Dani Pedrosa ikut menyalakan diskusi soal perebutan gelar MotoGP 2026 dengan prediksi yang langsung mengerucut ke tiga nama. Menurut mantan pebalap Spanyol itu, Marco Bezzecchi, Marc Marquez, dan Jorge Martin adalah kandidat paling kuat untuk menjadi juara dunia.
Pedrosa menilai Bezzecchi dan Marquez saat ini berada di depan, sementara Martin masih punya peluang besar untuk ikut bersaing. Ia juga menekankan bahwa konsistensi akan jadi faktor penentu jika ketiganya ingin menjaga asa sampai akhir musim.
“Dari apa yang saya lihat sejauh ini, saya pikir (yang juara dunia MotoGP 2026) antara Bezzecchi atau Marc. Tapi, Martin mungkin bisa berbicara banyak. Kalau tak ada insiden, kecelakaan atau cedera, saya pikir ketiga pebalap itu bisa melakukannya,” ujar Pedrosa dikutip dari Motosan.
Bezzecchi dinilai paling stabil
Dari tiga nama itu, Pedrosa memberi sorotan khusus kepada Bezzecchi. Ia menyebut pebalap Aprilia tersebut tampil paling konsisten hingga seri keempat MotoGP 2026 dan punya modal kuat untuk mempertahankan posisi terdepan.
“Bezzecchi kemungkinan besar yang akan meraihnya, dia benar-benar tampil konsisten. Martín agak lebih sulit diprediksi, dan Marc harus berusaha untuk menahan tekanan yang diberikan Bezzecchi,” kata Pedrosa.
Sikap hati-hati Pedrosa terhadap Martin juga menarik perhatian. Meski tidak menutup peluang, ia menilai performa Martin masih lebih sulit dibaca dibanding dua rival utamanya.
Marc Marquez masih dekat, tapi tekanan membesar
Marquez juga belum tersingkir dari perburuan gelar. Pedrosa tetap memasukkan pebalap Ducati itu dalam daftar teratas, tetapi menilai beban untuk menahan laju Bezzecchi akan semakin berat.
Persaingan ketiganya diperkirakan berlangsung ketat jika mereka bisa tampil stabil sepanjang musim. Dalam skenario itu, satu kesalahan kecil saja dapat mengubah peta perebutan gelar.
Posisi klasemen sementara juga membuat prediksi Pedrosa terasa masuk akal. Hingga seri keempat MotoGP 2026, Bezzecchi memimpin klasemen dengan 101 poin.
Pebalap Italia itu unggul 11 poin dari Martin yang berada di peringkat kedua. Sementara itu, Marquez masih tertinggal 44 poin dan menempati posisi kelima.
Pedro Acosta juga mendapat pujian
Selain membahas kandidat juara, Pedrosa turut menyoroti Pedro Acosta yang sedang menanjak. Pebalap muda itu dinilai menunjukkan performa yang sangat baik setelah menutup musim sebelumnya dengan kuat dan mengawali musim ini dengan positif.
“Saya rasa Pedro sedang dalam performa yang luar biasa. Ya, dia mengakhiri tahun lalu dengan sangat baik dan tahun ini juga dimulai dengan sangat baik,” tutur Pedrosa.
Namun, ia juga mengingatkan adanya kendala teknis yang bisa mengganggu laju Acosta di beberapa balapan. Menurut Pedrosa, motor yang tidak berada dalam kondisi prima bisa merugikan, walau kecepatan Acosta tetap memberi alasan untuk optimistis.
“Tetapi mungkin di beberapa balapan, motornya tidak dalam kondisi prima dan itu bisa merugikannya, tetapi mari kita berharap dia bisa menebusnya sebisa mungkin,” ucapnya.
Dengan peta persaingan yang masih terbuka, nama Bezzecchi saat ini memang paling sering disebut sebagai kandidat terkuat. Namun, selama musim belum selesai, Marquez, Martin, dan Acosta masih punya ruang untuk mengubah arah cerita di lintasan.
Source: oto.detik.com






