Prabowo Pilih Maung yang Lebih Mahal dari Impor, Alasannya Menyasar Industri Nasional

Presiden Prabowo Subianto mengungkap alasan di balik pilihan TNI menggunakan jip Maung buatan Indonesia meski harganya lebih tinggi daripada produk impor. Keputusan itu, menurutnya, diperlukan agar Indonesia dapat membangun kemampuan membuat kendaraan sendiri.

Prabowo menilai memilih produk impor yang lebih murah mungkin menguntungkan dalam jangka pendek, tetapi tidak akan mendorong lahirnya industri kendaraan nasional. Maung kemudian dipilih sebagai kendaraan operasional yang kini digunakan oleh perwira TNI.

Pilihan Mahal untuk Industri Dalam Negeri

Pernyataan tersebut disampaikan Prabowo saat Panen Raya TNI dalam Mendukung Program Ketahanan Pangan di Lanud Abdulrachman Saleh, Kabupaten Malang, Jawa Timur, Jumat (17/7). Saat masih menjabat Menteri Pertahanan, ia mengaku pernah mendapat pilihan antara jip asing yang murah dan produk Indonesia yang lebih mahal.

Dalam pidatonya, Prabowo menggambarkan pertimbangan itu sebagai langkah penting bagi masa depan kemampuan manufaktur nasional. Ia mempertanyakan peluang Indonesia memiliki jip sendiri jika pemerintah terus memilih kendaraan impor yang lebih murah.

“Saya disodorkan, ‘Pak, ini jip bagus Pak, murah, buatan asing. Ini buatan Indonesia tapi mahal Pak karena kita baru mulai’. Ya kalau saya pilih jip yang murah ini, kapan Indonesia punya jip sendiri,” ujar Prabowo.

Ia akhirnya memilih Maung yang dibuat oleh anak bangsa walaupun biaya pengadaannya lebih tinggi. Prabowo menyebut kendaraan tersebut sekarang telah dipakai para perwira TNI di berbagai daerah.

“Ya sudah saya pilih yang agak mahal tapi buatan anak-anak Indonesia sendiri, yaitu Maung. Yang sekarang dipakai perwira-perwira kita. Perwira-perwira kita pakai Maung,” kata Prabowo.

Penggunaan Maung Diperluas di Lingkungan TNI

Maung merupakan kendaraan taktis yang diproduksi PT Pindad, perusahaan pertahanan pelat merah. Menurut keterangan Sekretaris Kabinet Teddy Indra Wijaya yang dikutip CNN Indonesia, produksi Maung telah melampaui 3.200 unit hingga Mei 2026.

Prabowo juga telah menggunakan kendaraan tersebut sejak dilantik sebagai presiden pada 20 Oktober 2024. Bagi dia, kemunculan jip Maung di sejumlah kota menjadi penanda bahwa industri dalam negeri mampu menghasilkan kendaraan operasional sendiri.

Lingkungan TNIKendaraan OperasionalKeterangan
Perwira TNIJip MaungSudah menggunakan kendaraan buatan Indonesia
DanramilJip MaungPenggunaan mulai diperluas sebagai kendaraan dinas
BabinsaMotor listrikMulai mendapat kendaraan untuk mendukung tugas lapangan

Penggunaan kendaraan produksi nasional disebut tidak dilakukan sekaligus untuk seluruh satuan. Prabowo mengatakan sejumlah komandan rayon militer atau Danramil sudah mulai menggunakan jip sebagai kendaraan dinas.

Di tingkat desa, Bintara Pembina Desa atau Babinsa mulai mendapatkan motor listrik untuk menunjang mobilitas saat menjalankan tugas. “Saya dengar Danramil sudah pakai jip juga ya? Gagah ya. Ya enggak bisa semua serentak. Babinsa sudah mulai kan dapat motor-motor, motor listrik,” ucapnya.

Rencana Motor Listrik Nasional

Dalam agenda yang sama, Prabowo menyampaikan bahwa Indonesia segera memiliki motor listrik nasional. Peluncuran kendaraan itu direncanakan berlangsung dalam beberapa pekan mendatang.

“Sebentar lagi kita sudah punya motor nasional. Saya akan launching beberapa minggu ini motor listrik nasional,” kata Prabowo. Ia berharap motor listrik tersebut dapat dipakai secara lebih luas, termasuk oleh petani, sebagai sarana transportasi yang efisien dan terjangkau.

Pengembangan jip Maung dan rencana motor listrik nasional ditempatkan pemerintah sebagai bagian dari upaya memperkuat kemampuan industri domestik. Prabowo mengatakan ia merasa bangga ketika melihat TNI menggunakan jip buatan sendiri di berbagai kota.

“Jadi sekarang kalau lihat kota, ada jip-jip, bangga juga saya. TNI sekarang pakai jip sendiri,” tutur Prabowo. Pernyataan itu menegaskan bahwa pilihan terhadap Maung tidak semata-mata soal harga, melainkan juga arah pembangunan industri kendaraan nasional.

Source: www.cnnindonesia.com
Terkait