Jetour International menegaskan langkah globalnya lewat strategi “Travel+” yang kini tidak hanya bicara produk, tetapi juga arah merek, ekosistem, dan pengalaman konsumen. Di ajang Auto China 2026, pabrikan asal China itu juga untuk pertama kalinya menampilkan Jetour dan SOUEAST secara bersamaan sebagai bagian dari sinergi dalam satu ekosistem otomotif yang lebih luas.
Langkah tersebut memperlihatkan perubahan posisi Jetour dari sekadar produsen SUV menjadi merek yang membangun pengalaman mobilitas secara menyeluruh. President JETOUR International, Ke Chuandeng, menyebut filosofi “Travel+” telah berkembang melampaui atribut kendaraan dan menjadi representasi gaya hidup, koneksi emosional, serta penghubung antara manusia, budaya, dan pengalaman.
Fokus pada hybrid dan SUV offroad
Pada pameran itu, Jetour menonjolkan lini kendaraan yang memperlihatkan arah teknologi barunya, terutama di segmen hybrid dan SUV offroad. Dua model yang menjadi sorotan adalah T1 i-DM dan T2 i-DM, sementara G700 diposisikan sebagai SUV offroad premium dengan kemampuan ekstrem.
Jetour T2 i-DM hadir sebagai SUV Plug-in Hybrid atau PHEV yang menggabungkan efisiensi dan performa. Model ini memakai sistem hybrid 1.5TD DHE + 3DHT dengan tenaga hingga 280 kW dan torsi 610 Nm, serta diklaim memiliki jarak tempuh kombinasi lebih dari 1.000 km.
Kombinasi tersebut menunjukkan fokus Jetour pada mobilitas jarak jauh yang tetap hemat energi. Di sisi lain, karakter performa tinggi membuat model ini tetap relevan bagi konsumen yang menginginkan kendaraan serbaguna untuk penggunaan harian maupun perjalanan panjang.
G700 tampil sebagai SUV offroad premium
Di segmen yang lebih ekstrem, G700 muncul sebagai representasi kemampuan offroad Jetour yang lebih serius. SUV hybrid premium ini menghasilkan tenaga hingga 665 kW dan torsi 1.135 Nm, dengan catatan akselerasi 0–100 km/jam dalam 4,6 detik.
Jetour juga membekali G700 dengan tiga differential lock, suspensi udara adaptif, serta kemampuan melintasi genangan air hingga 970 mm. Dengan paket tersebut, G700 disiapkan untuk menghadapi medan berat tanpa melepaskan kenyamanan premium di dalam kabin.
Kehadiran G700 mempertegas strategi Jetour dalam membangun SUV yang tidak hanya kuat di sisi teknis, tetapi juga nyaman untuk penggunaan yang lebih luas. Pendekatan ini sejalan dengan posisi Jetour yang ingin memadukan petualangan, teknologi, dan kualitas pengalaman berkendara.
SOUEAST masuk dalam strategi multi brand
Selain Jetour, SOUEAST S08 DM turut diperkenalkan sebagai bagian dari strategi multi brand Jetour International. Kehadiran model ini melengkapi portofolio perusahaan untuk menjawab kebutuhan mobilitas yang semakin beragam di pasar global.
Pembacaan strateginya terlihat cukup jelas, yakni membangun ekosistem yang tidak hanya bergantung pada satu merek atau satu tipe kendaraan. Dengan cara itu, Jetour International berupaya menjangkau konsumen yang memiliki preferensi berbeda, mulai dari efisiensi, performa, hingga kebutuhan SUV yang lebih tangguh.
Travel+ meluas ke budaya dan aktivitas global
Jetour juga membawa “Travel+” ke ranah yang lebih luas melalui berbagai aktivitas internasional. Sejak 2020, perusahaan disebut telah mendukung sejumlah event sepak bola di Afrika, Amerika Selatan, Timur Tengah, dan Asia Tenggara.
Selain itu, Jetour menjadi mitra utama dalam beberapa ajang internasional seperti Malaysia National Marathon dan LIWA International Festival di Uni Emirat Arab. Aktivitas tersebut menunjukkan bahwa strategi merek ini tidak berhenti pada promosi produk, tetapi juga membangun keterhubungan dengan komunitas dan budaya di berbagai wilayah.
Kolaborasi bersama Alan Walker di Auto China 2026 menjadi bagian lain dari pendekatan itu. Melalui kerja sama ini, Jetour memadukan budaya musik elektronik dengan semangat offroad, sekaligus memperluas daya tarik merek bagi konsumen global yang aktif dan dinamis.
Kombinasi inovasi hybrid, SUV offroad premium, dan penguatan ekosistem membuat Jetour menempatkan Auto China 2026 sebagai panggung untuk memperlihatkan arah pertumbuhan barunya, dengan Travel+ sebagai fondasi utama yang terus diperluas ke produk, budaya, dan pengalaman mobilitas.







