Hal yang paling menarik dari kehadiran Lepas di Indonesia adalah posisi negara ini sebagai pasar pertama untuk brand premium di bawah Chery Group tersebut. Dari tiga model yang diperkenalkan di panggung global, Lepas E4 EV disebut sebagai produk kedua yang akan masuk ke Indonesia setelah sebelumnya muncul dalam ajang IIMS 2026.
Lepas menandai langkah ekspansinya lewat Auto China 2026 dengan membawa tiga model sekaligus, yakni Lepas E6 EV, Lepas E4 EV, dan Lepas L6 PHEV. Kehadiran trio ini menjadi bagian dari strategi yang disebut perusahaan sebagai “year of delivery”, yaitu fase ketika produk mulai dibawa lebih dekat ke pasar tujuan.
Indonesia Jadi Titik Awal Ekspansi
PT Lepas Indonesia menempatkan Indonesia dalam posisi khusus karena menjadi negara pertama yang menerima produk Lepas. Langkah ini menunjukkan bahwa pasar domestik dipandang penting untuk memperkenalkan karakter brand, teknologi, dan arah desain yang ingin dibawa Lepas secara global.
Chairman Chery Automobile Co., Ltd, Yin Tongyue, menegaskan bahwa kolaborasi global menjadi unsur utama dalam perjalanan perusahaan. Ia menyebut kualitas, inovasi, dan kemitraan lebih penting daripada sekadar mengejar penjualan, sebuah penekanan yang relevan dengan posisi Lepas sebagai label premium baru.
Lepas E4 EV Siap Menyusul
Dari tiga model yang dibawa, Lepas E4 EV menjadi sorotan karena pernah tampil di Indonesia International Motor Show 2026. Model ini dikabarkan segera menjadi produk kedua Lepas yang mengaspal di Tanah Air, sehingga publik Indonesia sudah lebih dulu mengenal wujud dan arah desainnya.
Lepas E4 EV hadir dengan karakter desain dinamis, pilihan warna kontras, dan velg khas yang menonjolkan kesan modern. Mobil ini juga dibekali tenaga 160 kW, suspensi independen multi-link, serta 21 fitur ADAS dan konektivitas, dengan jarak tempuh hingga 500 km dalam sekali pengisian penuh.
Basis LEX Platform untuk Tiga Model
Lepas membangun lini produk globalnya di atas LEX Platform, yang juga menjadi fondasi untuk L8 yang sudah ditawarkan di Indonesia. Platform ini dirancang untuk mendukung berbagai kebutuhan mobilitas, sehingga model-model Lepas bisa diposisikan secara berbeda tanpa kehilangan identitas teknis yang sama.
Pendekatan itu terlihat jelas dari penyusunan produk yang dibuat untuk kebutuhan yang beragam. E4 EV ditujukan untuk menghadirkan performa listrik murni, sementara dua model lain menawarkan pendekatan berbeda untuk mobilitas urban dan penggunaan jarak jauh.
E6 EV dan L6 PHEV Lengkapi Portofolio
Lepas E6 EV dirancang untuk mobilitas perkotaan dengan bodi rendah dan lebar. Desainnya mengusung inspirasi “Leopard Aesthetics” serta signature lighting khas, lalu dipadukan dengan teknologi seperti VPD, H-NOA, Bosch IPB 2.0, dan AI Agent.
Sementara itu, Lepas L6 PHEV hadir sebagai opsi yang lebih fleksibel untuk pemakaian harian maupun perjalanan jarak jauh. Model ini memakai sistem Super Hybrid yang memberi jarak tempuh lebih panjang tanpa mengorbankan kenyamanan, sekaligus tetap mempertahankan karakter desain Leopard Aesthetics dan tuning platform LEX.
Citra Premium dan Fokus pada Pengguna
CEO Lepas, Zhai Xiaobing, menyampaikan bahwa di era kendaraan energi baru, brand harus memberi kemudahan, teknologi yang intuitif, dan pengalaman berkendara yang santai. Pernyataan itu sejalan dengan arah pengembangan Lepas yang menempatkan kebutuhan pengguna sehari-hari sebagai pusat perhatian.
Di sisi lain, Lepas juga menonjolkan tiga pilar utama yang dibangun dari dukungan jaringan R&D global Chery, yaitu Leopard Aesthetics, Exquisite Space, dan Elegant Technology. Tiga pilar ini dipakai untuk membentuk kesan elegan yang tidak hanya tampil lewat desain, tetapi juga lewat fungsi dan pengalaman berkendara.
Sebelum tampil di Auto China 2026, Lepas sempat melakukan debut di Eropa melalui Milan Design Week. Kini, dengan Indonesia sebagai pasar pertama dan E4 EV sebagai model yang segera masuk, Lepas mulai memperjelas strategi globalnya lewat produk yang menggabungkan desain, teknologi, dan orientasi pemakaian yang lebih praktis.
Source: otodriver.com






