Chery Group mengundang ribuan orang ke Wuhu bukan sekadar untuk meramaikan sebuah acara besar. Langkah itu memperlihatkan cara pabrikan asal Cina ini membangun hubungan dengan jaringan globalnya, dari media sampai pemasok, dalam satu ruang yang sama.
Di Wuhu, kota setingkat prefektur di Provinsi Anhui, rombongan tamu datang dengan skala yang jarang terlihat dalam agenda otomotif biasa. Kota ini dikenal sebagai pusat ekonomi terbesar kedua di Anhui setelah Hefei dan dihuni 3,7 juta jiwa menurut sensus 2017.
Rombongan besar dari berbagai negara
Lebih dari 2.500 tamu undangan berkumpul untuk berangkat dari Beijing menuju Wuhu dengan kereta cepat. Mereka datang dari berbagai latar belakang, termasuk media, KOL, KOC, jaringan dealer, suplier, dan pihak lain dari mancanegara.
Mark Yang selaku Country Director iCAR Indonesia menyebut jumlah undangan itu berasal dari 30 negara. Wilayah asalnya mencakup Asia, Afrika, Eropa, Timur Tengah, hingga Australia.
Ada pula informasi yang menyebut total undangan mencapai sekitar 4.000 orang. Perbedaan angka ini menunjukkan besarnya skala acara yang digelar Chery Group, sekaligus luasnya jejaring yang mereka libatkan.
Chery Group bahkan menyiapkan akses khusus di Gate 10 stasiun kereta cepat Beijing untuk para tamu. Seluruh rangkaian kereta yang dipakai berjumlah 10 gerbong dan dikhususkan bagi rombongan undangan.
Panggung untuk jejaring bisnis global
Setibanya di Wuhu, puluhan bus sudah berjajar menjemput para tamu. Mereka kemudian ditempatkan di sejumlah hotel sebelum mengikuti agenda utama Chery Global Business Partners Summit.
Acara itu dikemas sebagai International Business Summit dan menarik ribuan peserta ke balairung raksasa yang penuh sesak. Setelah itu, Chery Music Festival dan pesta kembang api menjadi bagian penutup dari rangkaian acara selama enam hari.
Bagi Chery, format ini terlihat seperti upaya membangun kedekatan dengan seluruh elemen ekosistem bisnisnya. Para tamu tidak hanya diajak menyaksikan presentasi, tetapi juga berkumpul dalam suasana yang menekankan jejaring, loyalitas, dan skala operasi perusahaan.
Mark Yang mengatakan acara seperti ini memang rutin digelar dua kali setahun. Namun, ia mengakui kali ini jumlah peserta jauh lebih besar karena melibatkan KOL, KOC, jaringan suplai, dan berbagai grup lain.
Pesan yang ingin ditunjukkan Chery
Pertanyaan utama dari gelaran sebesar itu adalah apa makna yang ingin disampaikan Chery Group. Dari rangkaian acara dan skala undangan, perusahaan tampak ingin menunjukkan keseriusan mereka di pasar yang mereka masuki.
Chery Group juga memberi ruang untuk berbicara langsung kepada pihak-pihak yang terlibat dalam industri otomotif Cina tanpa perantara. Pendekatan itu memperlihatkan bahwa mereka ingin menjaga komunikasi dari hulu ke hilir, mulai dari mitra bisnis hingga komunitas yang berinteraksi dengan merek.
Di tengah suasana makan sore bersama ribuan orang, muncul pula tafsir bahwa acara ini memperlihatkan kekuatan Chery di hadapan para pesaing dari Jepang, Eropa, dan negara lain. Mark Yang hanya tersenyum ketika pertanyaan itu dilontarkan, tanpa memberi jawaban langsung.
Salah satu kutipan dari President Chery International Zhang Guibing menyebut para tamu sebagai keluarga Chery Group. Ungkapan itu memperkuat kesan bahwa perusahaan ingin membangun citra sebagai jaringan besar yang saling bersinergi, bukan sekadar kumpulan mitra bisnis.
Ekosistem merek yang makin luas
Di Indonesia, Chery Group membawahi empat brand, yaitu Chery, Jaecoo, Omoda, iCAR, dan Lepas. Secara internasional, portofolio di bawah naungan Chery juga mencakup Jetour, Karry, Luxeed, Exeed, Kaiyi, dan Exlantic.
Selain itu, masih ada strategic partner, joint ventures, dan subsidiarinya. Skala ini memperlihatkan bahwa kehadiran ribuan orang di Wuhu tidak berdiri sendiri, melainkan menjadi bagian dari upaya membangun ekosistem otomotif yang luas dan terhubung.
Festival musik, sajian seni tradisional Cina oleh ratusan penampil, serta makanan dan minuman gratis di tengah cuaca sekitar 11 derajat Celcius juga memberi pesan yang sama. Chery Group tampak ingin membuat acara bisnis terasa seperti pertemuan keluarga besar yang mengikat banyak kepentingan dalam satu panggung.
Source: carvaganza.com






