Pembalap Dakar Coba iCAR V27 Di Lumpur, Hasilnya Melampaui Ekspektasi

Author: Qoo Media

Pembalap reli Julian Johan mendapat kesempatan langsung menguji iCAR V27 di lintasan off-road berlumpur di China, dan hasilnya justru melampaui ekspektasi. Mobil ini bukan hanya tampil sebagai SUV listrik bergaya petualang, tetapi juga menunjukkan karakter berkendara yang dinilai matang di medan sulit.

Jeje, sapaan akrabnya, menilai pengalaman berkendaranya terasa seperti mobil listrik murni. Namun, keunggulan paling menarik justru datang dari teknologi Range-Extender Electronic Vehicle atau REEV yang membuat jarak tempuh lebih panjang.

Respons di trek berlumpur

Dalam pengujiannya, Jeje menyoroti torsi instan khas mobil listrik yang sangat membantu saat traksi minim. Ia menyebut respons tenaga terasa sangat berguna ketika mobil dipaksa bergerak di medan off-road berlumpur.

Teknologi REEV pada iCAR V27 mengandalkan motor listrik sebagai penggerak utama. Sementara itu, mesin bensin bertugas sebagai generator untuk mengisi daya baterai.

Jeje juga mengaku bahwa sistem traction control dan mode berkendara off-road bekerja cerdas. Distribusi tenaga ke tiap roda dapat diatur otomatis sesuai kebutuhan, sehingga pengemudi lebih mudah melintasi medan berat.

Mode Mud dan handling

Saat melewati lintasan yang dominan lumpur, Jeje memakai mode Mud. Mode ini dinilainya mampu mengoptimalkan performa kendaraan di permukaan licin dan membuat lintasan lebih mudah ditaklukkan.

Ia menyebut pengaturan tenaga ke setiap roda berlangsung responsif. Menurutnya, hal itu membuat pengemudi yang baru pertama kali mencoba off-road tidak terlalu kesulitan menghadapi medan.

Handling iCAR V27 juga mendapat pujian. Jeje menilai mobil ini memberi rasa percaya diri lebih saat menghadapi berbagai kondisi jalan ekstrem.

Suspensi yang terasa nyaman

Sektor suspensi menjadi salah satu poin yang ikut menonjol dalam penilaiannya. Jeje menyebut karakter bantingan iCAR V27 cenderung nyaman, dengan nuansa khas kendaraan listrik yang menempatkan bobot baterai di bagian bawah.

Ia mengatakan bantingan mobil tidak terasa terlalu keras saat melintasi jalan berlubang. Penilaian itu juga dianggap relevan dengan kondisi jalan di Indonesia yang memiliki variasi permukaan cukup beragam.

Jeje melihat karakter suspensi seperti ini sebagai nilai tambah untuk penggunaan harian. Kombinasi kenyamanan dan kestabilan membuat SUV ini tidak hanya kuat di jalur off-road, tetapi juga tetap masuk akal untuk dipakai sehari-hari.

Paket yang dianggap lengkap

Dari keseluruhan impresinya, Jeje menyebut iCAR V27 sebagai paket lengkap. Ia menilai mobil ini menawarkan perpaduan antara kenyamanan suspensi, handling yang baik, dan performa yang di atas ekspektasi.

Ia juga menyoroti sisi desain yang dinilai masih mudah dimainkan atau dimodifikasi. Bagi Jeje, daya tarik itu menambah nilai bagi calon pengguna yang menginginkan SUV dengan karakter berbeda.

Keunggulan utama REEV kembali ia tekankan sebagai faktor pembeda. Pengguna bisa merasakan kenyamanan kendaraan EV, tetapi tetap mendapat jarak tempuh lebih panjang karena mesin bensin bekerja sebagai genset untuk mengisi baterai.

Dengan kombinasi elektrifikasi, kemampuan off-road, dan kenyamanan berkendara, iCAR V27 tampil sebagai SUV yang menarik perhatian. Respons Julian Johan memperlihatkan bahwa mobil ini tidak hanya menjual konsep, tetapi juga memberi pengalaman berkendara yang meyakinkan di lintasan berat.

Source: www.liputan6.com
Terbaru