Lepas E4 Langsung Diproduksi Lokal, Strategi TKDN Ini Bisa Tekan Harga di Indonesia

Lepas tengah menyiapkan langkah cepat untuk masuk lebih dalam ke pasar Indonesia lewat E4. Bukan hanya soal peluncuran, merek ini juga langsung menyiapkan produksi lokal agar mobil listrik itu memenuhi target TKDN sejak awal.

Temmy Wiradjaja, Vice Country Director Lepas Indonesia, menyebut pihaknya sedang berkoordinasi dengan prinsipal untuk menyiapkan E4 agar sesuai dengan kebutuhan konsumen Indonesia. Ia mengatakan langkah itu dilakukan supaya mobil tersebut bisa segera dipasarkan di Tanah Air.

Produksi lokal jadi kunci

Setelah resmi dijual, Lepas E4 akan diproduksi secara lokal dengan status semi knocked down atau SKD. Skema ini akan memanfaatkan fasilitas produksi Handal Indonesia Motor (HIM) di Pondok Ungu, Bekasi, seperti halnya sub-brand Chery lainnya.

Temmy juga menyebut produksi lokal menjadi bagian penting dari komitmen jangka panjang Lepas di industri otomotif Indonesia. Menurut dia, perakitan di dalam negeri juga bisa membantu membuat harga E4 lebih kompetitif.

Untuk urusan kandungan lokal, Lepas sedang menyiapkannya sejak sekarang. Temmy memastikan tahap awal mobil baru itu ditargetkan memiliki TKDN sampai 40 persen sesuai dengan peraturan pemerintah.

Sudah pernah muncul di hadapan publik

Nama Lepas E4 sebelumnya sudah diperkenalkan ke publik otomotif Indonesia lewat ajang IIMS 2026 di Jakarta. Dalam pameran itu, Lepas juga sempat membuka pemesanan awal untuk para pengunjung.

Calon konsumen saat itu cukup membayar booking fee Rp 5 juta untuk mendapatkan antrean lebih awal ketika mobil resmi meluncur di Indonesia. Langkah ini menunjukkan bahwa Lepas tidak hanya memamerkan produk, tetapi juga mulai menguji minat pasar.

Selain itu, ada kabar bahwa Lepas L4 digadang-gadang akan melantai di Gaikindo Indonesia International Auto Show atau GIIAS 2026. Jika agenda itu berjalan sesuai rencana, momentum tersebut akan menjadi salah satu panggung penting bagi merek ini di Indonesia.

Spesifikasi yang sudah diungkap

Dari sisi teknis, Lepas E4 dibekali motor penggerak bertenaga 160 kW atau setara 217 hp. Torsi puncaknya mencapai 275 Nm.

Mobil ini juga memakai baterai berkapasitas 65,05 kWh. Dengan paket tersebut, Lepas mengklaim E4 mampu menempuh jarak hingga 500 km sekali pengisian daya berdasarkan siklus NEDC.

Kombinasi spesifikasi dan rencana produksi lokal membuat E4 menjadi salah satu model yang menarik untuk diperhatikan. Di tengah persaingan mobil listrik yang makin ketat, Lepas mencoba masuk dengan strategi harga kompetitif, kandungan lokal yang disiapkan sejak awal, dan penyesuaian produk untuk pasar Indonesia.

Terkait