Sejumlah pengguna BBM subsidi sempat dibuat bingung ketika barcode MyPertamina yang biasa dipakai untuk membeli Pertalite atau Solar tiba-tiba hilang. Kondisi ini membuat transaksi di SPBU terhambat karena barcode menjadi syarat utama dalam proses pembelian BBM subsidi.
Pertamina menjelaskan melalui akun Instagram Pertamina Contact Center 135 bahwa hilangnya barcode terjadi karena ada proses pembaruan dan penyesuaian data konsumen. Langkah ini dilakukan untuk memastikan penyaluran BBM subsidi tetap tepat sasaran dan sesuai ketentuan yang berlaku.
Bagi konsumen yang mengalami masalah ini, solusi utamanya adalah melakukan pendaftaran ulang melalui situs resmi subsiditepat.mypertamina.id atau aplikasi MyPertamina. Data yang dimasukkan harus sesuai dengan identitas diri dan nomor polisi kendaraan agar proses verifikasi tidak tertunda.
Dokumen yang perlu disiapkan
Sebelum mengulang pendaftaran, konsumen perlu menyiapkan beberapa dokumen dalam bentuk foto digital. File yang diunggah harus jelas dan mudah dibaca oleh sistem agar proses verifikasi berjalan lancar.
Dokumen yang diminta meliputi foto KTP yang terlihat jelas, foto STNK bagian depan dan belakang, serta foto kendaraan dari samping yang menampilkan nomor polisi dengan terang. Kualitas gambar menjadi penting karena data yang buram berisiko membuat pengajuan ditolak atau harus diulang.
Cara daftar ulang barcode MyPertamina
Proses dimulai dengan membuka situs subsiditepat.mypertamina.id lalu memilih menu Daftar Akun Baru. Setelah memahami ketentuan yang berlaku, pengguna diminta mengisi data diri seperti nama lengkap, NIK, nomor telepon, dan alamat email.
Setelah akun dibuat, tautan aktivasi akan dikirim ke email terdaftar dalam waktu maksimal 1×24 jam. Pengguna harus membuka email tersebut dan menekan tombol aktivasi sebelum bisa masuk ke akun menggunakan NIK dan kata sandi yang telah dibuat.
Tahap berikutnya adalah verifikasi data diri. Pengguna masuk ke akun, lalu memasukkan kode OTP yang dikirim melalui SMS atau email, kemudian melengkapi formulir dan mengunggah foto KTP sebelum menekan tombol Verifikasi Data Diri.
Langkah verifikasi kendaraan
Setelah data diri mendapatkan persetujuan melalui email konfirmasi, proses berlanjut ke pendaftaran unit kendaraan. Pengguna dapat memilih menu BBM, lalu masuk ke Unit Subsidi dan menekan Tambah Unit pada dasbor aplikasi atau situs.
Di tahap ini, nomor polisi kendaraan harus diisi dengan benar bersama unggahan foto STNK asli yang tidak terpotong. Sistem juga meminta foto kendaraan yang memperlihatkan seluruh roda, serta pembuatan PIN Klaim sebagai pengaman saat transaksi nanti.
Data kendaraan yang sudah dikirim akan masuk ke proses pencocokan selama maksimal 14 hari kerja. Selama masa itu, status pengajuan dapat dipantau melalui website atau menunggu pemberitahuan melalui email.
Saat barcode baru muncul
Jika verifikasi dinyatakan berhasil, barcode atau QR Code baru akan muncul setelah pengguna memasukkan PIN Klaim. Barcode itu kemudian bisa diunduh dan disimpan agar siap dipakai saat membeli BBM subsidi di SPBU Pertamina.
Pertamina juga menegaskan bahwa status penerima subsidi tidak bersifat permanen. Keabsahan barcode dapat berubah sewaktu-waktu mengikuti perkembangan ketentuan dan regulasi pemerintah, sehingga konsumen perlu memastikan datanya tetap sesuai dan aktif di sistem MyPertamina.







