Hyundai Australia menarik kembali 3.445 unit mobil produksi 2025 karena gangguan pada perangkat lunak panel instrumen. Masalah ini menyangkut beberapa model populer, mulai dari Kona, Tucson, Sonata, Santa Fe, Ioniq 9, hingga Palisade.
Penyebab recall ada pada Instrument Panel Cluster atau IPC. Komponen ini bisa gagal menampilkan kecepatan kendaraan, level bahan bakar, dan informasi keselamatan penting lain saat mobil digunakan.
Kondisi tersebut membuat pengemudi berisiko kehilangan informasi yang dibutuhkan selama berkendara. Dalam pemberitahuan resmi kepada Departemen Infrastruktur, Hyundai menyebut hilangnya peringatan sistem keselamatan dapat meningkatkan risiko kecelakaan yang berujung pada cedera atau kematian bagi penumpang, pengguna jalan lain, dan orang di sekitar lokasi kejadian.
Recall ini diumumkan pada 20 April 2026. Total kendaraan terdampak terdiri dari 2.929 unit untuk model Kona, Tucson, Sonata, Santa Fe, dan Ioniq 9, serta 516 unit Palisade.
Hyundai Australia juga menyiapkan daftar nomor identifikasi kendaraan atau VIN untuk masing-masing model. Langkah ini membantu pemilik mengecek apakah kendaraan mereka termasuk dalam daftar terdampak.
Seluruh pemilik kendaraan yang terlibat akan menerima pemberitahuan resmi secara tertulis. Hyundai meminta mereka segera menghubungi dealer resmi untuk menjadwalkan pembaruan perangkat lunak IPC tanpa biaya.
Untuk kendaraan yang sudah memakai layanan Hyundai Bluelink, pembaruan perangkat lunak dapat dilakukan otomatis lewat sistem Over-the-Air atau OTA. Dengan cara itu, pemilik tidak perlu datang langsung ke bengkel untuk menyelesaikan perbaikan.
Recall seperti ini menegaskan bahwa masalah perangkat lunak pada panel instrumen bisa berdampak langsung pada keselamatan berkendara. Bagi pemilik Hyundai yang masuk daftar terdampak, pengecekan VIN dan tindak lanjut ke dealer menjadi langkah paling penting agar sistem kembali berfungsi normal.
