Truk listrik Mitsubishi Fuso eCanter mulai masuk ke operasi nyata di Indonesia melalui kerja sama Krama Yudha Tiga Berlian Motors dan PT Takari Kokoh Sejahtera. Seremoni penyerahan dilakukan pada April 2026 lalu dan menandai langkah awal pemanfaatan eCanter oleh konsumen pertama Takari, PT DSV Contract Logistics.
Penyerahan ini menjadi sinyal bahwa adopsi kendaraan niaga listrik di Indonesia mulai bergerak, meski belum masif. Kolaborasi tersebut juga menunjukkan bagaimana skema pembiayaan dan layanan operasional bisa membuka akses yang lebih fleksibel bagi pelaku logistik yang ingin mencoba teknologi baru.
Skema sewa untuk percepat transisi
Takari Kokoh Sejahtera berperan sebagai penyedia layanan yang menawarkan skema Operating Lease atau OPL. Model ini ditujukan bagi konsumen yang ingin mengadopsi truk listrik tanpa harus membeli unit secara langsung.
Melalui skema tersebut, pelaku usaha dapat menjalankan operasional dengan lebih praktis dan adaptif. OPL juga dirancang untuk membantu transisi menuju green logistics dengan cara yang lebih terukur dari sisi operasional dan finansial.
Hironaga Tanaka, General Manager Sales PT Krama Yudha Tiga Berlian Motors, menyebut penyerahan unit kepada Takari menjadi langkah penting agar teknologi truk listrik bisa dijangkau lebih banyak pelaku industri. Ia menilai berbagai skema yang solutif dapat memperluas pemanfaatan eCanter sebagai solusi transportasi masa depan.
Biaya sewa mulai Rp35 juta per bulan
Takari menyediakan layanan OPL dalam skema bulanan dan tahunan untuk memberi fleksibilitas lebih besar kepada pengguna. Dengan pola ini, pelaku usaha dapat mengevaluasi efisiensi kendaraan listrik dalam operasional mereka sebelum berkomitmen jangka panjang.
Harga sewa dasar eCanter ditawarkan mulai Rp35.000.000 per bulan. Paket ini sudah mencakup layanan 24 jam 7 hari, roadside assistance, perawatan rutin atau full service & maintenance, perpanjangan STNK, asuransi all risk, dan unit pengganti.
Selain paket dasar, tersedia pula layanan tambahan seperti penyediaan pengemudi, fasilitas pengisian daya, dan emergency mobile charger. Fasilitas ini disiapkan untuk menjaga kelancaran operasional bisnis konsumen yang memakai eCanter.
DSV jadi konsumen pertama
PT DSV Contract Logistics menjadi konsumen pertama yang menggunakan eCanter melalui skema OPL dari Takari. Perusahaan ini bergerak di bidang jasa logistik global dan memiliki pengalaman luas dalam freight forwarding, terutama untuk logistik ekspor dan impor di Indonesia.
Tadashi Sasaki, Vice President Director PT Takari Kokoh Sejahtera, mengatakan pihaknya melihat minat yang sangat besar dari pengusaha logistik terhadap eCanter. Menurut dia, layanan OPL dirancang untuk menjawab kebutuhan konsumen yang menginginkan efisiensi operasional truk listrik dengan manajemen finansial yang lebih terukur.
Ajeng Nurul, country manager road DSV Indonesia, menyampaikan bahwa langkah menghadirkan armada truk listrik bukan hanya soal menambah kendaraan. Ia menegaskan, keputusan itu juga ditujukan untuk meningkatkan standar logistik jalan di Indonesia melalui efisiensi biaya, pengurangan ketergantungan bahan bakar, dan operasional yang lebih andal.
Sejalan dengan target emisi global
Pemilihan eCanter juga dikaitkan dengan komitmen global DSV untuk menurunkan emisi scope 1 dan 2 sebesar 50 persen pada 2030. Perusahaan itu juga menargetkan Net Zero pada 2050.
Dari sisi konsumen, penggunaan armada listrik ini diharapkan memberi nilai tambah melalui pengurangan emisi. Di saat yang sama, fleksibilitas dan keandalan rantai pasok juga diharapkan meningkat lewat kombinasi kendaraan listrik dan dukungan operasional dari Takari.
Melalui sinergi ini, Mitsubishi Fuso ingin memperkuat posisinya sebagai pemimpin inovasi kendaraan niaga listrik di Indonesia. Dukungan mitra penyedia jasa juga dipandang penting agar kepuasan konsumen tetap terjaga di berbagai wilayah.
Source: www.zigwheels.co.id






