Geely Galaxy Starship 7 EV Muncul Dengan Jarak 605 Km, Ancaman Baru Untuk SUV Listrik Geely

Geely kembali menegaskan ambisinya di pasar mobil listrik lewat kehadiran Galaxy Starship 7 EV. SUV listrik murni ini langsung menarik perhatian karena menawarkan jarak tempuh hingga 605 km, sekaligus menempati posisi di atas EX5 dalam lini SUV listrik Geely.

Model ini juga penting karena menjadi versi full electric dari varian hybrid sebelumnya. Artinya, Geely tidak sekadar memperbarui tampilan, tetapi mengubah pendekatan penggeraknya menjadi sepenuhnya listrik.

Basis platform yang sama, karakter yang berubah

Geely Galaxy Starship 7 EV dibangun di atas platform GEA atau Global Electric Architecture. Platform ini sebelumnya juga dipakai pada varian hybrid EM-i, sehingga mobil ini tetap punya fondasi teknis yang familiar bagi Geely.

Perbedaannya terletak pada sistem penggerak. Jika versi hybrid masih mengandalkan kombinasi mesin dan motor listrik, versi EV ini menghapus sistem hybrid dan beralih penuh ke tenaga listrik.

Secara dimensi, mobil ini tetap berada di ukuran yang sama dengan panjang 4.740 mm, lebar 1.905 mm, tinggi 1.685 mm, dan wheelbase 2.755 mm. Ukuran tersebut membuatnya tetap berada di kelas SUV yang cukup besar untuk penggunaan harian maupun perjalanan jarak jauh.

Desain eksterior dibuat lebih efisien

Perubahan paling mudah dikenali ada pada bagian depan. Geely menggunakan grille tertutup khas mobil listrik, lalu menambahkan lampu DRL memanjang penuh untuk memberi tampilan yang lebih modern.

Pembaruan lain juga terlihat pada desain lampu belakang serta pilihan velg 18 dan 19 inci dengan desain low-drag. Geely menyebut koefisien drag mobil ini berada di angka 0,278 Cd, yang membantu efisiensi aerodinamika saat melaju.

Pendekatan desain seperti ini tidak hanya membuat tampilannya lebih bersih. Efisiensi energi juga ikut terbantu karena hambatan udara dibuat lebih rendah.

Dua pilihan baterai, jarak tempuh lebih panjang

Daya tarik utama Galaxy Starship 7 EV ada pada opsi baterainya. Geely menawarkan baterai 60,2 kWh dengan jarak tempuh hingga 525 km CLTC, serta baterai 68,39 kWh dengan jarak tempuh hingga 605 km CLTC.

Kedua varian memakai motor listrik tunggal di depan dengan tenaga 160 kW dan torsi sekitar 300 Nm. Konfigurasi ini menggunakan penggerak roda depan, sehingga lebih menekankan efisiensi energi dibanding karakter performa agresif.

Dengan kombinasi tersebut, mobil ini diposisikan sebagai SUV listrik yang cocok untuk kebutuhan mobilitas sehari-hari. Jarak tempuhnya yang lebih panjang juga memberi ruang lebih besar bagi pengguna yang sering bepergian antarkota.

Kabinnya mengikuti arah digital Geely

Di bagian interior, Geely membawa pendekatan antarmuka yang mengacu pada pengalaman seperti smartphone. Konsep ini terlihat dari layar infotainment besar yang terintegrasi, panel instrumen digital, serta konektivitas multi-screen.

Sistem pintar khas Geely Galaxy juga menjadi bagian dari kabin. Langkah ini sejalan dengan strategi Geely untuk menyatukan standar perangkat lunak di seluruh lini Galaxy.

Pendekatan tersebut membuat Starship 7 EV terasa tidak hanya sebagai SUV listrik, tetapi juga sebagai produk yang mengikuti perubahan perilaku pengguna kendaraan modern. Fokusnya bukan semata pada tenaga, melainkan juga pada kemudahan interaksi di dalam mobil.

Dibanding EX5, posisinya lebih besar dan lebih jauh

Jika dibandingkan dengan Geely EX5 atau Galaxy E5, Starship 7 EV punya posisi yang lebih tinggi. EX5 memiliki panjang 4.615 mm, baterai 60,2 kWh, tenaga 160 kW, dan jarak tempuh sekitar 413 km CLTC.

Sementara itu, Galaxy Starship 7 EV menawarkan panjang 4.740 mm, baterai hingga 68,39 kWh, tenaga 160 kW, dan jarak tempuh hingga 605 km CLTC. Selisih ini membuat Starship 7 EV lebih menonjol untuk konsumen yang mencari SUV listrik dengan ruang lebih lega dan daya jelajah lebih jauh.

Harga belum diumumkan, tapi ada gambaran dari model hybrid

Hingga kini, Geely belum mengumumkan harga resmi untuk versi EV ini. Sebagai pembanding, varian hybrid EM-i sebelumnya dijual di China dengan harga sekitar 95.800–123.800 yuan atau sekitar Rp243 jutaan–Rp314 jutaan.

Dengan posisi yang lebih tinggi dan teknologi listrik penuh, harga versi EV diperkirakan berada di atas varian hybrid. Geely juga menyiapkan platform Starship 7 untuk produksi global, termasuk Indonesia, meski penamaan model di beberapa pasar bisa berbeda karena strategi branding yang disesuaikan.

Berita Terkait

Back to top button