernah ditawar Rp 20 juta oleh seorang peminat. Namun saat itu, PT Alfa Scorpii belum bersedia melepas unit koleksi tersebut dan memilih mempertahankannya di dealer.
Diminati kolektor yang paham nilai historis
Langkah membuka penjualan satu unit Yamaha Glide dinilai menjadi momen yang jarang terjadi bagi para penggemar otomotif. Motor seperti ini tidak hanya dilihat dari fungsi pakainya, tetapi juga dari keunikan model, kelangkaan unit, dan jejak sejarah yang melekat pada produknya.
Kondisi itu membuat penawaran harga menjadi bagian penting dalam proses pembelian. Pihak dealer tampaknya ingin memastikan motor tersebut jatuh ke tangan orang yang benar-benar memahami nilai historisnya, bukan sekadar mencari kendaraan bekas biasa.
Dengan dua unit yang masih tersisa dan satu di antaranya siap dilepas, Yamaha Glide dari PT Alfa Scorpii Medan kini masuk daftar motor koleksi yang bisa kembali berpindah tangan. Bagi kolektor yang memburu skuter matic dua tak langka, kesempatan seperti ini termasuk sangat terbatas dan belum tentu muncul lagi dalam waktu dekat.
